VIDEO: Polisi Rilis Tersangka Pencurian Hp Rosehan di Pesawat Sengketa Kepemilikan Kampus Achmad Yani, Gugatan Adik Berlanjut di PN Banjarmasin Magrib, Mayat di Jembatan Kayu Tangi Gegerkan Warga Sekolah Tatap Muka di Banjarmasin: Waktu Belajar Dipangkas, Sehari Hanya 5 Jam Sehari Jelang Penutupan, Pendaftar BLT UMKM di Batola Capai 5.000 Orang

Penggunaan Rumah Belajar dalam Menghadapi Covid-19

- Apahabar.com Senin, 5 Oktober 2020 - 10:13 WIB

Penggunaan Rumah Belajar dalam Menghadapi Covid-19

Ilustrasi. Foto-gresnews.com

Oleh: Muhammad Yusuf, S.Pd.SD

DALAM situasi pandemi Covid-19, banyak tantangan dan tuntutan yang harus dikerjakan oleh seorang pendidik, yaitu tetap memberikan hak peserta didik menerima pembelajaran. Di sisi lain pendidik juga harus menjaga protokol kesehatan dan imunitas diri dalam melaksanakan tugas negara.

Kedua sisi itu harus berjalan berdampingan agar semua tanggung jawab dan kewajiban bersama bisa terpenuhi. Oleh karena itu pendidik harus memahami dan membiasakan diri hidup bersama Covid-19.

Pandemi Covid-19 merupakan wabah yang menyerang hampir seluruh negara di dunia, tak terkecuali negeri kita Indonesia. Pendidik harus bekerja lebih ekstra dan serba hati-hati agar pembelajaran bisa berlangsung dan tidak terpapar Covid-19. Lalu, cara apa yang harus ditempuh pendidik agar tujuan pembelajaran bisa tersampaikan dengan baik?

Pendidik harus membuka akses pembelajaran abad 21 yang mendukung kegiatan di masa pandemi yaitu portal Rumah Belajar https://belajar.kemdikbud.go.id/ yang bisa dimanfaatkan secara gratis.

Rumah belajar adalah portal pembelajaran yang menyediakan bahan belajar serta fasilitas komunikasi yang mendukukung interaksi antar warga sekolah PAUD, SD, SMP, dan SMA/SMK sederajat sebagai inovasi pembelajaran di era industri 4.0 dan masa pandemi. Melalui rumah belajar, kita dapat belajar di mana saja, kapan saja, dengan siapa saja dengan berbagai fitur utama dan pendukung rumah belajar.

Fitur utama rumah belajar yaitu Sumber Belajar yang menyajikan materi ajar bagi peserta didikdan pendidik sesuai kurikulum. Materi pembelajaran disajikan dalam bentuk multimedia interaktif (teks, gambar, audio, video, animasi, simulasi dalam bentuk latihan, kuis, dan tes) yang menarik. Konten pembelajaran ini sangat tepat digunakan pada masa pandemi karena didalamnya terdapat berbagai reperensi yang mendukung kegiatan belajar dari rumah (BDR).

Selanjutnya fitur Kelas Digital yang dikembangkan khusus untuk memfasilitasi proses pembelajaran virtual (tatap maya) atau tanpa tatap muka antara pendidik dan peserta didik seperti halnya LMS (Learning Management System).

Penyelenggara kelas digital adalah sekolah melalui kepala sekolah untuk membuka kelas, mengatur, merencanakan, dan melaksanakan pembelajaran. Dengan fitur ini, pendidik dapat memberikan bahan ajar yang dapat diakses dan dibagikan oleh peserta didik dalam bentuk digital kapan saja dan di mana saja.

Kemudian fitur Bank Soal yang dapat membantu peserta didik dan pendidik memaksimalkan pembelajaran, dalam hal ini mengikuti perkembangan hasil belajar peserta didik. Fitur Bank Soal dikembangkan sebagai wadah bagi peserta didik untuk membuat soal latihan, ulangan, dan ujian. Fitur ini juga sebagai alat Instrumen evaluasi pendidik untuk menilai sejauh mana proses pembelajaran tersampaikan kepada peserta didik.

Fitur terakhir adalah Laboratorium Maya yang memiliki kemampuan untuk melakukan modeling peralatan komputer secara matematis yang disajikan melalui sebuah simulasi. Laboratorium ini merupakan bentuk praktikum yang digunakan dalam aktivitas pembelajaran ataupun penelitian secara ilmiah guna menekankan sebuah konsep tertentu. Fitur ini diperuntukkan untuk peserta didik yang duduk dibangku SMP, SMA dan SMK sederajat terutama yang belum memiliki laboratorium secara fisik.

Selain fitur utama, dalam rumah belajar ada pula beberapa fitur pendukung yaitu Peta Budaya, Buku Sekolah Elektronik, Wahana Jelajah Angkasa, Karya Bahasa dan Sastra, Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan dan yang terbaru Edugame. Konten- konten dan media pembelajaran yang tersedia tersebut juga dapat dimanfaatkan oleh pendidik, peserta didik, dan masyarakat dalam belajar.

Penggunaan fitur Peta Budaya untuk memberi kemudahan peserta didik dalam mempelajari budaya Indonesia dengan mudah dan menyenangkan. Peserta didik tinggal klik salah satu dari provinsi dari gambar peta yang disajikan pada portal Rumah Belajar yang inovatif dan variatif. Dengan adanya peta budaya ini, peserta didik akan belajar dengan semangat, lebih rajin, dan juga selesai tepat waktu dalam mengumpulkan tugas.

Fitur Buku Sekolah Elektronik (BSE) merupakan sumber rujukan mencari materi pembelajaran untuk menambah referensi pendidik dalam pembelajaran. BSE tersedia berbagai macam buku pelajaran dari semua jenjang baik SD, SMP, SMA dan SMK yang dapat pendidik unduh secara gratis, sehingga pendidik takkan kesulitan mengikuti perkembangan kurikulum yang sesuai kondisi sekolah masing- masing.

Selanjutnya fitur Wahana Jelajah Angkasa yang digunakan peserta didik dan pendidik melakukan jelajah luar angkasa secara virtual (maya) dengan penampakan 3 dimensi (3D). Keinginan belajar tentang astronomi sering kali terbentur akses dan fasilitas, tetapi semua terwujud dari kerja sama Kemdikbud dengan Microsoft Indonesia. Dalam penggunaan Wahana Jelajah Angkasa, pendidik akan sangat membantu dalam memvisualisasikan benda-benda luar angkasa kepada peserta didik baik di dalam kelas.

Fitur Karya Bahasa dan Sastra memberikan banyak pilihan buku cerita yang disesuaikan dengan kebutuhan dan minat baca anak-anak. Fitur ini terdiri atas 3 konten yaitu prosa, puisi dan referensi.

Dalam konten Prosa terdapat banyak judul buku cerita rakyat dari seluruh Indonesia yang dapat menambah pengetahuan dan wawasan dan menumbuhkan semangat nasionalisme serta cinta tanah air. Kemudian konten Puisi terdapat buku- buku puisi dan juga antalogi puisi yang sangat menarik untuk dibaca. Fitur ini juga dapat menjadi sumber referensi untuk kegiatan literasi baca tulis di sekolah maupun di rumah secara online dan gratis.

Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) adalah sebuah fitur yang dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan kompetensi pendidik, terutama yang berkaitan dengan pengintegrasian TIK dalam pembelajaran. Fitur ini menyediakan informasi tentang pelatihan, seminar, dan perlombaan yang berkaitan dengan pemanfaatan TIK dalam pembelajaran. Sehingga pendidik memperoleh kesempatan untuk meningkatkan literasi TIK secara gratis tanpa harus meninggalkan kewajibannya sebagai pendidik di sekolah.

Fitur Terbaru Edugame, sebuah media pembelajaran berbasis game edukasi bermain sambil belajar untuk mendukung pembelajaran di kelas maupun di luar kelas. Hal ini juga menjadi salah satu alternatif agar peserta didik tidak mudah bosan saat belajar. Fitur ini menyediakan beragam games interaksi yang dapat dimanfaatkan secara mandiri atau dengan bimbingan pendidik dan orang tua. Game ini sangat menarik untuk dimainkan sebagai pembelajaran peserta didik, dan dikemas dengan visual yang menarik untuk mengasah kreatifitas anak.

Semua fitur utama dan pendukung Rumah Belajar di atas dapat digunakan pendidik dalam menghadapi wabah Covid-19 yang tak kunjung reda, sehingga pembelajaran tetap berjalan sesuai kurikulum yang ada dan protokol kesehatan tetap terkontrol dengan baik. Selain menghindari paparan Covid-19, pendidik secara tidak langsung mengajarkan kepada peserta didik untuk beradaptasi kebiasaan hidup baru bersama portal Rumah Belajar.

Pendidik berharap agar semua insan yang berkepentingan dengan dunia pendidikan agar menggunakan laman Rumah Belajar https://belajar.kemdikbud.go.id/ di masa pandemi ini.

Rumah belajar memberikan berbagai alternatif dalam menunjang proses pembelajaran dan yang paling di rekomendasikan karena tidak berbayar/gratis. Dengan belajar di mana saja, kapan saja, dan bersama siapapun saja, kita akan merdeka belajarnya karena rumah belajar portalnya dan akhirnya majulah Indonesia.

*
Penulis adalah guru SDN Betung sekaligus Sahabat Rumah Belajar Kalimantan Selatan.

===================================================================================

Isi tulisan sepenuhnya tanggung jawab pengirim.

Editor: Puja Mandela - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

Opini

Menengok Sejarah Astambul, Mencari ‘Kota’ yang Hilang
apahabar.com

Opini

Tantangan Sang Sultan

Opini

Sahkah Non Sayyid/Syarif Menikahi Syarifah?
apahabar.com

Opini

Siapa Kuat Berebut Suara Rakyat Balangan?

Opini

Menyoal (Calon) Kepala Daerah
apahabar.com

Opini

Kebijakan Deliberatif Dalam Upaya Penanganan Permasalahan BLT Covid-19
apahabar.com

Opini

Corona Bukan Sebab Kematian
apahabar.com

Opini

Nestapa Tenaga Medis
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com