Sederet Agenda Wamen Alue Dohong di Kalsel, Tanam Pohon hingga Tinjau Rehabilitasi DAS Manajemen Pama Ungkap Dua Kemungkinan Terburuk Karyawan Bantah Ijazah Rahmad Masud Palsu, Rektor Untri Siap Lapor Balik Satu Warga Kalsel Tertular Corona B117, Pj Safrizal Imbau Perketat Prokes Varian Baru Corona B117 Sudah Masuk Kalsel, Banjarmasin Belum Ada Temuan

PILGUB KALTENG: Petahana Bisa Ditumbangkan, Asalkan…

- Apahabar.com Senin, 12 Oktober 2020 - 23:29 WIB

PILGUB KALTENG: Petahana Bisa Ditumbangkan, Asalkan…

Di Pilgub Kalsel, petahana Sugianto Sabran nyaris memborong semua kursi parlemen. Foto: Istimewa

apahabar.com, PALANGKA RAYA — Dalam pemilihan kepala daerah, dukungan partai politik (parpol) jadi penentu. Namun begitu sosok figur dinilai tak kalah penting.

Apabila menilik Pemilihan Gubernur (Pilgub) di Kalimantan Tengah. Di mana petahana diusung PDIP, Golkar, Nasdem, PKB, PAN, PPP, Perindo dan PKS.

Sedangkan sang penantang hanya diusung Demokrat, Gerindra, Hanura, PSI dan PKPI.

Tentu saja ketimpangan modal kekuatan partai menjadi menarik diamati. Sebab, incumbent hampir memborong semua partai yang meraih kursi di DPRD Kalteng.

“Jika pertarungan seperti ini, incumbent lebih diuntungkan, karena sudah menjabat 5 tahun. Artinya punya investasi politik terhadap masyarakat,” kata Pengamat Politik Universitas Al Azhar Indonesia, Ujang Komarudin kepada apahabar.com, Senin (12/9).

Oleh sebab itu, berdasarkan riset pada Pilkada sebelumnya, memang kans incumbent kembali menang cukup terbuka lebar atau berkisar 85 persen.

“Diuntungkan dengan modal sosial dan modal politik.”

Kendati demikian, petahana bisa saja ditumbangkan, karena dalam politik tidak ada yang tidak mungkin. Asalkan, ada sesuatu yang menjadi pembeda.

“Jika incumbent memimpin jelek. Maka menjadi peluang bagi penantang,” ujar Direktur Eksekutif Indonesia Political Review ini.

Kekalahan petahana bisa juga terjadi karena penantang memiliki sumber modal sosial yang lebih kuat.

Tapi ia menilai di Kalteng, sedang beradu kekuatan incumbent yang disung partai besar lain, dengan Partai Demokrat dan Gerindra.

Pilgub Kalteng tahun ini bakal diikuti oleh dua pasang calon. Paslon pertama adalah Ben Brahim-Ujang Iskandar, dan Sugianto Sabran-Edy Pratowo.

Ben Ujang didukung oleh tiga partai dengan perolehan kursi di DPRD Kalteng sebanyak 12 kursi. Jumlah itu berbanding jauh dengan raihan kursi Sugianto-Edy yang memborong 33 kursi.

Keempat figur tersebut merupakan putra-putra terbaik Bumi Tambun Bungai. Sugianto merupakan petahana, Ben Brahmim merupakan Bupati Kapuas.

Sementara Edy Pratowo adalah Bupati Pulang Pisau sementara Ujang Iskandar mantan bupati Kotawaringin Barat.

apahabar.com

Pengamat Politik Universitas Al Azhar Indonesia, Ujang Komarudin. Foto-Istimewa

Editor: Fariz Fadhillah - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

Denny

Kalsel

BREAKING NEWS: Denny Beberkan 177 Bukti Dugaan Pelanggaran Pilgub Kalsel ke MK
Denny

Politik

Kritisi Klaim Kemenangan BirinMU, Denny Indrayana Siapkan Langkah ke MK
apahabar.com

Politik

Paman Birin Komitmen Lebih Mendukung UMKM di Kalsel
apahabar.com

Politik

Resmi Deklarasi, Haris-Ilham Diusung Koalisi ‘Banjarmasin Bangkit’
apahabar.com

Politik

Mengintip Visi-Misi Caleg dari Kalsel Menuju Senayan (2): Syaifullah Tamliha
apahabar.com

Politik

Apa Kata Jokowi Ketika Bertemu Driver GoJek?
apahabar.com

Politik

Petinggi Gerindra Sebut Akan Tetap Menjadi Oposisi
apahabar.com

Politik

Syafruddin H Maming ke Desa Bersujud Tanbu, Emak-emak Sambut Antusias: Ternyata Ganteng
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com