Buntut Demo, Koordinator BEM Kalsel Ahdiat Zairullah Resmi Tersangka Mubadala Petrolium Sosialisasi Pemboran Sumur Eksplorasi Yaqut-1 Upah Minimum Naik Rp 10 Ribu, Buruh Kalsel Meradang Koordinator BEM Kalsel Tersangka, Kuasa Hukum Siap Melawan BREAKING NEWS: Wakil Rektor ULM Penuhi Panggilan Polda Kalsel

PILGUB KALTENG: Petahana Bisa Ditumbangkan, Asalkan…

- Apahabar.com Senin, 12 Oktober 2020 - 23:29 WIB

PILGUB KALTENG: Petahana Bisa Ditumbangkan, Asalkan…

Di Pilgub Kalsel, petahana Sugianto Sabran nyaris memborong semua kursi parlemen. Foto: Istimewa

apahabar.com, PALANGKA RAYA — Dalam pemilihan kepala daerah, dukungan partai politik (parpol) jadi penentu. Namun begitu sosok figur dinilai tak kalah penting.

Apabila menilik Pemilihan Gubernur (Pilgub) di Kalimantan Tengah. Di mana petahana diusung PDIP, Golkar, Nasdem, PKB, PAN, PPP, Perindo dan PKS.

Sedangkan sang penantang hanya diusung Demokrat, Gerindra, Hanura, PSI dan PKPI.

Tentu saja ketimpangan modal kekuatan partai menjadi menarik diamati. Sebab, incumbent hampir memborong semua partai yang meraih kursi di DPRD Kalteng.

“Jika pertarungan seperti ini, incumbent lebih diuntungkan, karena sudah menjabat 5 tahun. Artinya punya investasi politik terhadap masyarakat,” kata Pengamat Politik Universitas Al Azhar Indonesia, Ujang Komarudin kepada apahabar.com, Senin (12/9).

Oleh sebab itu, berdasarkan riset pada Pilkada sebelumnya, memang kans incumbent kembali menang cukup terbuka lebar atau berkisar 85 persen.

“Diuntungkan dengan modal sosial dan modal politik.”

Kendati demikian, petahana bisa saja ditumbangkan, karena dalam politik tidak ada yang tidak mungkin. Asalkan, ada sesuatu yang menjadi pembeda.

“Jika incumbent memimpin jelek. Maka menjadi peluang bagi penantang,” ujar Direktur Eksekutif Indonesia Political Review ini.

Kekalahan petahana bisa juga terjadi karena penantang memiliki sumber modal sosial yang lebih kuat.

Tapi ia menilai di Kalteng, sedang beradu kekuatan incumbent yang disung partai besar lain, dengan Partai Demokrat dan Gerindra.

Pilgub Kalteng tahun ini bakal diikuti oleh dua pasang calon. Paslon pertama adalah Ben Brahim-Ujang Iskandar, dan Sugianto Sabran-Edy Pratowo.

Ben Ujang didukung oleh tiga partai dengan perolehan kursi di DPRD Kalteng sebanyak 12 kursi. Jumlah itu berbanding jauh dengan raihan kursi Sugianto-Edy yang memborong 33 kursi.

Keempat figur tersebut merupakan putra-putra terbaik Bumi Tambun Bungai. Sugianto merupakan petahana, Ben Brahmim merupakan Bupati Kapuas.

Sementara Edy Pratowo adalah Bupati Pulang Pisau sementara Ujang Iskandar mantan bupati Kotawaringin Barat.

apahabar.com

Pengamat Politik Universitas Al Azhar Indonesia, Ujang Komarudin. Foto-Istimewa

Editor: Fariz Fadhillah - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Politik

Pilwali Banjarmasin, Khairul Saleh Serahkan Ribuan Dokumen Perbaikan
apahabar.com

Politik

Direstui Keluarga, Debut Pertama Owner Kopi Joss Palangka Menuju Pilkada Kotim

Politik

Ketimbang Rosehan, MHM Lebih Berpeluang Dampingi Paman Birin
apahabar.com

Politik

Pemilih Pemula Masih Jadi Sasaran Sosialisasi
apahabar.com

Politik

DPP PDIP Umumkan Calon Kepala Daerah, Ini untuk Kalteng
apahabar.com

Politik

Politikus PKS Eksodus ke Partai Gelombang Rakyat
apahabar.com

Politik

Dua Istri Wabub Blitar Dilantik Jadi Kepala Desa
apahabar.com

Politik

Tak Percaya Data Pemerintah, Fazlur Rahman: Kaum Milenial Jangan Pesimis
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com