Kobaran Api Kembali Gegerkan Warga Patmaraga Kotabaru Cara Cek Pengumuman CPNS 2019 Hari Ini, Login sscn.bkn.go.id, Berikut Website & Panduan Lengkapnya 150 Rumah Hangus Terbakar, Simak Kronologi Lengkap Kebakaran di Kotabaru Alasan Mengapa Api di Patmaraga Kotabaru 5 Jam Baru Padam Si Jago Merah Mengamuk di Kotabaru: Berkobar Berjam-jam, Ratusan Rumah Ludes Terbakar!

Polisi Ringkus Pria Pembuat Surat Keterangan Rapid Test Palsu di Kobar Kalteng

- Apahabar.com Kamis, 15 Oktober 2020 - 17:31 WIB

Polisi Ringkus Pria Pembuat Surat Keterangan Rapid Test Palsu di Kobar Kalteng

Kasat Reskrim Polres Kobar saat gelar pres rilis, kasus pemalsuan surat keterangan rapid test Covid 19 Palsu di Mapolres Kobar, Kamis (15/10). Foto-apahabar.com/Maman

apahabar.com, PANGKALAN BUN – Satreskrim Polres Kotawaringin Barat (Kobar), Kalteng meringkus seorang pria berinisial ADP (39) pembuat surat keterangan rapid test palsu di daerah setempat.

Kapolres Kobar, AKBP Andi Kirana, melalui Kasat Reskrim AKP Rendra Aditya mengatakan bahwa jika pihaknya mengamankan ADP seorang pelaku pemalsuan surat keterangan hasil rapid test Covid-19.

“Pelaku kita amankan pada Selasa, 13 Oktober lalu,” kata Rendra saat menggelar pres rilis di Mapolres Kobar, Kamis (15/10).

Kronologinya menurut Rendra, tersangka yang bekerja sebagai pelaksana lapangan PT Widodo Karya Sejahtera (WKS) yang sedang mengerjakan proyek pembangunan Hotel Mercure, Jalan Udan Said, Kampung Baru, Pangkalan Bun.

Kasus ini bermula, saat rekan tersangka berjumlah 8 orang yang bekerja di proyek tersebut mau pulang ke Semarang, kemudian tersangka membuat surat keterangan paslu hasil rapid test Covid-19.

“Modusnya, dengan cara melakukan scan terhadap surat keterangan rapid test asli atas nama Muslikin yang dikeluarkan oleh Laboratorium Klinik Mitra Sehat Pangkalan Bun,” ujar Rendra.

Kemudian, lanjut Rendra tersangka melakukan pengeditan nama, tempat tanggal lahir dan alamat surat keterangan 8 orang tersebut menggunakan laptop miliknya, namun tidak merubah nomor laboratorium dari Klinik Mitra Sehat Pangkalan Bun, sehingga keseluruhan nomornya sama.

Selanjutnya, kata Rendra, hasil editan 8 surat keterangan palsu itu di print di Toko Bali Indah Foto Pangkalan Bun dan hasilnya diserahkan tersangka kepada sejumlah rekannya yang hendak pulang ke Pulau Jawa dengan tujuan Semarang.

Namun, perbuatan tersangka yang memalsukan surat keterangan rapid test terungkap, sebab 8 rekannya yang hendak pulang melalui jalur laut kepergok petugas kesehatan saat antre di pelabuhan Pangkalan Bun.

Ketika dicek petugas surat keterangan hasil rapid test milik 8 orang itu palsu karena semua nomornya sama.

“Setelah kami lakukan pemeriksaan, akhirnya tersangka mengaku semua perbuatannya. Tujuan tersangka ingin membantu mempermudah teman-temannya pulang ke jawa,” kata Rendra.

Menurut Rendra, tersangka dan barang bukti 1 buah Laptop merek ASUS, 1 lembar surat keterangan rapid test asli dan 8 lembar yang palsu, serta nota dari Toko Bali Indah Foto, telah pihaknya amankan.

“Tersangka terancam Pasal 262 ayat (1) KUHP dengan ancaman 6 tahun penjara,” pungkas Rendra.

Editor: Aprianoor - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Positif Bertambah, Covid-19 di Tanbu Tembus 307 Kasus
apahabar.com

Kalsel

TNI AL di Kotabaru Kenang Kembali Pertempuran Laut Paling Heroik di Indonesia
apahabar.com

Kalsel

Banjir Bandang di Balangan Rendam Puluhan Rumah Warga 
apahabar.com

Kalsel

Pasien Covid-19 Kabur, RSDI Banjarbaru Gembok Pintu
apahabar.com

Kalsel

Ancaman Karhutla di Kalsel, SBI Was-was Konflik Bekantan dengan Warga
apahabar.com

Kalsel

Pemprov Kalsel Kucurkan Jaring Pengaman Sosial Rp 19 Miliar, Rp 100 Ribu Per KK
apahabar.com

Kalsel

Jemaah Yayasan Bani Ismail Banjarmasin Diimbau Patuhi Protokol Kesehatan
apahabar.com

Kalsel

Update Covid-19 di Kalsel 12 April: Positif Bertambah 5 Orang
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com