Tensi Politik Memanas, Bawaslu RI Turun Gunung ke Kalimantan Selatan Buntut Video Guru Wildan, Bawaslu Klarifikasi PWNU Kalsel Resmi! PPKM Mikro di Banjarbaru Kembali Diperpanjang hingga 19 April Hore! Tanah Laut Segera Miliki Stadion Berkapasitas 10.000 Penonton Perhatian! Bandara Syamsudin Noor Tetap Beroperasi Selama Larangan Mudik

Polisi Ringkus Pria Pembuat Surat Keterangan Rapid Test Palsu di Kobar Kalteng

- Apahabar.com Kamis, 15 Oktober 2020 - 17:31 WIB

Polisi Ringkus Pria Pembuat Surat Keterangan Rapid Test Palsu di Kobar Kalteng

Kasat Reskrim Polres Kobar saat gelar pres rilis, kasus pemalsuan surat keterangan rapid test Covid 19 Palsu di Mapolres Kobar, Kamis (15/10). Foto-apahabar.com/Maman

apahabar.com, PANGKALAN BUN – Satreskrim Polres Kotawaringin Barat (Kobar), Kalteng meringkus seorang pria berinisial ADP (39) pembuat surat keterangan rapid test palsu di daerah setempat.

Kapolres Kobar, AKBP Andi Kirana, melalui Kasat Reskrim AKP Rendra Aditya mengatakan bahwa jika pihaknya mengamankan ADP seorang pelaku pemalsuan surat keterangan hasil rapid test Covid-19.

“Pelaku kita amankan pada Selasa, 13 Oktober lalu,” kata Rendra saat menggelar pres rilis di Mapolres Kobar, Kamis (15/10).

Kronologinya menurut Rendra, tersangka yang bekerja sebagai pelaksana lapangan PT Widodo Karya Sejahtera (WKS) yang sedang mengerjakan proyek pembangunan Hotel Mercure, Jalan Udan Said, Kampung Baru, Pangkalan Bun.

Kasus ini bermula, saat rekan tersangka berjumlah 8 orang yang bekerja di proyek tersebut mau pulang ke Semarang, kemudian tersangka membuat surat keterangan paslu hasil rapid test Covid-19.

“Modusnya, dengan cara melakukan scan terhadap surat keterangan rapid test asli atas nama Muslikin yang dikeluarkan oleh Laboratorium Klinik Mitra Sehat Pangkalan Bun,” ujar Rendra.

Kemudian, lanjut Rendra tersangka melakukan pengeditan nama, tempat tanggal lahir dan alamat surat keterangan 8 orang tersebut menggunakan laptop miliknya, namun tidak merubah nomor laboratorium dari Klinik Mitra Sehat Pangkalan Bun, sehingga keseluruhan nomornya sama.

Selanjutnya, kata Rendra, hasil editan 8 surat keterangan palsu itu di print di Toko Bali Indah Foto Pangkalan Bun dan hasilnya diserahkan tersangka kepada sejumlah rekannya yang hendak pulang ke Pulau Jawa dengan tujuan Semarang.

Namun, perbuatan tersangka yang memalsukan surat keterangan rapid test terungkap, sebab 8 rekannya yang hendak pulang melalui jalur laut kepergok petugas kesehatan saat antre di pelabuhan Pangkalan Bun.

Ketika dicek petugas surat keterangan hasil rapid test milik 8 orang itu palsu karena semua nomornya sama.

“Setelah kami lakukan pemeriksaan, akhirnya tersangka mengaku semua perbuatannya. Tujuan tersangka ingin membantu mempermudah teman-temannya pulang ke jawa,” kata Rendra.

Menurut Rendra, tersangka dan barang bukti 1 buah Laptop merek ASUS, 1 lembar surat keterangan rapid test asli dan 8 lembar yang palsu, serta nota dari Toko Bali Indah Foto, telah pihaknya amankan.

“Tersangka terancam Pasal 262 ayat (1) KUHP dengan ancaman 6 tahun penjara,” pungkas Rendra.

Editor: Aprianoor - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Kalsel

VIDEO: Kawasan Tambang Intan Cempaka Banjarbaru
Banjir

Kalsel

Antisipasi Banjir di Kalsel, Fakultas Kehutanan ULM Urai Banyak Solusi
Banjarmasin

Kalsel

POPULER Kalsel: SPBU Sutoyo Banjir Kritikan, Gugatan H2D Berlanjut, hingga Elpiji Langka
apahabar.com

Kalsel

Inalillah, Tokoh Ulama Manado Asal Banjar Wafat, Dimakamkan di Kampung Kadi HST
PDBI

Kalsel

Jumat Berbagi, PDBI Tanbu Bagikan Makanan
apahabar.com

Kalsel

Penyakit Kambuh, Pensiunan PNS di Banjar Tewas Terlindas
Pembunuh Sadis

Kalsel

VIDEO: Cerita Kapolres Soal Perburuan Pembunuh Sadis di Warung Remang Tapin
apahabar.com

Kalsel

Pindah ke Polda Kalsel, AKP Mei Rudi Tuai Pujian
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com