VIDEO: Polisi Rilis Tersangka Pencurian Hp Rosehan di Pesawat Sengketa Kepemilikan Kampus Achmad Yani, Gugatan Adik Berlanjut di PN Banjarmasin Magrib, Mayat di Jembatan Kayu Tangi Gegerkan Warga Sekolah Tatap Muka di Banjarmasin: Waktu Belajar Dipangkas, Sehari Hanya 5 Jam Sehari Jelang Penutupan, Pendaftar BLT UMKM di Batola Capai 5.000 Orang

Polisi Sebut Ambulans Nyaris Tabrak Petugas Diduga Pasok Batu ke Pedemo

- Apahabar.com Rabu, 14 Oktober 2020 - 16:00 WIB

Polisi Sebut Ambulans Nyaris Tabrak Petugas Diduga Pasok Batu ke Pedemo

Ambulans viral nyaris tabrak petugas. Foto-Tangkapan Layar

apahabar.com, JAKARTA – Polisi sudah mengamankan ambulans yang mencoba tabrak petugas pada aksi demo di Menteng, Jakarta Pusat. Diduga ambulans tersebut memasok logistik dan batu ke pedemo.

Hal itu diketahui dari hasil pemeriksaan terhadap salah seorang penumpang yang sempat loncat dari ambulans tersebut. Keterangan dari penumpang tersebut masih didalami oleh polisi.

“Yang kita amankan yang loncat inisialnya N memang dia menyampaikan bahwa ambulans tersebut bukan untuk kesehatan, tapi untuk mengirimkan logistik dan indikasi batu untuk para pedemo. Ini keterangan masih kita dalami nanti silakan tunggu hasilnya seperti apa,” ujar Kabid Humas Polda Metro Kombes Yusri Yunus kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jalan Sudirman, Jakarta, Rabu (14/10).

Video ambulans yang hendak menabrak petugas itu beredar di media sosial. Kejadian itu bermula saat petugas merazia tiga rangkaian kendaraan di kawasan Menteng.

“Kita ketahui bersama ada viral di media sosial, ada ambulans yang dikejar petugas pada saat ada terjadi demo di Menteng. Saya jelaskan memang betul pada saat itu ada tiga rangkaian. Pertama, adalah ada rangkaian sepeda motor, kemudian ambulans dan satu lagi ada ambulans lagi,” kata Yusri.

Saat dilakukan razia, sambung Yusri, dua rangkaian awal mulai dari sepeda motor hingga ambulans pertama berhenti dan bersedia diperiksa oleh petugas. Namun ambulans yang berada pada rangkaian terakhir mencoba melarikan diri saat hendak diperiksa.

“Tetapi rangkaian ketiga, yakni satu ambulans pada saat diberhentikan coba melarikan diri. Kita ketahui ada empat orang di ambulans itu dan coba melarikan diri dengan mundur dan nyaris menabrak petugas,” terang Yusri.

Yusri menambahkan, ambulans tersebut dua kali memacu kecepatan tinggi untuk melarikan diri dan sempat hampir ikut menabrak petugas keamanan yang mencoba memeriksa ambulans tersebut.

“Ambulans itu mundur terus diberhentikan lagi. Berhenti sejenak dan tiba-tiba maju lagi hampir menabrak petugas. Ini masih didalami oleh petugas penyidik,” ujar Yusri.

Saat ambulans tersebut kabur dari kejaran petugas, salah seorang penumpang berinisial N melompat keluar. N pun diamankan petugas.

Kemudian, polisi melakukan pencarian terhadap ambulans tersebut. Tak lama kemudian, ambulans beserta 3 penumpangnya berhasil diamankan.

“Malam kita temukan ambulans dan orangnya di Taman Ismail Marzuki. Kita amankan sekarang ke polda, yang 1 loncat dan sisanya 3. Jadi ada 4 (orang diamankan),” kata Yusri kutip apahabar.com dari Detikcom.

Polisi pun menginterogasi para penumpang itu untuk penyelidikan lebih lanjut. Salah satu penumpang berinisial N mengatakan ambulans itu bukan untuk keperluan medis.

Editor: M Syarif - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Jokowi Minta Penerapan Konsep Berbagi Beban Selama Pandemi
apahabar.com

Nasional

Situng KPU 67,28%: Jokowi-Ma’ruf 56,25%, Prabowo-Sandi 43,75%
apahabar.com

Nasional

Perang Dagang Makin Panas, Trump Desak Pengusaha AS Cabut dari China
apahabar.com

Nasional

Polisi Tetapkan 257 Tersangka Kerusuhan 21-22 Mei di Jakarta
Jokowi: Pemerintah Upayakan Perlindungan Bagi WNI di Wuhan

Nasional

Jokowi: Pemerintah Upayakan Perlindungan Bagi WNI di Wuhan
apahabar.com

Nasional

IDI: Minggu Pertama Oktober 5 Dokter Gugur Akibat Covid-19, Total Menjadi 132
apahabar.com

Nasional

Selamat Datang Jemaah Haji! Kloter Pertama Disambut Tim Kemenkes
apahabar.com

Nasional

Pemilu 2019, Prabowo-Sandiaga Uno Unggul di Arab Saudi
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com