Perhatian! PT KPP Rantau Ngutang Pajak Alat Berat Rp 1,8 M Warung Jablay di HSS Meresahkan, MUI Ngadu ke DPRD Jelang Pencoblosan, Warga Kalsel Diimbau Jangan Telan Mentah-Mentah Berita Medsos Disbudpar Banjarmasin Rilis Dua Wisata Baru, Cek Lokasinya Otsus Jilid Dua, Semangat Baru Pembangunan Papua

Polisi Tahan Irjen Napoleon dan Pengusaha Tommy Sumardi Terkait Kasus Pencabutan Red Notice Djoko Tjandra

- Apahabar.com Rabu, 14 Oktober 2020 - 17:30 WIB

Polisi Tahan Irjen Napoleon dan Pengusaha Tommy Sumardi Terkait Kasus Pencabutan Red Notice Djoko Tjandra

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divhumas Polri Brigjen Pol Awi Setiyono. (ANTARA Anita Permata Dewi).JPG

apahabar.com, JAKARTA – Dua tersangka kasus kasus dugaan gratifikasi pengurusan pencabutan red notice Djoko Tjandra, Irjen Pol Napoleon Bonaparte dan Tommy Sumardi ditahan.

Penahan kedua tersangka dilakukan Direktorat Tindak Pidana Korupsi Bareskrim Polri.

Napoleon Bonaparte dan pengusaha Tommy Sumardi dijebloskan di Rutan Bareskrim sejak Rabu hingga 20 hari ke depan.

“Tersangka NB (Napoleon Bonaparte) langsung di-swab dan selanjutnya dilakukan penahanan,” kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divhumas Polri Brigjen Pol Awi Setiyono di Kantor Bareskrim Polri, Jakarta, Rabu.

“Kemudian Saudara TS (Tommy Sumardi) juga demikian. Datang, langsung dilakukan swab dan selanjutnya ditahan,” tutur Awi.

Keduanya ditahan usai menjalani pemeriksaan pada hari ini.

Baca Juga :
Bareskrim Polri Segera Rampungkan Berkas Perkara Tahap I Kasus Djoko Tjandra

Baca Juga :
Kronologi Lengkap Jaksa Pinangki Bertemu Joe Chan alias Djoko Tjandra di Malaysia

Awi menambahkan bahwa penahanan dilakukan menjelang penyerahan tahap II berkas perkara dugaan gratifikasi pengurusan pencabutan red notice ke Kejaksaan.

“Itu yang perlu diketahui terkait komitmen Polri dalam kasus pencabutan red notice,” ucap dia, sebagaimana dilansir dari Antara.

Awi Setiyono mengatakan bahwa pihaknya akan menyerahkan tahap II terkait kasus red notice itu pada pekan ini. Namun demikian, Awi tidak menjelaskan detil waktu pelaksanaannya. “Pokoknya (penyerahan tahap II) pekan ini,” ujar Awi.

Dalam kasus dugaan gratifikasi pengurusan pencabutan red notice Djoko Tjandra, polisi menetapkan empat orang sebagai tersangka yakni Djoko Tjandra dan Tommy Sumardi sebagai pemberi gratifikasi serta Irjen Napoleon Bonaparte dan Brigjen Pol Prasetijo Utomo sebagai penerima gratifikasi.

Editor : El Achmad

Editor: elpian ahmad - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Polda Kalsel Berduka: Terima Kasih Brigadir Pol Arie.!! Jasamu Dikenang
apahabar.com

Nasional

Fenomena Kematian Massal Ikan di Ambon Terkait Gempa? P2LD: Perlu Penelitian
apahabar.com

Nasional

Viral, Dua Pria Taruhan Tanah dalam Pilpres
apahabar.com

Nasional

Debat Keempat Capres 2019, Intip Visi-Misi Para Capres
apahabar.com

Nasional

Butuh Peran Dunia Hapus Kekerasan terhadap Anak
apahabr.com

Nasional

Polisi Turunkan 315 Personel untuk Antisipasi Demonstrasi
apahabar.com

Nasional

Teror Bom Medan: Polisi Temukan Peluru Kaliber 22
apahabar.com

Nasional

Bakal Calon Ibu Kota, Harga Tanah di Gunung Mas Naik 4 Kali Lipat
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com