Usai Beasiswa 1000 Doktor, SHM Bakal Cetak Ribuan Sarjana Baru di Tanah Bumbu Sederet Prestasi Niha, Hafizah Cilik Kotabaru dari MTQ Tingkat Kabupaten hingga Provinsi Polisi Anulir Pernyataan Status Tersangka Dua Mahasiswa Kalsel 2 Mahasiswa Tersangka, Rektor ULM Pasang Badan, Ada Dugaan Miskomunikasi di Kepolisian Paula Verhoeven Hamil, Kiano Bakal Punya Adik, Baim Wong Ingin Mak Beti Ucapkan Selamat ke Sang Istri

Polresta Palangka Raya Kalteng Ungkap Kasus Persetubuhan Terhadap Anak di Bawah Umur, Simak Faktanya

- Apahabar.com Senin, 5 Oktober 2020 - 20:18 WIB

Polresta Palangka Raya Kalteng Ungkap Kasus Persetubuhan Terhadap Anak di Bawah Umur, Simak Faktanya

Kapolresta Palangka Raya, Kombes Dwi Tunggal Jaladri, didampingi Kasat Reskrim, Kompol Todoan Agung saat menggelar rilis ungkap kasus pencabulan terhadap anak di bawah umur. Foto-Istimewa

apahabar.com, PALANGKA RAYA — Polresta Palangka Raya, Kalteng menggelar ungkap kasus persetubuhan terhadap anak di bawah umur, Senin (5/10).

Press rilis ungkap kasus persetubuhan terhadap anak di bawah umur itu berlangsung di lobby Mapolresta dan dipimpin langsung Kapolresta Palangka Raya, Kombes Dwi Tunggal Jaladri didampingi Kasat Reskrim, Kompol Todoan Agung.

Kombes Jaladri mengungkapkan fakta dari hasil pemeriksaan. Terungkap bahwa tersangka SN (22) melakukan persetubuhan terhadap korban yang masih berusia 14 tahun tersebut sebanyak 6 kali.

“Dengan rincian, yakni 5 kali pada Juli dan 1 kali pada September di rumah tersangka di Palangka Raya,” ungkap Jaladri.

Dijelaskan Jaladri, awalnya pada Sabtu, 12 Juli 2020 siang, korban datang ke rumah tersangka untuk belajar dengan kakak tersangka.

Setelah selesai belajar korban kemudian masuk ke kamar tersangka dan selanjutnya disetubuhi.

“Persetubuhan tersebut kembali dilakukan oleh tersangka pada tanggal 15,17,19, 21 Juli dan terakhir terjadi pada tanggal 20 September 2020 sekitar pukul 12.00 WIB yang semuanya terjadi di rumah tersangka di Palangka Raya,” beber Jaladri.

Pada kesempatan tersebut petugas juga menunjukkan barang bukti berupa 1 buah HP merek Advan warna putih, 1 lembar kaos lengan pendek warna biru dan 1 lembar celana panjang warna hitam.

Akibat perbuatannya tersangka dijerat dengan Pasal 81 UU RI Nomor 17 Tahun 2016 tentang penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang (Perppu) Nomor 1 Tahun 2016 tentang perubahan kedua atas UU Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman 15 Tahun Penjara.

Editor: Aprianoor - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalteng

Alasan Kesehatan, Plt Kadinsos Mundur dari Jabatan
apahabar.com

Kalteng

DLH Kapuas Ajak Warga Kapuas Cegah Karhutla
apahabar.com

Kalteng

Demokrat dan PDI-P Kalteng Bertemu, Pertanda Koalisi?
apahabar.com

Kalteng

Tambah 2 Kasus Baru Covid-19, Kobar Catat 76 Pasien Positif
apahabar.com

Kalteng

Sakit Paru-Paru, Satu Lagi Jemaah Haji Kalteng Meninggal Dunia
apahabar.com

Kalteng

Teror Kabut Asap, Kotawaringin Barat Buka Rumah Oksigen
apahabar.com

Kalteng

Polisi Lumpuhkan OTK Penyerang Mapolres Kobar dengan Sasumata
apahabar.com

Kalteng

Kabar Bupati Kapuas Terkena OTT, Polisi: Tidak Benar
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com