Tensi Politik Memanas, Bawaslu RI Turun Gunung ke Kalimantan Selatan Buntut Video Guru Wildan, Bawaslu Klarifikasi PWNU Kalsel Resmi! PPKM Mikro di Banjarbaru Kembali Diperpanjang hingga 19 April Hore! Tanah Laut Segera Miliki Stadion Berkapasitas 10.000 Penonton Perhatian! Bandara Syamsudin Noor Tetap Beroperasi Selama Larangan Mudik

Prediksi Ada Teknologi Pengganti Smartphone, Apa Itu?

- Apahabar.com Sabtu, 17 Oktober 2020 - 10:30 WIB

Prediksi Ada Teknologi Pengganti Smartphone, Apa Itu?

Futurist prediksi teknologi berikutnya yang akan gantikan popularitas smartphone. Foto-Ilustrasi/Samsung

apahabar.com, JAKARTA – Diperkirakan bakal ada teknologi pengganti smartphone yang bakal lebih memudahkan kegiatan manusia sehari-hari.

“Kita akan mengalami transisi dari mengakses internet jadi hidup dalam internet,” jelas Jack, pembicara, penulis, yang membantu pebisnis untuk memahami dan mengambil keuntungan dari tren terkini.

Brad Berens, Kepala Strategi Center for the Digital Future di Annesberg School for Communicatin and Journalism, University of Southern California pun memprediksi bahwa smartphone akan menjadi pusat dari berbagai produk IoT di sekitarnya. Ia akan menjadi Personal Area Network (PAN) dari perangkat seperti jam pintar, kalung, kacamata atau contact lens pintar.

Ia pun memprediksi Asisten Kecerdasan Buatan akan menjadi tren teknologi berikutnya. Sehingga, pengguna tak perlu melakukan input terlalu banyak ke perangkat cerdas.

Sebab, asisten ini yang akan mempelajari pengguna dan memberikan saran soal apa yang diinginkan dan diperlukan pemiliknya.

Uldrich juga memperkirakan nantinya gawai pribadi kita juga akan mempelajari gerakan mata pengguna. Mereka akan memprediksi gerakan mata pengguna untuk membuat prediksi.

“Jika kita melihat sesuatu untuk dua detik, Asisten AI akan memberi tahu informasi lebih detil mengenai hal itu,” tuturnya kutip apahabar.com dari CNN Indonesia.

VR dan AR juga akan digunakan untuk memproyeksikan informasi ke bidang penglihatan manusia lalu akan memanipulasi jaringan melalui perintah suara atau gerakan.

Kemudian akan dibantu oleh teknologi haptic yang mensimulasikan umpan baliks sensorik.

Ada inovasi lainnya yaitu yang melibatkan fusi manusia atau mesin yang dapat mengubah kita menjadi lebih dari sekedar manusia yang dinamakan Cyborg.
Perusahaan Neuralink milik Elon Musk, telah memulai mengembangkan teknologi semacam itu.

Dibandingkan dengan Tesla dan SpaceX, Neuralink dinilai sebagai proyek yang sangat ambisius. Perusahaan tersebut ingin menghubungkan cip ke otak menggunakan elektroda fleksibel yang lebih tipis dari rambut manusia yang disebut ‘threads’.

Musk meyakini BMI (brain-machine interface) diperlukan untuk membantu melengkapi kekuatan otak manusia.

Editor: M Syarif - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Gaya

Tragis, Wanita Ini Dadanya Terus Membesar Sampai Cup L
apahabar.com

Gaya

Konser Tulus Diguyur Hujan, Begini Antusias Penonton

Gaya

Ingin Sukses? Tiru 4 Kebiasaan Baik Ini
apahabar.com

Gaya

10 Manfaat Minum Madu Sebelum Tidur
apahabar.com

Gaya

Danau Matahari Bulan, Surga Gowes di Taiwan
apahabar.com

Gaya

Baut Mesin Mudah Kendur, Volkswagen Tarik 210 Ribu Lebih Sedan Jetta
apahabar.com

Gaya

Masker Istri KSAD Ditaksir Rp22 Juta Rupanya Masih Mahalan Milik Pria Ini
apahabar.com

Gaya

Rahasia Menjaga Kesehatan di Tanah Suci, Intip Tips MUI Kalsel!
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com