Jadwal Timnas U16 Indonesia vs UEA Malam Ini, Live NET TV & Live Streaming Mola TV, Prediksi Skor! Kontroversi Pencopotan Sekda Tanah Bumbu, Ombudsman: Jangan Lampaui Kewenangan Live Mola TV! MU vs Chelsea di Liga Inggris, Prediksi Skor, Line up dan Link Streaming Siaran Langsung Pembantai Tetangga di Kelumpang Kotabaru Diancam Penjara Seumur Hidup! ANEH, 3 Proyek Jembatan di Banjarmasin Jalan Terus Walau Tanpa IMB

Presiden Jokowi Saksikan Langsung Penanaman Perdana Lokasi Food Estate di Pulang Pisau Kalteng

- Apahabar.com Kamis, 8 Oktober 2020 - 22:24 WIB

Presiden Jokowi Saksikan Langsung Penanaman Perdana Lokasi Food Estate di Pulang Pisau Kalteng

Presiden Joko Widodo meninjau lokasi penanaman perdana kawasan food estate di Desa Belanti Siam, Kecamatan Pandih Batu, Kabupaten Pulang Pisau. Foto: Istimewa

apahabar.com, PALANGKA RAYA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) meninjau lokasi penanaman perdana kawasan food estate di Desa Belanti Siam, Kecamatan Pandih Batu, Kabupaten Pulang Pisau, Kamis (8/10).

Presiden Jokowi juga menyaksikan langsung penanaman perdana lokasi food estate dengan didampingi Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo dan Plt Gubernur Kalteng Habib Ismail bin Yahya.

Lokasi penanaman perdana tepatnya berada di REI 19 dan 20 dengan luas lahan 10 hektare milik 5 anggota Kelompok Tani (Poktan) Panca Makmur.

Luas lahan milik seluruh anggota Poktan Panca Makmur sendiri mencapai 80 hektare.

Jenis padi yang ditanam pada penanaman perdana adalah Inpari 43.
Penanaman padi dengan alat tanam rice transplanter dan teknologi pemupukan dengan menggunakan drone.

Dalam kesempatan itu, Presiden Jokowi menyampaikan bahwa kunjungan kerja kali ini untuk memastikan dimulainya program food estate, khususnya di Kabupaten Pulang Pisau.

“Kita ingin memastikan dimulainya food estate, yang semuanya di sini 168.000 hektare akan ditanami padi untuk beras,” ujar Presiden Jokowi.

Pada 2020, di Pulang Pisau akan dikerjakan 10.000 hektare, sedangkan di Kabupaten Kapuas 20.000 hektare, sehingga total di Provinsi Kalimantan Tengah 30.000 hektare.

Penggunaan drone dan traktor apung dinilai cukup efektif, karena bisa mengerjakan kira-kira satu hingga dua hektare, per hari dengan dua kecepatan.

Sebab, untuk mengerjakan dua hamparan yang luas, dibutuhkan mekanisasi alat- alat modern sehingga kecepatan itu betul-betul ada.

Selain itu mengkombinasikan antara sawah (tanaman padi) dan di pinggir tanaman jeruk. Kemudian, bawang merah, kelapa, bahkan nanti hasil yang dihasilkan bukan hanya padi, tetapi juga jeruk, plus bawang merah.

Di setiap irigasi, juga akan membudidayakan ikan di keramba, yang hasilnya akan terlihat dalam 3-4 bulan kedepan.

“Kita harapkan pendapatan petani akan naik, tidak hanya dari padi, tetapi juga dari jeruk, bawang, kelapa, ikan, itik. Ini kombinasi, model-model bisnis seperti ini akan kita coba lebih dulu, nanti kita lihat hasilnya,” kata Kepala Negara.

Editor: Aprianoor - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalteng

Wiyatno Direkomendasikan Jabat Ketua DPRD Kalteng
Apahabar.com

Kalteng

SK B1KWK di Kotim Beredar, Zulkifli Hasan: Itu Palsu
apahabar.com

Kalteng

Gubernur Kalteng Terima Penghargaan Indonesia Award
apahabar.com

Kalteng

Plt Gubernur Kalteng Kunjungi Dua Lokasi Food Estate, Begini Harapannya
apahabar.com

Kalteng

Sediakan Makanan untuk 32 Anggota Keluarga Terduga Teroris
apahabar.com

Kalteng

Pasca Hadiri Ijtima Gowa, Polisi: Wajib Isolasi Diri
apahabar.com

Kalteng

Kalteng Lacak Komunitas 2 Pasien Positif Corona
apahabar.com

Kalteng

Pencarian 3 Nelayan di Laut Jawa; Satu Ditemukan dengan Tubuh Tidak Utuh
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com