Belasan Mahasiswa-Polisi Luka-Luka, Polres Ungkap Biang Ricuh #SaveKPK II di Banjarmasin #SAVEKPK Bergaung di Banjarmasin: Ratusan Mahasiswa Ultimatum Ketua DPRD Kalsel di Tengah Guyuran Hujan Tagih Janji Reklamasi, Dewan Tabalong Ngotot Panggil Bos Adaro UPDATE! Tunggu Supian HK, Massa #SaveKPK di Banjarmasin Ngotot Bertahan Jenderal Lapangan Aksi #SaveKPK di Banjarmasin Terluka, Tangan-Kepala Berdarah

Pulihkan Ekonomi Masa Pandemi, Bank Kalsel Siap Salurkan Dana PEN

- Apahabar.com Kamis, 29 Oktober 2020 - 17:11 WIB

Pulihkan Ekonomi Masa Pandemi, Bank Kalsel Siap Salurkan Dana PEN

Bank Kalsel Siap Menjadi Bank Penyalur Dana PEN. Foto-Tribunews

apahabar.com, BANJARMASIN – Untuk pemulihan ekonomi Kalsel dan nasional masa pandemi Covid-19, Bank Kalsel mengharapkan dipercaya menjadi salah satu bank yang menyalurkan dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).

Bank Kalsel pun telah menyiapkan strategi penyaluran kredit untuk berkolaborasi dengan pemerintah daerah dalam peningkatan ekonomi.

“Ini menjadi salah satu yang saya harapkan, Pak Airlangga (Menko Perekonomian) bisa memberikan motivasi kepada Direktorat Perbendaharaan Negara. Kami sudah mengajukan agar bisa membantu perekonomian di Kalsel dengan PEN, dan kami telah siap dengan pipeline-nya,” kata Direktur Utama Bank Kalsel Agus Syabarrudin, Kamis (29/10)

Bersama dengan pemerintah daerah, pihaknya terus mengoptimalkan sektor yang saat ini masih tumbuh dan menjadi penyangga ekonomi utama di Kalsel. Dia mencontohkan saat ini program ketahanan pangan yang tengah berkembang, dan telah disusun skema bisnis dari hulu ke hilir sehingga pertanian bisa secara optimal mendukung pergerakan ekonomi.

Sektor lain yang masih tumbuh positif adalah sektor kesehatan, pengadaan air dan UMKM yang memungkinkan menjadi penggerak perekonomian di masa pandemi Covid-19. Agus mengatakan Bank Kalsel mencatat pertumbuhan kredit year to date (YTD) 6,6% hingga September.

“Penyaluran kredit kami lebih baik dari angka nasional untuk perbankan, kami punya potensi yang bagus meningkatkan daya beli. Selain itu kami juga bisa membantu sektor-sektor yang masih potensial untuk terus berkembang,” kata Agus.

Dia menyatakan sejak pertama OJK mengeluarkan aturan mengenai Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN), Bank Kalsel langsung mengajukan kepada Kementerian Keuangan sebesar Rp500 miliar.

Bank Pembangunan Daerah (BPD) menurutnya memiliki stigma hanya menggarap kredit konsumtif dari ASN, sementara portofolio kredit Bank Kalsel hampir 50% berada di sektor produktif.

Untuk itu Agus menyatakan telah memiliki banyak pembelajaran untuk penyaluran ke sektor produktif. Dengan begitu dia optimistis Bank Kalsel telah siap menjadi bank yang menyalurkan kredit produktif dengan kualitas terbaik.

“Kami harap dari Direktorat perbendaharaan negara mempertimbangkan. Penyaluran dana PEN jika kami diberikan Rp 500 miliar insya Allah akan disalurkan secapatnya untuk kebangkitan ekonomi Kalsel dan nasional,” katanya.

Editor: M Syarif - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Bank Kalsel

Bank Kalsel Salurkan Ribuan Masker untuk Pemkab Tanbu
apahabar.com

Bank Kalsel

Bank Kalsel dan Kejati Tandatangani MoU Soal Perlindungan Nasabah

Bank Kalsel

Peringati HUT ke 57, Bank Kalsel Bagikan Santunan Senilai Rp280 Juta
apahabar.com

Bank Kalsel

Mau Memulai Usaha? Bank Kalsel Beri Solusi melalui Program KUR
apahabar.com

Bank Kalsel

Perwakilan Bank Kalsel Sabet Juara di Pekan QRIS Nasional 2020
Ingin Jadi yang Terdepan, Dirut Bank Kalsel Beri Arahan 113 Pegawai Baru

Bank Kalsel

Ingin Jadi yang Terdepan, Dirut Bank Kalsel Beri Arahan 113 Pegawai Baru
apahabar.com

Bank Kalsel

Bank Kalsel Raih Penghargaan 7th The Best Category BUMD Bank Company BPD
apahabar.com

Bank Kalsel

Antisipasi Covid-19, Bank Kalsel Bentuk Satgas Khusus
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com