Kronologi Lengkap 2 Bocah asal Benawa HST Tewas Diduga Dibunuh Ibu Depresi Belum Tentu Dibekap Sang Ibu, Biang Kematian 2 Bocah Benawa HST Jadi Misteri 16 Hari Anti-Kekerasan, Aktivis Perempuan Kampanyekan Kesetaraan Gender di Banjarmasin Suhu Tubuh Tinggi, Wali Kota Samarinda Positif Covid-19 Inalillahi, 2 Bocah di Batu Benawa HST Tewas Diduga Dibunuh Ibu Depresi

Pulihkan Ekonomi Masa Pandemi, Bank Kalsel Siap Salurkan Dana PEN

- Apahabar.com Kamis, 29 Oktober 2020 - 17:11 WIB

Pulihkan Ekonomi Masa Pandemi, Bank Kalsel Siap Salurkan Dana PEN

Bank Kalsel Siap Menjadi Bank Penyalur Dana PEN. Foto-Tribunews

apahabar.com, BANJARMASIN – Untuk pemulihan ekonomi Kalsel dan nasional masa pandemi Covid-19, Bank Kalsel mengharapkan dipercaya menjadi salah satu bank yang menyalurkan dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).

Bank Kalsel pun telah menyiapkan strategi penyaluran kredit untuk berkolaborasi dengan pemerintah daerah dalam peningkatan ekonomi.

“Ini menjadi salah satu yang saya harapkan, Pak Airlangga (Menko Perekonomian) bisa memberikan motivasi kepada Direktorat Perbendaharaan Negara. Kami sudah mengajukan agar bisa membantu perekonomian di Kalsel dengan PEN, dan kami telah siap dengan pipeline-nya,” kata Direktur Utama Bank Kalsel Agus Syabarrudin, Kamis (29/10)

Bersama dengan pemerintah daerah, pihaknya terus mengoptimalkan sektor yang saat ini masih tumbuh dan menjadi penyangga ekonomi utama di Kalsel. Dia mencontohkan saat ini program ketahanan pangan yang tengah berkembang, dan telah disusun skema bisnis dari hulu ke hilir sehingga pertanian bisa secara optimal mendukung pergerakan ekonomi.

Sektor lain yang masih tumbuh positif adalah sektor kesehatan, pengadaan air dan UMKM yang memungkinkan menjadi penggerak perekonomian di masa pandemi Covid-19. Agus mengatakan Bank Kalsel mencatat pertumbuhan kredit year to date (YTD) 6,6% hingga September.

“Penyaluran kredit kami lebih baik dari angka nasional untuk perbankan, kami punya potensi yang bagus meningkatkan daya beli. Selain itu kami juga bisa membantu sektor-sektor yang masih potensial untuk terus berkembang,” kata Agus.

Dia menyatakan sejak pertama OJK mengeluarkan aturan mengenai Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN), Bank Kalsel langsung mengajukan kepada Kementerian Keuangan sebesar Rp500 miliar.

Bank Pembangunan Daerah (BPD) menurutnya memiliki stigma hanya menggarap kredit konsumtif dari ASN, sementara portofolio kredit Bank Kalsel hampir 50% berada di sektor produktif.

Untuk itu Agus menyatakan telah memiliki banyak pembelajaran untuk penyaluran ke sektor produktif. Dengan begitu dia optimistis Bank Kalsel telah siap menjadi bank yang menyalurkan kredit produktif dengan kualitas terbaik.

“Kami harap dari Direktorat perbendaharaan negara mempertimbangkan. Penyaluran dana PEN jika kami diberikan Rp 500 miliar insya Allah akan disalurkan secapatnya untuk kebangkitan ekonomi Kalsel dan nasional,” katanya.

Editor: M Syarif - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Bank Kalsel

Kembali Raih Penghargaan, Bank Kalsel Dapat Predikat ‘Sangat Bagus’ dari Majalah Info Bank
Bank Kalsel Rayakan Ultah, Ada Diskon 20 Persen di XO Suki Banjarmasin

Bank Kalsel

Bank Kalsel Rayakan Ultah, Ada Diskon 20 Persen di XO Suki Banjarmasin
apahabar.com

Bank Kalsel

Makin Mudah, Berikut 7 Langkah Sedekah di Aplikasi Banking Bank Kalsel
apahabar.com

Bank Kalsel

NPL Bank Kalsel Meningkat, Wakil Rakyat Sowan ke Kantor Cabang Jakarta
apahabar.com

Bank Kalsel

Perkuat Layanan Kredit, Bank Kalsel Gandeng PT MNC Guna Usaha Indonesia
apahabar.com

Bank Kalsel

Komitmen Bank Kalsel Sejahterakan Para Petani Melalui Bantuan Permodalan
Kebakaran

Bank Kalsel

Andil Bank Kalsel, Sumbangan Korban Kebakaran Kotabaru Tembus Rp1 Miliar
apahabar.com

Bank Kalsel

Apresiasi ASN, 5 Nasabah Dapat Sepeda Motor dari Bank Kalsel
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com