Selamat! bank bjb Raih Penghargaan Prestisius di Indonesia Financial Top Leader Award 2021 “Ritual Panggil Datu”, Siswa Hilang di Sungai Martapura Disebut Terjebak Detik-Detik Pembunuhan Brutal di Gambah HST, Korban Asyik Cabut Uban Mapolsek BAS HST Gempar! ODGJ Bawa Balok Ngamuk-Kejar Petugas Siap-Siap! Hasnur Mau Lepas Saham Perusahaan Kapalnya ke Publik

Reses Anggota DPRD Kalsel di Tabalong, Fokus Perkuat Ekonomi Masyarakat Pasca Pendemi

- Apahabar.com     Kamis, 29 Oktober 2020 - 09:11 WITA

Reses Anggota DPRD Kalsel di Tabalong, Fokus Perkuat Ekonomi Masyarakat Pasca Pendemi

Anggota DPRD Provinsi Kalsel dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera, Firman Yusi melakukan kegiatan penyerapan aspirasi di Tabalong. Sumber: istimewa

apahabar.com, BANJARMASIN – DPRD Provinsi Kalsel sedang memasuki masa reses (27-31 Oktober 2020). Masa reses adalah waktu di mana anggota DPRD “istirahat” dari persidangan sembari menyerap aspirasi masyarakat di daerah pemilihannya.

Anggota DPRD Provinsi Kalsel dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera, Firman Yusi melakukan kegiatan penyerapan aspirasi di daerah pemilihan Kalsel 5 (Tabalong, Balangan dan HSU) sejak 27 Oktober 2020.

“Dalam reses kali ini sepertinya isu yang mengemuka adalah pemulihan ekonomi yang sangat terdampak pandemi covid-19,” ujar Firman yang sudah melakukan serangkaian pertemuan dan kunjungan.

“Solusi yang harus segera diambil adalah menguatkan kembali UMKM, menggiatkan pelatihan keterampilan anak muda serta menggalakkan penggunaan produk lokal dalam skala pribadi atau program pemerintah dan swasta,” tambahnya.

Faktor-faktor pendukung, kata dia, harus diberikan dukungan lebih oleh pemerintah.

“Saya berkunjung dan bertemu dengan pengelola serta konsultan Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) di Tabalong, mereka bisa berkontribusi besar mempercepat pengembangan UMKM, tapi masih memerlukan dukungan, baik oleh pemerintah kabupaten maupun pemerintah provinsi,” sebutnya.

Demikian pula dengan anak muda di desa-desa, ada kemauan kuat dari mereka untuk meningkatkan keterampilannya agar bisa berwirausaha, namun terkendala biaya, sementara pemerintah desa juga terkendala memberikan dukungan karena pengalihan anggaran untuk penanganan covid-19.

“Pemerintah provinsi sudah selayaknya juga turut membantu dan hadir sampai ke tingkat desa mendukung pemulihan ekonomi ini,” harap Sekretaris Komisi IV ini.

Selain isu tersebut, isu-isu pendidikan dan pelestarian budaya juga menjadi perhatian Firman.

“Nanti akan saya lebih detilkan dalam e-pokir, dan mudah-mudahan kerja lembaga legislatif ini bisa diperhatikan oleh pemerintah daerah,” pungkas Firman.

Editor: Muhammad Bulkini - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Kalsel

Kronologi Lengkap Kebakaran Usai Tarawih di Sungai Taib Kotabaru
apahabar.com

Kalsel

138 Peserta Calon Anggota Polri Ikuti Asistensi di Polres Tabalong

Kalsel

Tengah Malam, Api Membara di Veteran Banjarmasin

Kalsel

Cekcok Berdarah di Banjar, Iqbal Tersungkur Dihujani Tikaman
apahabar.com

Kalsel

Malam Ini Ada Perbaikan Pipa, PDAM Bandarmasih: Pelanggan Terdampak Cepat Simpan Air

Kalsel

Sidak Lapas Banjarbaru, Kemenkumham Kalsel Temukan Pisau Kecil hingga Catatan Togel
apahabar.com

Kalsel

BREAKING NEWS! Lelaki Paruh Baya Warga Pelambuan Tenggelam di Sungai Barito Akhirnya Ditemukan
apahabar.com

Kalsel

Bagi-Bagi Sembako di Banjarmasin Utara, Caleg Dituntut 3 Bulan Penjara
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com