Lewat Udara, Paman Birin Salurkan Bantuan Korban Banjir dari Jokowi Pekan Ini, Rupiah Berpeluang Tembus Rp 14.000 Dini Hari, Merapi Kembali Luncurkan Awan Panas Sejauh 1,8 Km Kanada Bakal Cabut Larangan Terbang Boeing 737 Max Peduli Banjir Kalsel, Yayasan H Maming Kirim Bantuan ke Tanah Laut

Revisi RTRW Banjarmasin Masuki Tahapan Rekomendasi Gubernur Kalsel

- Apahabar.com Rabu, 14 Oktober 2020 - 16:16 WIB

Revisi RTRW Banjarmasin Masuki Tahapan Rekomendasi Gubernur Kalsel

Plt Gubernur Kalsel Rudy Resnawan membuka Rapat Tim Koordinasi Penataan Ruang Daerah (TKPRD) di Aula Dinas PUPR, Rabu (14/10) siang. Foto-apahabar.com/Musnita Sari

apahabar.com, BANJARBARU – Penyusunan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kota Banjarmasin memasuki tahapan rekomendasi Gubernur Kalimantan Selatan.

Ini menjadi salah satu kelengkapan persyaratan administrasi pemberian substansi sebelum diajukan dalam rancangan peraturan daerah.

“Pemprov Kalsel melalui Dinas PUPR melakukan penilaian tersendiri untuk menjamin kesiapan materi pelaksanaan teknis rancangan yang akan diajukan,” ucap Plt Gubernur Kalsel, Rudy Resnawan saat membuka Rapat Tim Koordinasi Penataan Ruang Daerah (TKPRD) di Aula Dinas PUPR, Rabu (14/10) siang.

Pemberian rekomendasi Gubernur terhadap RTRW diharapkan menjadi bentuk dukungan dan langkah maju terhadap percepatan ranperda. Sehingga dapat dijadikan instrumen perencanaan dan pemanfaatan tata ruang di Banjarmasin.

“Ada dua tahapan utama rekomendasi gubernur yakni penilaian kelengkapan substansi dan evaluasi atau penilaian kesesuaian,” sebut Rudy.

Revisi RTRW Banjarmasin dipaparkan oleh konsultan Achmad Sabar Djaenudin. Disampaikannya, Banjarmasin memiliki banyak potensial sebagai penyangga Ibu Kota Negara.

“Banjarmasin memiliki posisi strategis, berada di lintasan antara trans Kalimantan dan sisi transportasi regional,” ungkap Zabir.

Dengan wilayah seluas 98,46 kilometer2 dan jumlah penduduk sebanyak 708.606 jiwa, pertumbuhan ekonomi Banjarmasin pada 2019 tercatat sebesar 6,13 persen. Ada lima sektor yang berkontribusi terhadap PDRB Banjarmasin yaitu industri, perdagangan dan jasa, jasa keuangan, transportasi dan pergudangan, serta konstruksi.

“Dari situ kita menyadari bahwa kebijakan pusat yang diamanahkan di Banjarmasin antara lain sebagai ibukota Kalsel kemudian pusat kegiatan nasional dan mengarah penyangga ibukota negara,” sebutnya.

Ada tiga arahan kebijakan nasional dan provinsi dalam pembahasan revisi RTRW tahun 2020-2040 yaitu sistem perkotaan nasional, jaringan jalan nasional dan jaringan jalan provinsi. Kemudian perencanaan pola ruang untuk kawasan peruntukan perindustrian, wisata, sarana dan prasarana wilayah, serta instalasi militer.

Lalu, empat rencana infrastruktur yaitu pembangunan jaringan kereta api nasional, pelabuhan utama Banjarmasin, pembangkit tenaga listrik dan wilayah Sungai (WS) Barito.

“Kita berharap semua komoditi atau produk yang akan disuplai ke IKN, proses distribusinya akan melewati Banjarmasin dengan keberadaan pelabuhan Trisakti, ” kata Zabir.

Plt Wali Kota Banjarmasin, Hermansyah mengatakan hasil pembahasan revisi RTRW ini selanjutnya akan diserahkan untuk mendapat persetujuan substansi kementerian ATR/BPN.

“Setelah mendapat rekomendasi dari Gubernur akan kami bawa ke Jakarta, lalu ke DPRD untuk disahkan jadi raperda, ” ujar Hermansyah.

Editor: M Syarif - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Kampoeng Bamboe, Dibalik Cerita Namanya Jadi Tempat Wisata di HST
apahabar.com

Kalsel

Program Sejahterakan Petani; 2000 Ha Rawa di HST akan Dijadikan Lahan Pertanian
apahabar.com

Kalsel

Kerugian Kebakaran di Trisakti Banjarmasin Tembus Belasan Miliar Rupiah!
apahabar.com

Kalsel

Perbaikan Jalan di Pedalaman Tanbu, Sekda: Semua Punya Hak yang Sama
apahabar.com

Kalsel

Hari Ini, Teror Kabut Asap Belum Usai
apahabar.com

Kalsel

Kecelakaan Maut di HKSN Banjarmasin, Sopir Truk Menyerahkan Diri
apahabar.com

Kalsel

Nekat Ngejambret, Warga Sungai Andai Malah Dapat Bogem Warga

Kalsel

Tutup TPS Malkon Temon, DLH Banjarmasin Gelar Syukuran di Makam Pangeran Antasari
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com