Eks Bos Berulah, Kepala Penjual Pentol Rantau Nyaris Terbelah Hendak Benarkan Tas, Pemotor Tabrak Truk di Angsau Tanah Laut Negosiasi Rampung: Bagus Lega, Hasnur Rela, Nitizen Bahagia, Bagaimana FC Utrecht? Jelang Masa Tenang, Bawaslu Kalsel Minta Paslon Copot APK Longsor Tergerus Banjir, Oprit Jembatan di Tabalong Diperbaiki

Revitalisasi Lahan Tidur di Talio Hulu Pulang Pisau Kalteng, BRG Gelontorkan Miliaran Rupiah

- Apahabar.com Senin, 26 Oktober 2020 - 23:46 WIB

Revitalisasi Lahan Tidur di Talio Hulu Pulang Pisau Kalteng, BRG Gelontorkan Miliaran Rupiah

Kepala BRG RI Nazir Foead, saat melakukan tanam padi di Desa Talio Hulu, Kecamatan Pandih Batu, Kabupaten Pulang Pisau. Foto-Istimewa

apahabar.com, PALANGKA RAYA — Untuk melakukan revitalisasi lahan gambut terbengkalai atau tidur menjadi lahan produktif, di lahan gambut, Desa Talio Hulu, Kecamatan Pandih Batu, Kabupaten Pulang Pisau, Kalimantan Tengah.

Badan Restorasi Gambut (BRG) RI menggelontorkan sebesar Rp 13,6 miliar untuk membantu 73 kelompok tani, yang tidak hanya digunakan bercocok tanam padi saja, melainkan semua proses dari awal sampai panen.

“Dana sebesar itu digunakan untuk pembukaan lahan gambut seluas 121 hektare yang digunakan untuk menanam padi,” kata Kepala BRG RI Nazir Foead, Senin (26/10).

Menurutnya, dalam program revitalisasi ini, biaya yang paling tersedot untuk pembukaan lahan untuk sawah padi seluas 121 hektare milik kelompok tani itu.

Sedangkan untuk hasil dari penanaman padi tersebut akan dibagi dua, yakni koperasi petani 75 persen dan keuntungan kelompok tani 25 persen.

Apabila sudah panen, maka dana yang nantinya disetor ke koperasi kembali digelontorkan atau dibelikan bibit padi serta pupuk padi sehingga petani bisa berkembang menjalankan padinya meski di atas lahan gambut.

“Ini sebenarnya lahan tidur dan BRG bekerja sama dengan pemilik lahan yakni petani memanfaatkan untuk membantu pemerintah pusat menjadikan lokasi tersebut ketahanan pangan,” ucapnya.

BRG melakukan revitalisasi lahan gambut produksi padi seluas 250 hektare. Peningkatan tata lahan gambut, tata hidrologi dan tata kelembagaan menjadi dasar kegiatan BRG melakukan Demontrasi Lahan Pertanian yang memanfaatkan lahan gambut untuk produksi pangan (Demfarm).

Dalam mewujudkan capaian target demonstration farming BRG melakukan dua pola yaitu pola pertama, kegiatan musim tanam pada Oktober 2020 sampai Maret 2021 seluas 121 hektare.

Kemudian sisanya sekitar 130 hektare akan menjadi pola kedua untuk musim tanam April 2021 sampai September 2021, sehingga total luas 250 hektar.

Pola tanam pertama, seluas 121 hektare, didukung oleh ahli Fakultas Pertanian Universitas Gajah Mada (UGM), Universitas Palangka Raya (UPR), Balai Penelitian Pertanian Lahan Rawa, Kementerian Pertanian, Balai Tehnik Rawa dan Kementerian PUPR.

Editor: Aprianoor - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalteng

Tangani Karhutla, 9 Helikopter Water Bombing Ditempatkan di Kalteng
apahabar.com

Kalteng

ORARI Kalteng: Ujian Amatir Radio Minim Peserta karena Sistem CAT
apahabar.com

Kalteng

Terpilih, Anggota DPRD Barut Dilantik Agustus

Kalteng

Pemuda di Pangkalan Bun Ngamuk, Kekasihnya Dijemput Pria Lain
apahabar.com

Kalteng

Pembangunan Jembatan Mentaya Kalteng Ditarget Tahun Depan
apahabar.com

Kalteng

Satuan Pendidikan Non Formal Dinilai Berperan Aktif dalam Proses Pembelajaran
apahabar.com

Kalteng

Kapal Wisata Tenggelam di Perairan Kobar, 2 Turis Lolos Dari Maut

Kalteng

Polres Barut Tangkap 2 Sopir Pengangkut Kayu Ilegal
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com