Temui Pacar, Begal Sadis di Gunung Kayangan Pelaihari Ditembak Petugas Begal Sadis di Gunung Kayangan Ditembak Sebelum Beraksi di Bali Perhatian! PT KPP Rantau Ngutang Pajak Alat Berat Rp 1,8 M Warung Jablay di HSS Meresahkan, MUI Ngadu ke DPRD Jelang Pencoblosan, Warga Kalsel Diimbau Jangan Telan Mentah-Mentah Berita Medsos

Rupiah Bergerak Melemah, Imbas Stimulus AS Masih Belum Disepakati

- Apahabar.com Jumat, 23 Oktober 2020 - 11:05 WIB

Rupiah Bergerak Melemah, Imbas Stimulus AS Masih Belum Disepakati

Ilustrasi rupiah dan dolar AS. Foto-Antara/Aprillio Akbar

apahabar.com, JAKARTA – Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Jumat (23/10) pagi bergerak melemah.

Pelemahan rupiah dipicu masih belum disepakatinya paket stimulus lanjutan di Amerika Serikat.

Pada pukul 9.41 WIB, rupiah bergerak melemah 14 poin atau 0,1 persen menjadi Rp14.674 per dolar AS dari sebelumnya Rp14.660 per dolar AS.

“Stimulus fiskal AS yang masih juga belum disepakati, memberikan sentimen negatif ke pasar keuangan pagi ini,” kata Kepala Riset dan Edukasi Monex Investindo Futures, Ariston Tjendra di Jakarta seperti dilansir Antara, Jumat.

Selain antara pemerintah AS dan DPR yang dikuasai Partai Demokrat, pemerintah AS juga mendapatkan ketidaksepakatan dengan senat yang dikuasai Partai Republik.

“Ini mendorong penguatan dolar AS terhadap nilai tukar utama dunia pagi ini dan berpotensi menekan rupiah juga,” ujar Ariston.

Semalam juga data ekonomi AS menunjukkan perbaikan seperti data klaim tunjangan pengangguran mingguan yang menurun dan data penjualan rumah yang meningkat.

Initial Jobless Claims mencapai 787 ribu, lebih rendah dibandingkan sebelumnya 842 ribu dan lebih baik dari perkiraan konsensus pasar 860 ribu, serta merupakan level terendah sejak memasuki periode pandemi.

“Data yang bagus ini turut mendorong penguatan dolar AS,” kata Ariston.

Ariston memperkirakan hari ini rupiah berpotensi melemah di kisaran Rp14.600 per dolar AS hingga Rp14.750 per dolar AS.

Pada Kamis (22/10) lalu, rupiah ditutup melemah 27 poin atau 0,19 persen menjadi Rp14.660 per dolar AS dari sebelumnya Rp14.633 per dolar AS.

Editor: Aprianoor - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Ekbis

26 Mei, OJK Buka Kembali Kegiatan Pasar Modal
apahabar.com

Ekbis

Rupiah Berpeluang Menguat Imbas Pelonggaran Lockdown di Sejumlah Negara
apahabar.com

Ekbis

Pertamina Gandeng Komunitas Mobil Jajal Tol Sumatera Gunakan Pertamax
apahabar.com

Ekbis

Tambahan Gula Datang, Stok Pangan Kalsel Masih Aman
apahabar.com

Ekbis

Tenang, Stok Beras Kalsel Masih Aman sampai Tahun Depan
apahabar.com

Ekbis

Khawatir Inflasi, Bupati HST: Lakukan Inventarisasi Supplier

Ekbis

Pertamina dan PPTK Komiten Berantas Money Laundering
apahabar.com

Ekbis

BI Kalsel Gelar Video Conference Jelang FESyar KTI 2019
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com