Buntut Demo, Koordinator BEM Kalsel Ahdiat Zairullah Resmi Tersangka Mubadala Petrolium Sosialisasi Pemboran Sumur Eksplorasi Yaqut-1 Upah Minimum Naik Rp 10 Ribu, Buruh Kalsel Meradang Koordinator BEM Kalsel Tersangka, Kuasa Hukum Siap Melawan BREAKING NEWS: Wakil Rektor ULM Penuhi Panggilan Polda Kalsel

Satgas Sebut Kasus Aktif Virus Corona Nasional Terus Turun hingga 19,17 Persen

- Apahabar.com Rabu, 14 Oktober 2020 - 13:41 WIB

Satgas Sebut Kasus Aktif Virus Corona Nasional Terus Turun hingga 19,17 Persen

Ketua Bidang Data dan Teknologi Informasi Satgas Penanganan Covid-19 Dr Dewi Nur Aisyah berbicara dalam konferensi pers di Graha BNPB, Jakarta, Rabu (14/10/2020). Foto-Antara/Katriana

apahabar.com, JAKARTA – Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 menyebutkan bahwa kasus aktif virus corona di tingkat nasional terus mengalami penurunan hingga mencapai 19,17 persen per 14 Oktober 2020.

“Jadi kasus kumulatifnya bisa kita lihat memang secara proporsi terus mengalami penurunan,” kata Ketua Bidang Data dan Teknologi Informasi Satgas Penanganan Covid-19, Dr Dewi Nur Aisyah dalam konferensi pers di Graha BNPB, Jakarta seperti dilansir dari Antara, Rabu (14/10).

Dewi mengatakan bahwa kasus aktif tersebut tidak dihitung dari total kumulatif jumlah kasus virus corona (Covid-19) yang ada saat ini, tetapi diperoleh dari persentase jumlah orang yang sedang sakit dibagi jumlah orang yang terinfeksi.

Berdasarkan proporsi tersebut, tren kasus aktif Covid-19 di Indonesia terus mengalami penurunan sejak Maret hingga Oktober 2020.

“Jadi sejak awal kasus Covid-19 ditemukan di Indonesia pada awal Maret 2020 sampai sekarang 14 Oktober, kita lihat memang grafiknya menurun,” katanya.

Dewi mengingatkan bahwa persentase kasus aktif Covid-19 tersebut sangat dinamis. Persentase kasus aktif bisa terus mengalami penurunan jika terjadi penurunan kasus, tetapi persentase tersebut juga bisa mengalami peningkatan ketika memang terjadi lonjakan kasus.

“Kita bisa lihat contohnya di Juli, di akhir Juli dia sempat turun, kemudian di awal-awal dia agak naik lagi. Awal September kita mengalami lonjakan kasus yang sangat tinggi. Ketika di akhir Agustus dia sudah mencapai titik rendah tetapi kemudian dia naik lagi di awal September,” ujar Dewi memberikan contoh.

Dewi berharap persentase kasus aktif tersebut terus mengalami penurunan, dengan kasus sembuh yang lebih banyak dibandingkan kasus meninggal, sehingga kasus aktifnya menjadi semakin sedikit.

“Berarti kalau dia turun, itu semua kasus aktifnya sudah ada hasilnya, apakah sembuh atau kalau enggak meninggal. Yang kita harapkan tentu kesembuhan,” pungkas Dewi.

Editor: Aprianoor - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Gaji ke-13 Cair Agustus, Simak Daftar PNS Penerimanya
apahabar.com

Nasional

Erick Panggil Mantan Komisioner KPK ke Kementerian BUMN
apahabar.com

Nasional

Jokowi: Pemerintah Terus Perhatikan Kondisi WNI di Diamond Princess
apahabar.com

Nasional

Gempa Tektonik Dapat Picu Peningkatan Aktivitas Vulkanisme
apahabar.com

Nasional

Update Hasil Situng KPU per 22 April 10.45 WIB Jokowi-Ma’ruf Amin Masih Unggul Sementara
apahabar.com

Nasional

Remdesivir, Obat Covid-19 Rp 3 Juta Segera Beredar di Indonesia
apahabar.con

Nasional

Ketika Wagub Hadi Semobil dengan Jokowi, Apa yang Dibicarakan?
apahabar.com

Nasional

Diresmikan Jokowi Jadi RS Darurat, Wisma Atlet Siap Tampung 3.000 Pasien
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com