2021, Kemenhub Kaji Wacana Pembangunan Bandara di Barabai HST Kalsel Cara Nonton Live Streaming El Clasico Barcelona vs Real Madrid di Bein Sport & Vidio.com Malam Ini Jam Tayang & Link Live Streaming UFC 254 Khabib vs Gaethje di ESPN+, Duel Dua Juara! Jadwal Timnas U16 Indonesia vs UEA Malam Ini, Live NET TV & Live Streaming Mola TV, Prediksi Skor! Kontroversi Pencopotan Sekda Tanah Bumbu, Ombudsman: Jangan Lampaui Kewenangan

Satu Kasus Baru, Kecamatan Belawang di Barito Kuala Kembali Zona Merah

- Apahabar.com Minggu, 11 Oktober 2020 - 17:18 WIB

Satu Kasus Baru, Kecamatan Belawang di Barito Kuala Kembali Zona Merah

Total ditemukan 649 kasus konfirmasi positif di Barito Kuala, termasuk seorang pria dari Kecamatan Belawang. Foto-Istimewa

apahabar.com, MARABAHAN – Hanya gegara kasus tunggal, Kecamatan Belawang kembali berstatus zona merah dalam penyebaran Covid-19 di Barito Kuala.

Belawang sebenarnya sudah menjadi zona kuning sejak akhir September 2020, setelah total 15 kasus konfirmasi positif berhasil disembuhkan.

Namun Belawang kembali masuk zona merah, setelah seorang pria berusia 27 tahun dikonfirmasi positif, Minggu (11/10).

Untuk penanganan selanjutnya, pasien berkode Btl-650 tersebut langsung dirawat di RSUD Abdul Aziz Marabahan.

“Termasuk Btl-650, sudah ditemukan 649 kasus konfirmasi positif di Batola. Namun sampai sekarang, kasus aktif tersisa 20 pasien,” papar dr Azizah Sri Widari, juru bicara Satuan Tugas Covid-19 Batola.

Dengan demikian, jumlah pasien sembuh sudah mencapai 621 orang atau 95,69 persen. Sementara pasien meninggal berjumlah 8 orang atau 1,23 persen.

Selain Belawang, kecamatan lain yang masih berstatus zona merah adalah Tamban, Alalak, Marabahan, Rantau Badauh dan Anjir Pasar.

Tamban memiliki kasus aktif sebanyak 9 pasien, Alalak 8 pasien, serta Marabahan, Rantau Badauh dan Anjir Pasar masing-masing 3 pasien.

Terkait penambahan pasien, RSUD Abdul Aziz belum berencana membuka kembali ruang kelas I dan II untuk merawat pasien konfirmasi positif.

“Untuk pasien-pasien baru, perawatan masih dilakukan di ruang isolasi hemodialisa yang sudah disiapkan sejak kasus konfirmasi pertama,” sahut dr Fathurrahman, Direktur RSUD Abdul Aziz.

Sebelum menangani penyembuhan Btl-650, RSUD Abdul Aziz sudah merawat 3 pasien dari Rantau Badauh. Mereka adalah Btl-644, Btl-645 dan Btl-646 yang dirawat sejak 8 Oktober 2020.

Editor: Muhammad Bulkini - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Batola

Dari 611 Kasus Covid-19 di Batola, Tersisa 49 Pasien Positif
apahabar.com

Batola

Tangani Masalah Perdata, Pemkab Batola dan Kejari Jalin Kerja Sama
apahabar.com

Batola

Belum Pasti Berangkat, CJH Barito Kuala Tetap Menjalani Tes Kebugaran
apahabar.com

Batola

Perwira Polres Batola Bergeser Lagi, Kasat Reskrim Pindah ke Polres Tabalong
apahabar.com

Batola

Berlangsung Serentak, Pemilihan BPD di Batola Pakai Mekanisme Baru

Batola

Sambut Hari Santri, Ponpes At Thohiriyah Mekarsari Batola Dapat Hadiah Spesial
apahabar.com

Batola

Tepat 17 Agustus, Si Kembar Pengantin dari Marabahan Ini Dilahirkan
apahabar.com

Batola

Tetap Nol Kasus, Tugas Berat Menunggu Tabukan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com