Lari ke Kaltim, Terduga Buronan Kalsel Jadi Buruan di Hutan Samboja! Hasil PSU di Kabupaten Banjar; BirinMu Menang Besar, Ini Rinciannya Harga Minyak Terdongkrak Ramalan Kenaikan Permintaan DITANGKAP! Terduga Pembunuh Sopir Truk PT BKB di Tapin Kalsel Fakta Baru Kasus Pembunuhan Sopir Truk di Jalan Hauling Tapin

Satu Tahun Jokowi-Ma’ruf, Puluhan Jutaan Keluarga Sudah Terdaftar di Portal Satu Data Kesehatan

- Apahabar.com Selasa, 20 Oktober 2020 - 16:02 WIB

Satu Tahun Jokowi-Ma’ruf, Puluhan Jutaan Keluarga Sudah Terdaftar di Portal Satu Data Kesehatan

Telemedis. Foto-Good Doctor via Antara

apahabar.com, JAKARTA – Dalam satu tahun pemerintahan Jokowi-Ma’ruf Amin, pemerintah telah menyiapkan portal satu data kesehatan berbasis keluarga.

Puluhan juta keluarga telah terdaftar di sana agar ekosistem kesehatan masyarakat menguat.

Dalam laporan tahunan 2020 dari kabinet Joko Widodo-Ma’ruf Amin, disebutkan sudah ada 48,3 juta keluarga yang terdaftar di portal satu data kesehatan. Masyarakat dapat memantau kesehatan dari telepon pintar menggunakan M-Health.

Setiap keluarga mendapatkan notifikasi status kesehatannya dan melalui portal ini, akses keluarga terhadap indikator kesehatan bisa diperoleh dalam genggaman tangan.

Pada September 2019, Kementerian Kesehatan meluncurkan aplikasi Satu Data Kesehatan untuk mengintegrasikan berbagai data informasi yang akurat.

Aplikasi Satu Data Kesehatan ini akan membuat tata kelola data kesehatan lebih bagus serta memberikan kontribusi pada tata kelola yang baik dan menuju pembangunan kesehatan berkelanjutan.

Pemanfaatan teknologi untuk memudahkan akses kesehatan semakin terakselerasi di tengah pandemi Covid-19.

Sebab, layanan kesehatan digital membuat masyarakat bisa memenuhi kebutuhan atas kesehatan tanpa perlu keluar rumah.

Layanan telemedicine alias konsultasi kesehatan jarak jauh semakin digemari di tengah pandemi yang membuat ruang gerak terbatas.

Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G. Plate mengatakan kebiasaan baru di bidang kesehatan ini menjadi salah satu indikator kuat bahwa pandemi Covid-19 adalah katalis atau faktor yang mempercepat transformasi digital.

Aplikasi Alodokter pada Mei lalu memberikan layanan kesehatan berupa pendampingan dokter secara daring untuk setiap pasien Covid-19.

Pasien bisa berkonsultasi dengan dokter, dokter spesialis, hingga psikolog melalui aplikasi pesan dan mendapatkan bimbingan medis secara daring untuk mendukung proses pemulihan.

Sementara layanan kesehatan Halodoc bersama Kementerian Komunikasi dan Informatika menghadirkan layanan telemedicine di dalam PeduliLindungi, aplikasi untuk melacak persebaran Covid-19.

Aplikasi PeduliLindungi, yang telah diluncurkan pada bulan Maret 2020, itu memiliki fitur utama untuk memetakan dan memantau pergerakan orang-orang yang pernah dinyatakan positif Covid-19 atau Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dan Orang Dalam Pengawasan (ODP).

Konsultasi jarak jauh melalui telemedicine semakin diminati masyarakat karena lebih praktis tanpa khawatir terpapar virus karena tak perlu bepergian ke luar rumah.

Danu Wicaksana, Managing Director Good Doctor Technology Indonesia, pada September lalu mengatakan ada jumlah konsultasi kesehatan jarak jauh melonjak drastis setelah pandemi.

Pada Maret 2020, kenaikannya hingga sepuluh kali lipat. Angka ini sempat turun pada Juni, lalu meningkat lagi mulai Agustus. Dalam sehari, konsultasi bisa mencapai lebih dari 10.000 pasien se-Indonesia.

Gejala yang ditanyakan bervariasi, mulai dari kesehatan umum hingga khusus seperti kesehatan kulit, anak juga ibu hamil.

Editor: Aprianoor - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Cerita Wagub Kalbar Selama Tiga Pekan Dirawat Akibat Covid-19
Anak Kecil Turut Jadi Relawan Bantu Jemaah

Nasional

Anak Kecil Turut Jadi Relawan Bantu Jemaah

Nasional

Moeldoko Akui Minum Ivermectin yang Diklaim Obat Covid-19
apahabar.com

Nasional

Gambar Dua Gorila DRC Ikut Selfie Viral di Media Sosial
apahabar.com

Nasional

Usai Bertemu Jokowi, AHY Harap Semua Sabar Tunggu Hasil KPU
apahabar.com

Nasional

Hasil Investigasi Kasus Surat Suara Tercoblos di Malaysia Diumumkan Hari Ini
Jokowi

Nasional

Jokowi Bicara Soal 6 Laskar FPI yang Tewas
apahabar.com

Nasional

Penyaluran Khusus ke Nelayan: Pertamina Siapkan 1.114 Tabung di Samarinda
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com