3 Jam Hujan Deras, Ratusan Rumah Warga Desa Miawa Tapin Kebanjiran Kisah Pilu Istri Korban Disambar Buaya di Kotabaru, Harus Rawat 4 Anak, 1 di Antaranya Berusia 6 Bulan Suami Penanambaan, Ibu Terduga Pembunuh 2 Anak di Benawa HST Pernah Kuliah Produksi Migas Kalimantan-Sulawesi Lampaui Target, Kok Bisa? PLTS Tak Berfungsi, Kades Panaan Mengadu ke Dinas ESDM Kalsel

Satu Tahun Jokowi-Ma’ruf, Puluhan Jutaan Keluarga Sudah Terdaftar di Portal Satu Data Kesehatan

- Apahabar.com Selasa, 20 Oktober 2020 - 16:02 WIB

Satu Tahun Jokowi-Ma’ruf, Puluhan Jutaan Keluarga Sudah Terdaftar di Portal Satu Data Kesehatan

Telemedis. Foto-Good Doctor via Antara

apahabar.com, JAKARTA – Dalam satu tahun pemerintahan Jokowi-Ma’ruf Amin, pemerintah telah menyiapkan portal satu data kesehatan berbasis keluarga.

Puluhan juta keluarga telah terdaftar di sana agar ekosistem kesehatan masyarakat menguat.

Dalam laporan tahunan 2020 dari kabinet Joko Widodo-Ma’ruf Amin, disebutkan sudah ada 48,3 juta keluarga yang terdaftar di portal satu data kesehatan. Masyarakat dapat memantau kesehatan dari telepon pintar menggunakan M-Health.

Setiap keluarga mendapatkan notifikasi status kesehatannya dan melalui portal ini, akses keluarga terhadap indikator kesehatan bisa diperoleh dalam genggaman tangan.

Pada September 2019, Kementerian Kesehatan meluncurkan aplikasi Satu Data Kesehatan untuk mengintegrasikan berbagai data informasi yang akurat.

Aplikasi Satu Data Kesehatan ini akan membuat tata kelola data kesehatan lebih bagus serta memberikan kontribusi pada tata kelola yang baik dan menuju pembangunan kesehatan berkelanjutan.

Pemanfaatan teknologi untuk memudahkan akses kesehatan semakin terakselerasi di tengah pandemi Covid-19.

Sebab, layanan kesehatan digital membuat masyarakat bisa memenuhi kebutuhan atas kesehatan tanpa perlu keluar rumah.

Layanan telemedicine alias konsultasi kesehatan jarak jauh semakin digemari di tengah pandemi yang membuat ruang gerak terbatas.

Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G. Plate mengatakan kebiasaan baru di bidang kesehatan ini menjadi salah satu indikator kuat bahwa pandemi Covid-19 adalah katalis atau faktor yang mempercepat transformasi digital.

Aplikasi Alodokter pada Mei lalu memberikan layanan kesehatan berupa pendampingan dokter secara daring untuk setiap pasien Covid-19.

Pasien bisa berkonsultasi dengan dokter, dokter spesialis, hingga psikolog melalui aplikasi pesan dan mendapatkan bimbingan medis secara daring untuk mendukung proses pemulihan.

Sementara layanan kesehatan Halodoc bersama Kementerian Komunikasi dan Informatika menghadirkan layanan telemedicine di dalam PeduliLindungi, aplikasi untuk melacak persebaran Covid-19.

Aplikasi PeduliLindungi, yang telah diluncurkan pada bulan Maret 2020, itu memiliki fitur utama untuk memetakan dan memantau pergerakan orang-orang yang pernah dinyatakan positif Covid-19 atau Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dan Orang Dalam Pengawasan (ODP).

Konsultasi jarak jauh melalui telemedicine semakin diminati masyarakat karena lebih praktis tanpa khawatir terpapar virus karena tak perlu bepergian ke luar rumah.

Danu Wicaksana, Managing Director Good Doctor Technology Indonesia, pada September lalu mengatakan ada jumlah konsultasi kesehatan jarak jauh melonjak drastis setelah pandemi.

Pada Maret 2020, kenaikannya hingga sepuluh kali lipat. Angka ini sempat turun pada Juni, lalu meningkat lagi mulai Agustus. Dalam sehari, konsultasi bisa mencapai lebih dari 10.000 pasien se-Indonesia.

Gejala yang ditanyakan bervariasi, mulai dari kesehatan umum hingga khusus seperti kesehatan kulit, anak juga ibu hamil.

Editor: Aprianoor - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Antisipasi Unjuk Rasa di Istana Merdeka, Hari Ini TransJakarta Hentikan Operasional
apahabar.com

Nasional

Kasus Suap Romi, KPK Periksa Tokoh PPP Jawa Timur Kiai Asep Saifuddin Chalim
apahabar.com

Nasional

Jadi Tersangka Korupsi, Politikus Partai Nasdem Andi Irfan Dititipkan di Rutan KPK
apahabar.com

Nasional

Ketua JMSI Riau Kutuk Penyerangan Satpam dan Perusakan Pagar PWI
apahabar.com

Nasional

Diamankan di Banjarbaru, Terduga Teroris TA Hanya Transit?
apahabar.com

Nasional

Pemerintah Siapkan Rp 400 Triliun untuk Perangi Covid-19
apahabar.com

Nasional

Banjir Jabodetabek, Basarnas Kirim Pasukan SAR ke Jakarta
apahabar.com

Nasional

Kawal New Normal, Polri Siapkan 77.897 Personel
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com