Perbaikan Pipa Bocor di Jalan Ahmad Yani Banjarmasin Rampung, Lapor Jika Air Keruh Lagi! Rumah Ambruk di Banjarmasin, Simak Pengakuan Pemilik Catat, Jadwal Pelantikan ASN Asal Tanbu Jadi Sekdakot Banjarmasin Menakar Langkah Pertamina-Pemprov Basmi Pelangsir BBM Kalsel Tertangkap! Pelaku Penggelapan Minyak Sawit di Banjarbaru, CPO Diganti Air Sungai

SBY ‘Tantang’ Airlangga, Luhut dan BIN Sebut Dalang Kerusuhan Demo Tolak UU Omnibus Law

- Apahabar.com     Selasa, 13 Oktober 2020 - 11:22 WITA

SBY ‘Tantang’ Airlangga, Luhut dan BIN Sebut Dalang Kerusuhan Demo Tolak UU Omnibus Law

SBY. Foto-Kompas

apahabar.com, JAKARTA – Mantan Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) minta Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, serta Badan Intelejen Negara (BIN) menyebut dalang aksi unjuk rasa menolak UU Omnibus Law Cipta Kerja beberapa waktu lalu.

SBY mendesak negara menyebut dalang yang menggerakkan, menunggangi, hingga membiayai aksi unjuk rasa tolak UU Omnibus Law Cipta Kerja yang berakhir ricuh di sejumlah daerah, termasuk Jakarta.

Menurut Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat itu, jika tidak mengungkap siapa dalang kerusuhan, nanti negara dianggap menyebar berita bohong alias hoaks.

“Lebih bagus kalau memang menggerakkan, menunggangi, membiayai itu oleh negara dianggap kejahatan, melanggar hukum, dan hukum harus ditegakkan lebih baik disebutkan. Kalau tidak, nanti dikira negaranya dianggap melakukan hoaks,” kata SBY lewat akun Youtube pribadinya, Senin (12/10/2020).

SBY mengaku tak yakin Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, serta Badan Intelijen Negara (BIN) menuduh dirinya sebagai dalang yang menggerakan, menunggangi, dan membiayai aksi unjuk rasa menolak Omnibus Law Ciptaker tersebut.

“Hubungan saya dengan Airlangga selama ini baik, dengan Luhut juga baik, dengan BIN juga enggak ada masalah. Saya enggak yakin BIN anggap saya sebagai musuh negara,” ujarnya.

Baca Juga : @KetumProdem Terkejut Deklarator KAMI Syahganda Nainggolan Ditangkap Polisi Pukul 04.00 Subuh

Baca Juga : Petinggi KAMI Ditangkap, Status Hukum Syahganda Nainggolan Belum Jelas

Presiden ke-6 RI itu lantas meminta dalang yang diklaim menggerakkan, menunggangi, dan membiayai demonstrasi UU Cipta Kerja ditanya langsung kepada Airlangga, Luhut, dan BIN. Ia meyakini, Airlangga Hartarto, Luhut Binsar Pandjaitan, dan BIN mau mengungkap pihak yang disebut menunggangi aksi pada 8 Oktober 2020 lalu tersebut.

“Saya yakin beliau kalau ditanya pers, oleh rakyat mesti mau menjelaskan. Begitulah etika yang harus dimiliki siapapun yang sedang mengemban amanah memimpin negeri ini,” kata SBY sebagaimana dilansir dari CNNIndonesia.com.

Editor: Tim Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Rekapitulasi Hasil Pemilu Tingkat Nasional Mulai Hari Ini
apahabar.com

Nasional

Kapolda Metro: Kasus Penembakan Jatinegara Ditangani POM TNI
apahabar.com

Nasional

HUT Ke-75 TNI, Danjen Kopassus: Semua Komponen Harus Bersinergi

Nasional

Pidato di KTT G20, Jokowi Ajak Perkuat Arsitektur Kesehatan
apahabar.com

Nasional

WHO: Anak Muda Tidak Kebal Virus Corona

Nasional

Bikin Rekor Lagi, Berapa Target Level Atas Harga Batu Bara Dunia?
apahabar.com

Nasional

Mahfud Diserang Hoaks, Buya Syafii Maarif: Punya Darah Madura Jadi Dia Tegar
apahabar.com

Nasional

Kabar Baik! Puluhan Ribu Lowongan Kerja BUMN Masih Terbuka
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com