Peluncuran Vaksin AS Picu Kenaikan Harga Minyak Cuaca Kalsel Hari Ini, Hujan Berpetir Masih Mengancam PPKM Mikro Saat Ramadan, ASN di Banjarmasin Diminta Lebih Proaktif Tekan Inflasi, Kalsel Atensi Sistem Supply Chain Bahan Pokok Milan Lockdown, Eh Ibrahimovic Tepergok di Restoran

Sederet Strategi H Rusli-Guru Fadhlan Majukan Ekonomi Masyarakat Kabupaten Banjar

- Apahabar.com Minggu, 4 Oktober 2020 - 15:45 WIB

Sederet Strategi H Rusli-Guru Fadhlan Majukan Ekonomi Masyarakat Kabupaten Banjar

Calon bupati Banjar H Rusli memiliki sederet strategi khusus dalam memajukan perekonomian di Kabupaten Banjar. Foto-Istimewa

apahabar.com, BANJARMASIN – Pasangan calon bupati dan wakil bupati H Rusli–KH Fadlan Asy’ari memiliki sederet strategi khusus dalam memajukan perekonomian di Kabupaten Banjar.

Pemberdayaan desa wisata menjadi salah satu program unggulan pasangan calon H. Rusli – KH Fadlan Asy’ari di Kabupaten Banjar.

Dewan Penasehat Tim Koalisi Pemenangan Pasangan H Rusli-Guru Fadlan, Fahrani mengatakan program pemberdayaan desa wisata ini menawarkan empat komponen dalam memajukan desa wisata di Kabupaten Banjar.

1. Pengembangan desa wisata berbasis kearifan lokal

Strategi pemberdayaan desa wisata berbasis kearifan lokal yang mengacu pada potensi fisik dan non fisik yang terdapat pada masing-masing desa yang akan dikembangkan.

Hal ini tentu berkaitan dengan kekhasan masing-masing desa dalam menjual potensinya untuk dijadikan modal dasar sebagai desa wisata.

Dalam hal ini pasangan calon H. Rusli–KH Fadlan Asy’ari mengajak seluruh komponen masyarakat yang ada di dalam desa wisata untuk mengembangkan desa wisata berbasis kearifan lokal.

Hal ini tentu juga akan berpengaruh dalam meningkatkan ekonomi masyarakat di sekitar desa wisata.

2. Pendidikan, pelatihan, pembinaan di kawasan desa wisata
Ramuan penting program unggulan pemberdayaan desa wisata yang ditawarkan pasangan calon H Rusli–KH Fadlan Asy’ari yaitu dalam upaya pengembangan desa wisata yang berkelanjutan.

Sehingga pentingnya pelibatan atau partisipasi masyarakat setempat, pengembangan mutu produk wisata pedesaan, pelatihan, dan pembinaan kelompok masyarakat.

“Peran serta masyarakat menjadi bagian vital yang tidak dapat dilepaskan untuk mendorong akselerasi pembangunan sektor desa wisata,” ucap Politisi Muda PDI Perjuangan ini.

Pentingnya pelatihan dan pembinaan dari tawaran program pemberdayaan desa wisata dari pasangan calon H Rusli–KH Fadlan Asy’ari di kawasan desa wisata tidak lepas untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Terdapat beberapa tujuan dari pelatihan dan pembinaan masyarakat di kawasan desa wisata.

Pertama, memiliki pemahaman secara komprehensif atas konsepsi desa wisata.

Kedua, memiliki pemahaman terkait model pengembangan dalam membangun wisata di desa.

Ketiga, memiliki pemahaman dalam upaya penguatan kelembagaan dan SDM di desa wisata.

Terakhir, memiliki pemahaman atas pemanfaatan dana desa bagi pembangunan desa wisata.

3. Ekonomi kerakyatan

Harapan pasangan calon H Rusli–KH Fadlan Asy’ari, dengan melihat keunikan-keunikan yang ada di desa wisata di Kabupaten Banjar tentu menjadikan desa tersebut lebih dikenal.

“Apalagi di era sekarang masyarakat kita kalau melihat yang unik langsung mendokumentasikan lewat foto, video yang di share ke sosial media, IG, Facebook dan WhatsApp,” cetus Fahrani.

Tentu, ini kesempatan bagi desa wisata untuk menghadirkan keunikan-keunikan tersebut.

Program unggulan pemberdayaan desa wisata dari pasangan calon H. Rusli – KH Fadlan Asy’ari tentu akan melahirkan pengembangan kluster-kluster usaha ekonomi rakyat yang menampilkan produk-produk unggulan di desa wisata yang menjadi bernilai tambah sebagai sentra-sentra kemandirian ekonomi rakyat.

4. Pelibatan peran serta perempuan

Program unggulan pemberdayaan desa wisata dari pasangan calon H. Rusli – KH Fadlan Asy’ari dengan melibatkan peran serta perempuan atau ibu-ibu di desa merupakan bentuk kepedulian pasangan calon H Rusli–KH Fadlan Asy’ari terhadap pemberdayaan perempuan.

Karena perempuan merupakan investasi, aset dan potensi bangsa yang dapat memberikan kontribusi yang sangat besar bagi kehidupan berbangsa dan bernegara sesuai dengan kemampuan serta keahliannya.

Bahkan UU Desa Nomor 6 Tahun 2014 menetapkan asas partisipasi, kesetaraan, dan pemberdayaan.

Ketiga asas tersebut sebagai fondasi pembangunan desa yang inklusif, yang mengakomodasi nilai kesetaraan gender melalui partisipasi dan pemberdayaan perempuan.
Pelibatan peran serta perempuan juga selaras dengan raperda inisiatif dewan tentang pemberdayaan desa wisata Kalimantan selatan.

Niat pasangan calon H Rusli–KH Fadlan Asy’ari dengan melibatkan peran serta perempuan merupakan hal terpenting dalam pengembangan masyarakat (termasuk program desa wisata) terletak pada terealisasikannya pemanfaatan semua sumber yang ada.

“Wanita merupakan sumber daya penting yang seharusnya dimanfaatkan dengan baik dalam kegiatan pengembangan masyarakat, khususnya masyarakat di pedesaan,” pungkasnya. (Adv)

Editor: M Syarif - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

Pilkada

Politik

Pemekaran Gambut Raya Topik Seru Debat Pilkada Banjar, Simak Komentar Paslon
apahabar.com

Politik

Resmi Dideklarasi, Jangkar Kanas Sudah Bentuk Koordinator di 45 Kelurahan Banjarmasin
Pilgub Kalsel

Politik

Hasil Rapat Pleno Sementara Pilgub Kalsel: Minus Banjar dan Kotabaru, H2D Ungguli BirinMu!
apahabar.com

Politik

Pelayanan Publik dan Pembangunan Infrastruktur Sampai ke ‘Buncu’ Jadi Program Ananda-Mushaffa Bagi Warga Pinggiran
apahabar.com

Politik

Mantap ke KPU, Bupati Balangan H Ansharuddin Deklarasi ANIS di Pilbup Balangan 2020
apahabar.com

Politik

Puluhan Ribu Warga akan Hadiri Kampanye Jokowi di Kupang
apahabar.com

Politik

Sapa Warga Sungai Andai, Ibnu-Ariffin Beber Rencana Bangun Jembatan
apahabar.com

Politik

Cerita Petani, Mengenang Traktor Tangan Pemberian Mantan Bupati Tanbu Mardani H Maming
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com