Magrib, Mayat di Jembatan Kayu Tangi Gegerkan Warga Sekolah Tatap Muka di Banjarmasin: Waktu Belajar Dipangkas, Sehari Hanya 5 Jam Sehari Jelang Penutupan, Pendaftar BLT UMKM di Batola Capai 5.000 Orang Pencuri Hp Rosehan Diciduk Polisi, Ini Dalih Tersangka Kronologi Pria Kelumpang Tengah Tewas Disengat Ribuan Lebah

Selama Pandemi, 50 Daerah Ajukan Utang Rp28 Triliun ke Pemerintah Pusat

- Apahabar.com Senin, 12 Oktober 2020 - 08:17 WIB

Selama Pandemi, 50 Daerah Ajukan Utang Rp28 Triliun ke Pemerintah Pusat

Ilustrasi pinjaman. Foto-Net

apahabar.com, JAKARTA – Selama pandemi Covid-19, 50 daerah mengajukan utang ke pemerintah pusat.

Staf Ahli Menteri Keuangan (Menkeu) Bidang Pengeluaran Negara Kunta Wibawa Dasa menyebut total pengajuan pinjaman daro 50 daerah itu mencapai Rp28 triliun.
Namun hingga saat ini, baru ada sekitar 5 daerah yang telah disetujui dan menandatangani perjanjian dengan total pinjaman sebesar Rp8,5 triliun.

“Daerah yang sudah mengusulkan hampir 50-an daerah dengan total usulan Rp28 triliun tapi yang sudah menandatangani ada 5 daerah Rp8,5 triliun,” ujarnya dalam webinar yang digelar Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada, Minggu (11/10).

Kunta menjelaskan, dana tersebut akan disalurkan oleh PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) sebagai pelaksana program pemulihan ekonomi nasional (PEN) untuk pinjaman daerah.

Pinjaman tersebut diberikan kepada daerah dengan bunga nol persen dan pemerintah daerah hanya perlu membayar biaya pengelolaan sebesar 0,185 per tahun dan biaya provisi sebesar 1 persen.

“Harapannya kami bisa melaksanakan sampai akhir tahun sekitar 10,5 triliun yang bisa di share ke daerah selanjutnya akan ditampung di tahun 2021,” jelasnya dikutip apahabar.com dari CNN Indonesia.

Di luar itu PT SMI juga menyalurkan pinjaman dukungan program PEN yang bersumber dari dana perusahaan sebesar Rp5 triliun.

Pinjaman ini diberikan kepada pemerintah daerah dengan suku bunga 5,4 persen. Pemerintah sendiri akan menjamin subsidi 3,5 persen yang berasal dari selisih cost of fund PT SMI sebesar 8,45 persen dengan suku bunga yang diberikan yakni 5,4 persen.

Editor: M Syarif - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Keanggotaan BPJS Kesehatan Diusulkan Jadi Syarat Pelunasan Biaya Haji
apahabar.com

Nasional

Jokowi Minta Dukungan MK Terkait “Omnibus Law”
apahabar.com

Nasional

Terungkap, Pengakuan Pria yang Tinggalkan Istri karena Bayinya Cacat
apahabar.com

Nasional

Kisah Napi Asimilasi Bertaubat, Kini Jualan Kue Lebaran
apahabar.com

Nasional

91 Juta Data Akun Tokopedia Bocor, Simak Kata Pakar Siber
apahabar.com

Nasional

Putra Donald Trump Bidik Bali Kembangkan Resor Super Mewah
apahabar.com

Nasional

Sidang Sengketa Pilpres, TKN Optimistis Patahkan Dalil Prabowo-Sandi
apahabar.com

Nasional

Adik Tertangkap Sabu, Pasha Ungu Cuma Bisa Video Call
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com