Mulai Esok, RS Idaman Banjarbaru Kembali Terima Pasien Baru PPKM Level IV: Banjarmasin Jauh Lebih Boros Ketimbang Banjarbaru Ssttt.. Satu Pembunuh Perawat RSDI Banjarbaru Lolos Penyergapan di Jawa Laut Cerita Relawan Banjar: Pahitnya Daun Sungkai Bisa Menyembuhkan Bantu Pasien Isoman, Menteri Muhadjir Pantau Asman Toga di Banjarmasin Utara

Sengketa Kepemilikan Kampus Achmad Yani, Gugatan Adik Berlanjut di PN Banjarmasin

- Apahabar.com     Kamis, 22 Oktober 2020 - 21:49 WITA

Sengketa Kepemilikan Kampus Achmad Yani, Gugatan Adik Berlanjut di PN Banjarmasin

Dalam sidang ketiga pihak penggugat, Yayasan Achmad Yani menghadirkan mantan Rektor Uvaya, Fauzan sebagai saksi, Kamis (22/10). Foto: Istimewa

apahabar.com, BANJARMASIN – Sidang gugatan kasus sengketa akta pendirian Universitas Achmad Yani Kalimantan Selatan (Uvaya Kalsel) kembali bergulir di Pengadilan Negeri (PN) Banjarmasin, Kamis (22/10).

Sebagai pengingat, gugatan dilayangkan oleh Yayasan Pendidikan Universitas Achmad Yani yang diketuai oleh Zainul Arifin Noor terhadap Yayasan Pendidikan Haji Muhammad Roesli Kalsel.

Yayasan Haji Muhammad Roesli Kalsel diketuai oleh Zainuddin, kakak kandung Zainul Arifin Noor, dan diawaki oleh Hastirullah Fitrah, yang merupakan rektor Uvaya Kalsel saat ini.

Yayasan Pendidikan Haji Muhammad Roesli Kalsel digugat karena diklaim sebagai pihak yang ingin mengambil alih kepengelolaan Uvaya dari naungan Yayasan Achmad Yani.

“Mereka (pihak tergugat) baru berdiri tahun 2020 dan ingin mengambil alih dari Yayasan Achmad Yani. Gugatan ini untuk mengetahui yayasan mana yang diakui secara sah oleh hukum,” ungkap kuasa hukum penggugat, Sabri Noor Herman kepada awak media usai persidangan.

Sidang yang digelar kali ini merupakan yang ketiga dengan tahap pemeriksaan saksi.

Dalam sidang tersebut, pihak penggugat, Yayasan Achmad Yani menghadirkan mantan Rektor Uvaya, Fauzan sebagai saksi.

Fauzan rektor yang diangkat oleh Yayasan Achmad Yani pada 2015 silam dan menjabat selama 6 bulan.

“Saksi kami hadirkan untuk menunjukan bahwa memang benar satu-satunya yayasan yang menaungi Uvaya Kalsel dari tahun 2007 hingga 2019 adalah Yayasan Achmad Yani,” kata Sabri.

Selain itu, Sabri juga menegaskan kalau selama ini, dari 2007 hingga 2019, apabila ada akreditasi kampus dari Lembaga Pendidikan Tinggi (Dikti) atau permohonan program studi, semuanya di bawah pengajuan Yayasan Achmad Yani.

“Bukan dari Yayasan Pendidikan Haji Muhammad Roesli (pihak tergugat),” tegas Sabri

Gugatan juga dilakukan pihak Yayasan Achmad Yani agar masyarakat yang sedang berkuliah atau pernah berkuliah serta para pengajar di Uvaya Kalsel tidak dirugikan.

“Karena kalau tidak ada kepastian, nantinya bisa berakibat terhadap mahasiswa yang lulus, ijazahnya akan tidak diakui oleh negara. Selain itu, ujian atau kelulusan yang bisa ter-pending. Maka dari itu masyarakat perlu mengetahui ini,” ujarnya.

Terpisah, kuasa hukum Yayasan Pendidikan Haji Muhammad Roesli, Ahmad Wahyudi mengatakan, kalau keterangan saksi yang dihadirkan di persidangan tidak sesuai dengan bukti yang mereka kantongi terkait kasus gugatan ini.

“Keterangan saksi tadi banyak tidak sesuai dengan bukti yang kita miliki. Beliau banyak lupa sehingga kami kesulitan dalam mendalami keterangan,” katanya.

Lebih jauh, ia mengatakan, gugatan ini terjadi lantaran perbedaan persepsi saja. Penggugat, menurutnya mendalilkan akta Yayasan Pendidikan Universitas Achmad Yani adalah akta penyesuaian dari yayasan sebelumnya.

“Kita menyatakan akte yang dimiliki penggugat bukan penyesuaian, melainkan pendirian baru yang tidak ada kaitannya dengan yayasan sebelumnya,” jelasnya.

Sementara pemilihan nama Yayasan Pendidikan Haji Muhammad Roesli, kata Wahyudi, mengacu pada UU Nomor 16 Tahun 2001 tentang Yayasan dan dirubah UU Nomor 28 Tahun 2004 tentang Yayasan, serta PP Nomor 2 Tahun 2013 tentang Penyesuaian Pendirian Yayasan.

“Dipilih nama Yayasan H Mohamad Rusli, karena dalam aturannya, nama Yayasan Pendidikan Universitas Ahmad Yani Kalimantan Selatan dipakai oleh pendiri 2007, maka tidak boleh lagi dipakai oleh yayasan lainnya,” paparnya

Editor: Fariz Fadhillah - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Hukum

Oknum Sipir Lapas Banjarbaru Terlibat Narkoba Akan Dipecat!
apahabar.com

Hukum

Fakta Persidangan, Simak Cara Sadis Terdakwa Habisi Nyawa Agnez Mo
judi

Hukum

Diduga Edarkan Judi Togel di Warung Kopi, Pemuda Tabalong Diborgol Polisi
apahabar.com

Hukum

Polsek Candi Laras Utara Tangkap Pengedar Zenit di Sungai Salai
apahabar.com

Hukum

Satu Lagi Artis Positif Narkoba
apahabar.com

Hukum

Diciduk Bawa Sabu di Hotel Sejahtera
apahabar.com

Hukum

Simpan 5 Paket Sabu, Pria di Sungai Miai Ditangkap Polisi
apahabar.com

Hukum

Polisi Masih Selidiki Perampokan Mobil Driver Online
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com