Digeledah KPK, Rumah Bupati HSU Abdul Wahid Jadi Tontonan Warga BREAKING! KPK Geledah Rumah Bupati HSU, Spanduk Panjang Membentang Rumahnya Digeledah KPK, Bupati HSU Abdul Wahid Menghilang Jumlah Kesembuhan Covid-19 di Tanbu Capai 5.593 Pasien KPK Obok-Obok Rumah Bupati HSU, Kapolres Angkat Suara

Senjata Makan Tuan, Nasib Suami Pembakar Istri di Basirih Usai Sekujur Tubuhnya Melepuh

- Apahabar.com     Senin, 19 Oktober 2020 - 14:07 WITA

Senjata Makan Tuan, Nasib Suami Pembakar Istri di Basirih Usai Sekujur Tubuhnya Melepuh

Joni, terduga pelaku pembakaran sejumlah rumah di RT 14, Banyiur Luar, Basirih, Kota Banjarmasin ditangkap sekitar pukul 18.00 tadi. Foto: Istimewa

apahabar.com, BANJARMASIN – Perban membalut sebagian besar tubuh Joni Arsetia. Luka bakar itu didapatinya usai mencoba membakar istrinya sendiri.

Nahas dari upaya itu sedikitnya tiga rumah di Jalan Banyiur Luar RT 14 RW 1, Kelurahan Basirih, ikut ludes terbakar pada Sabtu (17/10) dini hari itu.

Belum lagi mengering lukanya, kini Joni dihadapkan dengan ancaman hukuman 12 tahun sesuai Pasal 187 KUHP.

Beruntung polisi masih bermurah hati. Dengan kondisi tubuh masih dibalut dengan perban, polisi menjamin perawatan Joni.

“Ia sebatang kara, maka kami berkoordinasi dengan Puskesmas setempat untuk merawat luka di tubuh pelaku,” kata Kapolsek Banjarmasin Barat, Kompol Mars Suryo Kartiko melalui Kanit Reskrim, Iptu Yadi Yatullah dalam jumpa pers, Senin (19/10) pagi tadi.

Di Balik Pelarian Suami Coba Bakar Istri di Basirih, Nekat karena Rujuk Ditolak

Siang tadi, di Mapolsek Banjarmasin Barat, terlihat sejumlah petugas Puskesmas Pelambuan datang untuk membantu perawatan luka pelaku.

Kepala Puskesmas Pelambuan, Dokter Taufik mengatakan pelaku mengalami luka bakar yang lumayan parah sehingga mesti dirawat dengan rentang waktu yang cukup lama.

“Pelaku mengalami luka yang luasnya sekitar 30 persen dan derajat luka bakar yakni derajat 3. Artinya luka itu melebih lapisan bawah kulit,” jelas Dokter Taufik.

“Luka ini perawatannya harus rutin, kita cuci luka dan ganti perbannya. Kesembuhannya tak bisa diprediksi, paling mulai 3 minggu, paling lama sampai 6 bulan,” tambahnya.

Oleh sebab itu, Puskesmas Pelambuan akan bergantian dengan Puskesmas Basirih untuk melakukan perawatan luka di tubuh pelaku.

Di Banjarmasin, Joni mengaku tinggal sebatang kara. Ia akan bingung akan tinggal di mana apabila sudah bercerai.

Pelaku pembakar rumah di Jalan Banyiur Luar RT 14 RW 1, Kelurahan Basirih, Banjarmasin Barat, akhirnya berhasil diamankan pihak kepolisian. Foto-Istimewa

 

Motif Pembakaran 

Editor: Fariz Fadhillah - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Tak Berkategori

Jelang Siaran Langsung MotoGP Catalunya 2020, Live Trans7, Dovizioso Fokus Juara, Valentino Rossi?

Tak Berkategori

Ini 10 Oleh-oleh Khas Saat Berkunjung ke Sulawesi Selatan
apahabar.com

Tak Berkategori

Kabar Duka, Jurnalis PDP Corona di Kalteng Tutup Usia

Tak Berkategori

Bahaya Buruk Slot Online Dalam Kehidupan
apahabar.com

Tak Berkategori

MUI Banjar Imbau Masjid Tiadakan Salat Jumat Besok
apahabar.com

Tak Berkategori

Antusias, Warga Banjarmasin Bahagia Bertemu Hj Ananda
apahabar.com

Tak Berkategori

Kasus Covid-19 Meningkat, Tenaga Kontrak Kesehatan di Tabalong Akan Diperpanjang
PDAM Tabalong

Tak Berkategori

Apes..! Oknum PDAM Tabalong Disergap Gegara Sabu-Obat Terlarang
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com