INNALILLAHI, Anggota TNI AL Ditemukan Membusuk di Indekos Banjarmasin Pembunuhan Wakar di Kelayan B Sudah Direncanakan, Pelaku Khilaf karena Luka Lama Debat Ke-2 Pilbup Tanbu: “Wakil Komitmen” HM Rusli Bikin Bingung Alpiya, Mila Karmila Speechless PN Martapura Putuskan Camat Aluh-Aluh Melanggar Netralitas ASN Kembali, Duta Zona Selatan Batola Memenangi Atak Diang

Senjata Makan Tuan, Nasib Suami Pembakar Istri di Basirih Usai Sekujur Tubuhnya Melepuh

- Apahabar.com Senin, 19 Oktober 2020 - 14:07 WIB

Senjata Makan Tuan, Nasib Suami Pembakar Istri di Basirih Usai Sekujur Tubuhnya Melepuh

Joni, terduga pelaku pembakaran sejumlah rumah di RT 14, Banyiur Luar, Basirih, Kota Banjarmasin ditangkap sekitar pukul 18.00 tadi. Foto: Istimewa

apahabar.com, BANJARMASIN – Perban membalut sebagian besar tubuh Joni Arsetia. Luka bakar itu didapatinya usai mencoba membakar istrinya sendiri.

Nahas dari upaya itu sedikitnya tiga rumah di Jalan Banyiur Luar RT 14 RW 1, Kelurahan Basirih, ikut ludes terbakar pada Sabtu (17/10) dini hari itu.

Belum lagi mengering lukanya, kini Joni dihadapkan dengan ancaman hukuman 12 tahun sesuai Pasal 187 KUHP.

Beruntung polisi masih bermurah hati. Dengan kondisi tubuh masih dibalut dengan perban, polisi menjamin perawatan Joni.

“Ia sebatang kara, maka kami berkoordinasi dengan Puskesmas setempat untuk merawat luka di tubuh pelaku,” kata Kapolsek Banjarmasin Barat, Kompol Mars Suryo Kartiko melalui Kanit Reskrim, Iptu Yadi Yatullah dalam jumpa pers, Senin (19/10) pagi tadi.

Di Balik Pelarian Suami Coba Bakar Istri di Basirih, Nekat karena Rujuk Ditolak

Siang tadi, di Mapolsek Banjarmasin Barat, terlihat sejumlah petugas Puskesmas Pelambuan datang untuk membantu perawatan luka pelaku.

Kepala Puskesmas Pelambuan, Dokter Taufik mengatakan pelaku mengalami luka bakar yang lumayan parah sehingga mesti dirawat dengan rentang waktu yang cukup lama.

“Pelaku mengalami luka yang luasnya sekitar 30 persen dan derajat luka bakar yakni derajat 3. Artinya luka itu melebih lapisan bawah kulit,” jelas Dokter Taufik.

“Luka ini perawatannya harus rutin, kita cuci luka dan ganti perbannya. Kesembuhannya tak bisa diprediksi, paling mulai 3 minggu, paling lama sampai 6 bulan,” tambahnya.

Oleh sebab itu, Puskesmas Pelambuan akan bergantian dengan Puskesmas Basirih untuk melakukan perawatan luka di tubuh pelaku.

Di Banjarmasin, Joni mengaku tinggal sebatang kara. Ia akan bingung akan tinggal di mana apabila sudah bercerai.

Pelaku pembakar rumah di Jalan Banyiur Luar RT 14 RW 1, Kelurahan Basirih, Banjarmasin Barat, akhirnya berhasil diamankan pihak kepolisian. Foto-Istimewa

 

Motif Pembakaran 

Editor: Fariz Fadhillah - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Tak Berkategori

BPODT Berharap Bandara Silangit Tambah Penerbangan Internasional
apahabar.com

Tak Berkategori

Kenalkan Potensi Wisata, KNPI Kapuas Susuri Pulau Kupang

Tak Berkategori

Video Detik-detik Mobil Tabrak Gerbang Masjidil Haram Mekkah dengan Kecepatan Tinggi
apahabar.com

Tak Berkategori

Mantap! Dua Bulan Beroperasi, Siwalk Food Court Siring Laut Raup Rp 1 Miliar Lebih
apahabar.com

Tak Berkategori

Plt Wali Kota Banjarbaru, Nih Sosok yang Diisukan Gantikan Darmawan Jaya
apahabar.com

Tak Berkategori

Gubernur Kalteng Ikut Tes Swab Covid-19
Syafruddin H Maming

Tak Berkategori

Paslon Lain Doyan Klaim, Relawan SHM-MAR Desa Baroqah Optimistis Paslon 01 Menang Telak
apahabar.com

Tak Berkategori

Kekurangan APD, Sejumlah Tim Kesehatan Masih Pakai Jas Hujan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com