Mahasiswanya Positif Covid-19, Kampus FISIP ULM Banjarmasin Lockdown Selama Sepekan Larang Anggota Fraksi ke Luar Daerah, Golkar Targetkan Kemenangan BirinMu 70 Persen Sembuh dari Covid-19, Sugianto Hadir di Kampanye Penutup Jelang Pencoblosan, Ratusan Anggota Fraksi Golkar Se-Kalsel Siap Awasi Money Politics Aduuuuuuuuuh ai, Viral Bocah di Tapin Ngamuk-Buang Motor Saat Ditilang Polisi

Seruan Tokoh Tanah Bumbu: Pendukung SHM-MAR Jangan Ikut Sebar Hoaks dan Fitnah

- Apahabar.com Jumat, 23 Oktober 2020 - 12:02 WIB

Seruan Tokoh Tanah Bumbu: Pendukung SHM-MAR Jangan Ikut Sebar Hoaks dan Fitnah

Tokoh masyarakat Tanah Bumbu Burhansyah mengingatkan para pendukung pasangan calon nomor 1 Syafruddin H Maming-M Alpiya Rakhman untuk tidak ikut-ikutan melancarkan kampanye hitam. Foto: Istimewa

apahabar.com, BATULICIN – Tokoh masyarakat Tanah Bumbu Burhansyah mengingatkan para pendukung pasangan calon nomor 1 Syafruddin H Maming-M Alpiya Rakhman untuk tidak ikut-ikutan melancarkan kampanye hitam.

“Para pendukung paslon nomor 1, jangan ikut-ikutan sebar fitnah dan hoaks atau berita bohong. Kita harus tetap santun dan memberikan pendidikan politik yang baik untuk masyarakat Tanah Bumbu,” tegas Burhansyah saat menjadi juru kampanye di hadapan warga Desa Rejo Sari, Kecamatan Mentewe, Kabupaten Tanah Bumbu, Kalsel, Jumat (23/10).

Burhansyah juga mengingatkan agar warga Tanah Bumbu tidak takut terhadap intimidasi yang dilakukan oknum tertentu agar memilih paslon tertentu.

“Pilkada adalah pesta demokrasi dari rakyat, oleh rakyat dan untuk rakyat. Pilkada itu luber, langsung bebas dan rahasia. Jadi jangan takut,” tegas Burhansyah.

“Warga harus bisa menilai kalau belum jadi pemimpin saja sudah main intimidasi pada rakyatnya, bayangkan jika terpilih menjadi kepala daerah, rakyat akan tambah sengsara,” sambung salah satu Panitia Penuntut terbentuknya Kabupaten Tanah Bumbu ini.

Burhansyah ingin agar warga Tanah Bumbu memilih paslon sesuai dengan hati nurani mereka. Dan memilih karena program yang ditawarkannya apakah sesuai dengan keinginan rakyat bukan karena ancaman.

Kampanye hitam membuat tensi politik di Pilkada yang memasuki masa kampanye berpotensi memanas.

Di Tanah Bumbu, sejumlah pihak mulai melancarkan serangan dengan mengembuskan isu-isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.

Isu tersebut mencakup penghapusan majelis taklim, calon bayangan, hingga tak berpengalaman di bidang pemerintahan.

Soal majelis taklim, Syafruddin H Maming (SHM) sudah menegaskan selama ini Yayasan 69 yang dipimpinnya rutin melaksanakan Tabligh Akbar dan Haul Akbar dengan dihadiri ribuan jamaah.

“Ini sebagai bukti bahwa kami bukan tipe orang yang alergi terhadap majelis taklim, bahkan semua guru agama dan ulama mendapat perhatian khusus dari yayasan untuk membantu kegiatan keagamaan di pondok pesantren ataupun majelis talim,” jelasnya saat bersilaturahmi dengan warga di Desa Kampung Baru, baru tadi.

Secara khusus Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian sudah mewanti-wanti pasangan calon untuk tidak melancarkan black campaign selama berkampanye.

“Kampanye hitam, yang berisi kebohongan, itu tidak boleh. Itu adalah pidana,” ujar eks kapolri ini, dilansir Detik.com, akhir bulan kemarin.

Tito juga meminta setiap aparat memiliki liaison officer atau LO yang berasal dari penegak hukum di tiap-tiap paslon.

LO tersebut nantinya akan mengawasi adanya kampanye hitam dan pelanggaran-pelanggaran hukum lainnya.

Di Pilbup Tanah Bumbu, SHM mantap menggandeng Alpiya Rakhman. Duet milenial ini bersaing dengan dua paslon lain, yakni Zairullah-HM Rusli, dan Mila Karmila-Zainal Arifin.

Jika Alpiya mantan wakil ketua DPRD Tanah Bumbu, Cuncung sendiri merupakan mantan anggota DPR RI di Komisi VII, sekaligus anggota DPRD Kalsel dua periode.

Banyak yang bilang kontestasi Pilkada Tanbu 2020 kali ini akan didominasi oleh pertarungan antar-dua trah atau keluarga.

SHM-MAR duet milenial ini anak dan cucu pambakal tuha atau sebutan bagi tokoh kepala desa yang dihormati. Sementara paslon independen Mila Karmila-Zainal Arifin dinilai kurang mendominasi dalam Pilkada 2020.

Dalam Pilkada kali ini, Cuncung bakal beradu kuat dengan Zairullah Azhar, mantan bupati Tanah Bumbu periode 2005-2010.

Urung mencalonkan diri di Kotabaru, Zairullah kembali ke Tanah Bumbu dengan menggandeng HM Rusli yang berlatar birokrat. Rusli kakak kandung daripada Andi Syamsudin Arsyad atau Haji Isam, pendiri Johnlin Group. (Adv)

Polling Pilkada 2020
Editor: Fariz Fadhillah - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Politik

Pilbup Tanah Bumbu 2020, Cuncung-Alpi Fokus Lanjutkan Program Mardani H Maming
apahabar.com

Politik

Pilkada Banjar, Duo Birokrat Ini Klaim Maju Atas Perintah Ulama
apahabar.com

Politik

Profil Ansharuddin, Sosok Anak Seorang Petani Asli Balangan
apahabar.com

Politik

Terobosan H. Rusli – Guru Fadhlan di Tengah Pandemi: Dirikan Posko Pemenangan di Desa-desa
apahabar.com

Politik

Melihat Sosok Pengganti Ananda-Mushaffa di Dewan Kota Banjarmasin
apahabar.com

Politik

ANIS Berkomitmen Patuhi Protokol Kesehatan
apahabar.com

Politik

Beri Semangat Korban Kebakaran Basirih, Hj Ananda Siap Perjuangkan Nasib Ibu dan Perempuan
apahabar.com

Politik

KPU Nyatakan Berkas Bupati Ansharuddin Komplit, ANIS Siap Menangi Pilbup Balangan 2020
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com