Resmi! Paman Birin Sandang Gelar Doktor Kehormatan dari ULM Sosok Promotor Pemberian Gelar Doktor Kehormatan Paman Birin Bukan Orang Sembarangan Tempo Dua Bulan, Polres Tala Ungkap Puluhan Tersangka Kasus Narkoba Kebakaran di Pampanan, INAFIS Polres Tabalong Turun Tangan Kios di Tapin Terbakar, Satu Orang Jadi Korban

Setahun Jokowi-Ma’ruf, Sigap Antisipasi Covid-19

- Apahabar.com     Selasa, 20 Oktober 2020 - 15:33 WITA

Setahun Jokowi-Ma’ruf, Sigap Antisipasi Covid-19

Presiden RI, Joko Widodo. Foto-Antara

apahabar.com, JAKARTA – Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Ma’ruf Amin dinilai cepat dan sigap mengantisipasi kemungkinan terburuk Covid-19.
Sebagaimana dikutip dari “Buku Laporan Tahunan 2020, Peringatan Setahun Jokowi-Ma’ruf: Bangkit Untuk Indonesia Maju” di Jakarta, Selasa (20/10).

Sejak awal, laporan kemunculan kluster pneumonia di kota Wuhan di China pada akhir 2019, pemerintah Indonesia sudah mulai waspada mengingat banyak warga negara Indonesia (WNI) yang berada di sana. Kluster pneumonia itu adalah penyakit yang disebabkan virus corona SARS-CoV-2 yang kini dikenal sebagai Covid-19.

Langkah antisipasi kemudian dilakukan dengan cepat untuk memulangkan WNI yang berada di provinsi Hubei sebagai episentrum kemunculan Covid-19. Mereka kemudian dikarantina di Kepulauan Natuna, Kepulauan Riau selama dua pekan.

Tidak lama berselang, pada 2 Maret 2020 muncul kasus pertama di Indonesia. Saat itu, pemerintah langsung membentuk Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 yang dipimpin Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 7 Tahun 2020.

Selain membentuk Gugus Tugas, Presiden Joko Widodo juga pada akhir Maret menandatangani Peraturan Pemerintah Nomor 21 Tahun 2020 yang mengatur pembatasan sosial berskala besar (PSBB) sebagai respons terhadap Covid-19. Daerah Khusus Ibu kota Jakarta kemudian menjadi provinsi pertama yang menerapkan pembatasan mobilitas dan penerapan protokol kesehatan tersebut.

Pada 13 April 2020, Presiden mengumumkan pandemi Covid-19 sebagai bencana nasional lewat Keputusan Presiden (Keppres) Republik Indonesia Nomor 12 Tahun 2020 tentang Penetapan Bencana Non-Alam Penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) Sebagai Bencana Nasional.

Dari situ pemerintah langsung bergerak mengantisipasi kemungkinan terburuk. Kampanye protokol kesehatan digalakkan sampai ke tingkat akar rumput. Setiap hari Gugus Tugas, yang kini sudah menjadi Satuan Tugas Penanganan Covid-19, melaksanakan diskusi virtual untuk mendukung upaya pencegahan infeksi Covid-19.

Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyaki (P2P) Kementerian Kesehatan, Achmad Yurianto, yang ditunjuk menjadi juru bicara Gugus Tugas Covid-19, juga menghiasi berbagai media untuk mengingatkan masyarakat melakukan 3M yaitu mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak.

Pemerintah juga berusaha memberikan dukungan optimal kepada tenaga kesehatan sebagai garda terakhir penanganan Covid-19.

Persoalan kekurangan alat pelindung diri (APD) di awal pandemi langsung ditangani dengan pemerintah pusat yang mendistribusikan ke daerah-daerah yang membutuhkan. Selain itu, industri domestik juga didorong memproduksi APD 16.000 per hari untuk mendukung ketersediaan APD di Indonesia.

Pemerintah juga menyiapkan ketersediaan alat tes baik untuk tes cepat (rapid test) maupun tes usap PCR. Pelacakan juga dilakukan untuk mencegah penyebaran infeksi lebih lanjut.

Tidak hanya pemerintah, masyarakat di berbagai lapisan juga bergerak untuk membantu penanganan pandemi yang membuat banyak tenaga kesehatan harus bertaruh nyawa, dengan banyak yang menjadi martir dalam perang melawan Covid-19.

Kisah para martir memantik warga bergerak dan melakukan apa saja untuk mencegah dan melemahkan Covid-19 agar tidak mematikan semangat sebuah bangsa. Solidaritas tanpa batas di seluruh nusantara ini menegaskan bahwa kekuatan menghadapi wabah tak bisa disandarkan pada pemerintah saja, tapi perlu campur tangan semua pihak, seperti yang dikutip dalam buku itu.

Editor: Muhammad Bulkini - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Tewas Disambar Kereta Api

Nasional

Tragis, Seorang Wanita Tewas Disambar Kereta Api Saat Selfi di Rel
Bupati Kolaka Timur

Nasional

Usai Diperiksa KPK di Polda Sultra, Bupati Kolaka Timur Diterbangkan ke Jakarta

Nasional

Isu Potensi Gempa Megathrust, Warga Diminta Tingkatkan Literasi Agar Tidak Kagetan
KPU

Nasional

KPU: Terdapat 123 Permohonan Perselisihan Hasil Pilkada Serentak 2020
apahabar.com

Nasional

Ratusan TKI Dideportasi ke Kaltara 2 Hari Berturut-turut
apahabar.com

Nasional

Tahu Istrinya Selingkuh di Kamar Mandi, Suami Bacok Istri
apahabar.com

Nasional

Peringati Maulid Nabi, Wapres Ma’ruf: Teladani Sifat Rasulullah SAW di Era Disrupsi

Nasional

Ketum NasDem Positif Covid-19, Begini Kondisi Surya Paloh Sekarang
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com