Polisi Dalami Kaburnya Habib Rizieq dari Rumah Sakit Ummi Nekat Menjambret Wanita di Siang Bolong, Pemuda Kotabaru Diringkus Tim Macan Bamega Sadis! Begal Mobil Carteran di Pelaihari Buang Jasad Korban ke Hutan Sawit BREAKING NEWS Legenda Barito Putera Yusuf Luluporo Meninggal Dunia di Usia 47 Tahun Geledah Kantor Kementerian Kelautan dan Perikanan, KPK Amankan Uang dan Dokumen

Setelah Pensiun, Begini Kondisi Anggota Polres Batola Penyedia Bubur Gratis

- Apahabar.com Jumat, 2 Oktober 2020 - 17:22 WIB

Setelah Pensiun, Begini Kondisi Anggota Polres Batola Penyedia Bubur Gratis

Dalam tiga pekan terakhir, Hadrian Noor kembali menggelar berbagi bubur ayam gratis setiap Jumat pagi di Marabahan. Foto: apahabar.com/Bastian Alkaf

apahabar.com, MARABAHAN – Masih ingat dengan Hadrian Noor, anggota Polres Barito Kuala yang kerap berbagi bubur ayam gratis?

Menggunakan dana sendiri, Hadrian membagikan bubur ayam gratis kepada warga Marabahan setiap Jumat pagi.

Kegiatan yang dimulai sejak awal September 2019 itu dipusatkan di sebuah warung sederhana di perempatan Jalan Ahmad Yani dan Gusti Moh Seman Marabahan, tepatnya di samping Primkoppol Polres Batola.

Aksi sosial Hadrian dan keluarga cukup menarik perhatian warga, karena tidak jarang mantan Kapolsek Kuripan tersebut masih menggunakan pakaian lengkap polisi untuk melayani warga.

Tidak hanya warga sipil, Hadrian tak sungkan menyajikan bubur ayam kepada anggota Polres Batola yang lain, sekalipun berpangkat lebih rendah.

Sementara sang istri, Wahidah, merupakan aktor di balik bermangkuk-mangkuk bubur yang disajikan. Kendati disibukkan dengan usaha katering dan warung makan, Wahidah sendiri yang memasak bubur itu.

Lantas seiring kedatangan pandemi Covid-19 di Batola, aksi sosial Hadrian ikut terhenti. Tidak terlihat lagi pembagian bubur ayam gratis di perempatan jalan.

apahabar.com

Hadrian Noor menerima cinderamata dari Kapolres Barito Kuala dalam upacara pelepasan yang berlangsung 9 Maret 2020 di halaman Polres Batola. Foto: Humas Polres Batola

Di sisi lain, Hadrian yang sudah bertugas selama 35 tahun di Batola, resmi pensiun sejak 9 Maret 2020 dengan pangkat Ajun Komisaris Polisi (AKP).

Cukup lama tidak terlihat aksi sosial serupa di Marabahan. Sampai akhirnya terdapat warga lain yang juga membagikan bubur ayam gratis sejak akhir September 2020.

Ternyata warga tersebut tidak lain tidak bukan adalah Hadrian. Bedanya pria berusia 58 tahun tersebut tak lagi mengenakan seragam polisi. Penampilan Hadrian juga berbeda, karena memutuskan memelihara jenggot.

“Sudah tiga pekan terakhir, kami membuka lagi aksi berbagi bubur ayam gratis. Ketika pertama kali buka, ternyata banyak warga yang pangling dengan saya. Apalagi sekarang saya pakai masker,” ungkap Hadrian, Jumat (2/10).

Pembagian bubur ayam gratis itu dilakukan di halaman depan warung makan yang dikelola sang istri, tepatnya berada di Jalan Bahaudin Musa Marabahan.

“Mungkin karena baru buka, banyak warga yang belum mengetahui. Kalau sebelumnya bubur sudah habis sekitar pukul 09.00, sekarang bisa sampai pukul 10.00 lebih,” beber Hadrian.

“Sama seperti dulu, beberapa warga masih segan singgah karena dikira bubur gratis ini hanya untuk warga tidak mampu,” beber Hadrian.

Selain menunggu kedatangan warga, Hadrian juga membagikan bubur ayam itu kepada warga sekitar, terutama pegawai pencucian motor dan mobil di samping warung.

Kemudian sembari berbelanja, Wahidah juga membawa beberapa bungkus untuk dibagikan kepada pedagang di pasar.

Kendati sudah berbeda profesi dan tempat, motivasi Hadrian dalam aksi sosial membagikan bubur gratis tidak berubah.

“Saya bersyukur sekali masih bisa berbagi. Terlebih target saya ketika pensiun adalah selalu dalam kondisi sehat, dipanjangkan usia, tak terlibat kasus apapun dan masih bisa memberi manfaat,” tegas Hadrian.

“Kami tak pernah merasa rugi materi, sekalipun sudah pensiun dan bergantung dari keuntungan di warung. Lagipula sedekah kami cuma bubur ayam, itupun seminggu sekali,” sambungnya.

Hadrian sendiri mengaku dapat menikmati masa-masa pensiun, “Saya merasa lebih sehat, terutama karena tidur malam tepat waktu. Kemudian bolak-balik dari halaman warung ke dapur, juga menjadi aktivitas fisik yang memadai,” cerita Hadrian.

“Dulu semasa masih bertugas, tidur kerap menjelang subuh. Ponsel pun baru dapat dinonaktifkan setelah pukul 03.00, karena sewaktu-waktu bisa ditelepon atasan maupun anak buah untuk mengabari kejadian atau hal lain,” tandasnya.

Terinspirasi Youtube, Kapolsek Kuripan Berbagi Bubur Ayam Gratis

Editor: Puja Mandela - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Batola

Sudah Pilih Lokasi, Peserta Seleksi CPNS Batola Tinggal Tunggu Jadwal
apahabar.com

Batola

Kasus Aktif Covid-19 Menurun, Batola Tutup Karantina Mess KTM
apahabar.com

Batola

Ikut Berduka, Noormiliyani Juga Mendoakan Ketabahan Istri Walikota Banjarbaru
apahabar.com

Batola

Belum Tentu Ramai, PKL Relokasi Handil Bakti Minta Keringanan Retribusi
apahabar.com

Batola

Senangnya Fadillah Menerima Kursi Roda dari Bupati Batola
apahabar.com

Batola

Hadapi Potensi Bencana Banjir, Begini Kesiapan Barito Kuala
apahabar.com

Batola

Terkait Penurunan Harga Jeruk di Batola, Begini Penjelasan Dinas Pertanian
apahabar.com

Batola

Sah, Jumlah DPT Pilgub Kalsel di Barito Kuala 220.006 Orang
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com