“Ritual Panggil Datu”, Siswa Hilang di Sungai Martapura Disebut Terjebak Detik-Detik Pembunuhan Brutal di Gambah HST, Korban Asyik Cabut Uban Mapolsek BAS HST Gempar! ODGJ Bawa Balok Ngamuk-Kejar Petugas Siap-Siap! Hasnur Mau Lepas Saham Perusahaan Kapalnya ke Publik Sodorkan 28 Alat Bukti, Korban Banjir Kalsel Mau Gotong Kulkas Rusak ke Pengadilan

Siap-Siap Cek ATM, Subsidi Gaji Rp 1,2 Juta Cair Lagi

- Apahabar.com     Rabu, 21 Oktober 2020 - 21:55 WITA

Siap-Siap Cek ATM, Subsidi Gaji Rp 1,2 Juta Cair Lagi

Pemerintah menargetkan pencairan berikutnya pada awal pekan November, hingga akhir Desember mendatang. Foto ilustrasi: Tribun Timur

apahabar.com, JAKARTA – Subsidi gaji gelombang kedua senilai Rp1,2 juta dipastikan bakal cair lagi.

Pemerintah menargetkan pencairan berikutnya pada awal pekan November, hingga akhir Desember mendatang.

Namun begitu pencairan gelombang II akan menunggu pencairan sisa gelombang pertama selesai.

“Untuk pengetahuan teman-teman masih ada sebagian yang akan disalurkan sampai akhir Oktober, tapi itu tetap merupakan wave pertama atau gelombang pertama dari program subsidi gaji atau subsidi upah ini,” kata Ketua Satgas Pemulihan dan Transformasi Ekonomi Nasional Komite PCPEN Budi Gunadi Sadikin saat konferensi pers secara virtual, Rabu (21/10), dilansir CNBC Indonesia.

Menaker Ida Fauziah mengatakan sudah ada 12,1 juta rekening pekerja menerima penyaluran. Mereka adalah yang memiliki penghasilan kurang dari Rp5 juta.

“Artinya sudah 98 persen. Insyaallah mudah-mudahan sebelum November kita bisa transfer subsidi untuk bulan November, dan Desember,” ujarnya dilansir Kompas. com.

Keseluruhan, anggaran gaji subsidi mencapai Rp37,7 tiriliun. Ditargetkan bagi 15,7 juta pekerja yang terdaftar BPJS Ketenagakerjaan per 30 Juni 2020.

Pencariannya dibagi menjadi 5 gelombang. Namun dilaporkan masih ada sekitar 150 ribuan peserta yang belum menerima.

Ada sederet faktor masih adanya pekerja yang belum menerima subsidi bantuan pemerintah.

Pertama, nomor rekening pekerja yang tak sama, nomor induk kependudukan bermasalah, dan nomor rekening tak valid.

Hingga batas waktu yang ditentukan, BPJS Ketenagakerjaan hanya menerima 12.272.731 data pekerja.

Nantinya sisa anggaran tersebut akan dikembalikan ke bendahara negara. Dan rencananya akan disalurkan untuk subsidi gaji/upah bagi guru honorer, dan tenaga pendidik, baik di lingkup Kemendikbud maupun Kemenag.

Budi memastikan untuk peserta yang belum menerima akan tetap diberikan hingga akhir Oktober tahun ini.

Perlu diketahui, rincian penyaluran subsidi gaji termin pertama adalah sebagai berikut:

1. Tahap 1 telah dicairkan kepada 2.485.687 penerima dari target penerima sebanyak 2.500.000 orang. Dana yang disalurkan Rp2,98 triliun dari total anggaran termin pertama sebesar Rp3 triliun

2. Tahap 2, telah dicairkan kepada 2.981.531 penerima dari target penerima sebanyak 3.000.000 orang. Dana yang disalurkan Rp3,58 triliun dari total anggaran termin pertama sebesar Rp3,6 triliun

3. Tahap 3, telah dicairkan kepada 3.476.120 penerima dari target penerima sebanyak 3.500.000 orang. Dana yang disalurkan Rp4,17 triliun dari total anggaran termin pertama sebesar Rp4,2 triliun

4. Tahap 4, telah dicairkan kepada 2.620.665 penerima dari target penerima sebanyak 2.785.308 orang. Dana yang disalurkan Rp3,14 triliun dari total anggaran termin pertama sebesar Rp3,3 triliun

5. Tahap 5, telah dicairkan kepada 602.468 penerima dari target penerima sebanyak 618.588 orang. Dana yang disalurkan Rp723 miliar dari total anggaran termin pertama sebesar Rp742 miliar

Editor: Fariz Fadhillah - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Update 8 April: 1.939 Orang MD akibat Corona di Amerika

Nasional

Update 8 April: 1.939 Orang MD akibat Corona di Amerika
Mandi bareng aliran Hakekok. Foto-Indeksnewsbanten

Nasional

Ada Ritual Mandi Bersama Tanpa Busana, Kemenag Selidiki Aliran Hakekok
apahabar.com

Nasional

Garut Digoncang Gempa 4,1 Magnitudo Siang Ini
apahabar.com

Nasional

Nah, RSPON Terima 350 Pasien Stroke Tiap Hari!
apahabar.com

Nasional

Jadi Calo Ujian Kepangkatan Pegawai, Kejari OTT Oknum BKD Kalteng
apahabar.com

Nasional

Pembukaan Perbatasan Australia Saat Covid-19 Picu Perdebatan
Syekh Ali

Nasional

Bukan di Lombok, Syekh Ali Jaber akan Dimakamkan di Daarul Quran
apahabar.com

Nasional

KH Ma’ruf Amin Apresiasi Standardisasi Dai MUI
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com