Usai Beasiswa 1000 Doktor, SHM Bakal Cetak Ribuan Sarjana Baru di Tanah Bumbu Sederet Prestasi Niha, Hafizah Cilik Kotabaru dari MTQ Tingkat Kabupaten hingga Provinsi Polisi Anulir Pernyataan Status Tersangka Dua Mahasiswa Kalsel 2 Mahasiswa Tersangka, Rektor ULM Pasang Badan, Ada Dugaan Miskomunikasi di Kepolisian Paula Verhoeven Hamil, Kiano Bakal Punya Adik, Baim Wong Ingin Mak Beti Ucapkan Selamat ke Sang Istri

Simak Cara Memilih Saham di Masa Covid-19

- Apahabar.com Rabu, 7 Oktober 2020 - 13:23 WIB

Simak Cara Memilih Saham di Masa Covid-19

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) juga belum kembali ke posisi seperti tahun lalu sebelum Covid-19. Foto-Shutterstock

apahabar.com, JAKARTA – Masih pandemi. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) juga belum kembali ke posisi seperti tahun lalu sebelum Covid-19.

Namun, di setiap situasi, investor dapat terus mencari strategi untuk berinvestasi. Saat harga saham masih rendah seperti sekarang, dapat menjadi waktu bagi investor untuk membeli.

Saham yang mengalami potensi kerugian sejak awal tahun bisa menjadi simpanan untuk jangka panjang. Di mana, yang bisa direalisasikan menjadi keuntungan di depan ketika IHSG kembali ke posisi sebelum pandemi.

Saham-saham apa yang bisa dibeli investor saat ini?

Seperti yang disampaikan oleh sejumlah pengelola keuangan, mulailah dengan saham-saham blue chip yang risikonya relatif lebih kecil. Saham blue chip juga merupakan saham perusahaan-perusahaan dengan kinerja yang baik.

Sehingga, walaupun emiten blue chip ini terdampak pandemi, akan lebih cepat mengalami recovery. Tentunya sektor usaha ikut mempengaruhi saham mana yang lebih dahulu mengalamirecovery.

Dilansir apahabar.com dari Okezone, Blue chip bisa diartikan sebagai saham lapis satu atau saham dari perusahaan besar yang kinerja keuangannya stabil. Istilah blue chip berasal dari permainan kartu poker.

Saat bermain poker, ada tiga keping koin (chip), yaitu yang berwarna merah, putih, dan biru. Yang warna biru nilainya paling besar di antara yang lain.Sehingga, sahambluechip merupakan saham dari perusahaan besar yang kinerja keuangan, termasuk labanya, relatifstabil.

Besar dan stabil itu dilihat dari besarnya modal dan aset perusahaan, serta kapitalisasi pasarnya.

Kapitalisasi pasar adalah harga saham perusahaan yang tercantum di bursa, dikalikan dengan jumlah lembar saham yang beredar di pasar.Ada banyak pandangan terkait pengkategorian besar kecilnya kapitalisasi pasar.

Salah satunya, kapitalisasi pasar yang besar ada dikategorikan pada kisaran Rp10 triliun ke atas.Sedangkan, jika kapitalisasinya antara Rp500 miliar hingga Rp10 triliun, maka sahamnya dikategorikan sebagai saham lapis dua, dan untuk Rp500 miliar ke bawah, disebut saham lapis ketiga.

Bicara soal keunggulannya, meski terlihat kuat, bukan berarti blue chip pasti untung. Saham-saham yang ada di lapis kedua dan lapis ketiga juga memiliki potensi keuntungan. Namun, secara risiko, blue chip bisa dikatakan relatif lebih aman dari yang lain.

Sebab, risiko fluktuasi nilainya lebih rendah ketimbang saham lapis dua dan tiga. Saham lapis dua atau tiga harganya cenderung lebih murah, dan terkadang ada masa-masa di mana valuasi saham lapis dua meningkat signifikan.

Harga saham blue chip per lembar sahamnya relatif lebih tinggi dibanding saham-saham di lapis kedua dan ketiga. Untuk itu, modal yang dibutuhkan untuk berinvestasi di saham blue chip juga relatif lebih tinggi.

Oleh sebab itu, disaat ini ketika harga-harga saham sedang turun, investor memiliki kesempatan untuk mengoleksi saham-saham blue chipdengan harga lebih terjangkau.

Saham blue chip juga umumnya sudah lama tercatat di bursa. Faktor jangka waktu bisa membuat sebuah perusahaan mengalami peningkatan laba dan perkembangan yang signifikan. Tetapi, tidak semua saham yang sudah lama tercatat di bursa ujug-ujug menjadi saham blue chip.

Editor: M Syarif - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Ekbis

Lima Provinsi dengan Suku Bunga KPR Tertinggi
apahabar.com

Ekbis

Raup Belasan Juta dari Perpaduan Jeans dan Kain Etnik Kalimantan
apahabar.com

Ekbis

Pertamina akan Bangun Empat Pabrik Dimethyl Ether
apahabar.com

Ekbis

Pak Pos Sering Tersesat, DPMPTSP Banjarmasin Merugi
apahabar.com

Ekbis

Pasar Cermati Perkembangan Pasca Donald Trump Positif Covid-19, Harga Emas Cenderung Flat
apahabar.com

Ekbis

Antisipasi Ekonomi Global, Apindo: Perlu Penyelarasan Regulasi
apahabar.com

Ekbis

Kembangkan UMKM di Kotabaru, Kadin Gandeng Jamrkrindo Syariah
apahabar.com

Ekbis

Indonesia-Australia Seirama Perkuat Transportasi Udara
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com