Demi Aliran Sungai, Pos Polisi di Jalan Veteran Banjarmasin Dibongkar Lewat Udara, Paman Birin Salurkan Bantuan Korban Banjir dari Jokowi Pekan Ini, Rupiah Berpeluang Tembus Rp 14.000 Dini Hari, Merapi Kembali Luncurkan Awan Panas Sejauh 1,8 Km Kanada Bakal Cabut Larangan Terbang Boeing 737 Max

Stimulus AS Pupus, Wall Street Berakhir Turun

- Apahabar.com Kamis, 15 Oktober 2020 - 11:29 WIB

Stimulus AS Pupus, Wall Street Berakhir Turun

Ilustrasi - Pialang sedang bekerja di lantai Bursa Efek New York, Wall Street, Amerika Serikat. Foto: Reuters via Antara

apahabar.com, JAKARTA – Investor tampak kecewa dengan perkembangan terbaru stimulus fiskal di Amerika Serikat (AS).

Menteri Keuangan AS Steven Mnuchin mengisyaratkan harapan jika kesepakatan paket stimulus diwujudkan sebelum pemilihan presiden, November mendatang, kemungkinan pupus.

Wall Street lebih rendah pada akhir perdagangan Kamis (15/10) dipimpin penurunan saham Amazon dan Microsoft, ketika para investor kehilangan harapan dari stimulus fiskal AS.

Indeks Dow Jones Industrial Average merosot 165,81 poin atau 0,58 persen, menjadi ditutup pada 28.514,00 poin.

Indeks S&P 500 turun 23,26 poin atau 0,66 persen, menjadi berakhir di 3.488,67 poin dan Indeks Komposit Nasdaq ditutup anjlok 95,17 poin atau 0,80 persen, menjadi 11.768,73 poin.

Komentar suram dari Menteri Mnuchin bahwa kesepakatan kemungkinan tidak akan dibuat sebelum pemungutan suara, ditambahkan ke sentimen rapuh menyusul laporan laba kuartalan beragam dari para pemberi pinjaman utama Wall Street.

“Pada saat ini menyelesaikan sesuatu sebelum pemilihan dan melaksanakannya akan sulit, hanya mengingat di mana kami berada dan tingkat detailnya, tetapi kami akan mencoba untuk terus mengatasi masalah ini,” kata Mnuchin dalam sebuah konferensi yang disponsori oleh Milken Institute, seperti dilansir Antara.

Saham-saham AS telah menguat dalam beberapa sesi baru-baru ini di tengah optimisme bahwa pemerintah akan memberikan stimulus baru untuk mengurangi kerusakan yang disebabkan oleh pandemi virus Corona.

“Optimisme berkembang pesat seperti roket minggu lalu dan sekarang optimisme mulai turun kembali,” kata Kepala Perdagangan dan Penelitian Harvest Volatility Management, Mike Zigmont, di New York.

“Saya pikir stimulus sebagai peristiwa makro besar sudah dimasukkan ke dalam harga saham. Ini hanya pertanyaan tentang kapan detailnya muncul dan kapan stimulus mulai berlaku.”

Saham Amazon jatuh 2,3 persen dan Microsoft kehilangan 0,9 persen, keduanya membebani pasar lebih banyak daripada saham-saham lainnya di S&P 500.

Bank of America anjlok 5,3 persen dan Wells Fargo merosot 6,0 persen setelah hasil kuartalan mereka mengecewakan. Ini membuat indeks bank S&P 500 melorot 2,4 persen.

Musim laporan laba kuartal ketiga sedang berlangsung, dengan tanda-tanda perbaikan keseluruhan dalam ekspektasi tentang seberapa parah perusahaan-perusahaan AS telah dirugikan oleh pandemi.

Analis memperkirakan laba anjlok 19 persen dari tahun sebelumnya, menurut data IBES Refinitiv, versus perkiraan penurunan 25 persen pada 1 Juli.

“Pasar juga mulai mencerna prospek kemenangan Demokrat,” kata ahli strategi dan manajer dana.

Sementara banyak investor memandang kandidat Demokrat Joe Biden lebih cenderung menaikkan pajak, mereka semakin menunjuk pada potensi manfaat dari kepresidenan Biden, seperti belanja infrastruktur yang lebih besar dan ketidakpastian perdagangan global yang berkurang.

UnitedHealth Group Inc turun 2,9 persen, meskipun menaikkan perkiraan labanya, karena perusahaan asuransi AS itu mengatakan sulit untuk memprediksi dampak pandemi terhadap labanya.

Editor: Fariz Fadhillah - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

Bio Disel B100

Ekbis

Produksi B100, Pertamina Minta Dukungan dari Pemerintah
apahabar.com

Ekbis

Ini Harga Asli Mini Cooper yang Dibeli Dedi Rp12 Ribu di Bukalapak
apahabar.com

Ekbis

Astra dan Gojek Bentuk Perusahaan Patungan serta Tambah Investasi US$ 100 Juta
apahabar.com

Ekbis

Harga Minyak Naik, Ditopang Langkah Stimulus AS
apahabar.com

Ekbis

Trik Pelaku UMKM Kalsel Kembangkan Usaha di Tengah Pandemi Covid-19
apahabar.com

Ekbis

Bulog Luncurkan Toko Online PangananDotcom
apahabar.com

Ekbis

AP II Dukung Pengembangan Ibu Kota Baru
apahabar.com

Ekbis

Ini Tarif Baru Penerbangan Domestik Lion Air
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com