Siap-Siap, Ditlantas Polda Kalsel Bakal Uji Coba Tilang Elektronik Usai Banjir Siapkan Hunian Layak, Polda Kalteng Bangun Rusun Bagi Anggota BPPTKG: Volume Kubah Lava Merapi Masih Tergolong Kecil Sedikit Surut, Puluhan Rumah di Martapura Masih Terendam Banjir Tahap 3, Belasan Koli Vaksin Covid-19 Tiba di Kalsel

Survei: 70 Persen Publik Yakin Vaksin Merah Putih Musnahkan Pandemi

- Apahabar.com Minggu, 18 Oktober 2020 - 23:09 WIB

Survei: 70 Persen Publik Yakin Vaksin Merah Putih Musnahkan Pandemi

Ilustrasi: cnn indonesia

apahabar.com, BOGOR – 70,7 persen masyarakat meyakini vaksin Covid-19 bernama Merah Putih akan membuat pandemi musnah.

Data itu diperoleh dari Lembaga Survei Kelompok Kajian dan Diskusi Opini Publik Indonesia (Kedai Kopi).

“Tingkat optimisme yang tinggi menunjukkan apresiasi publik terhadap pemerintah yang sedang mengembangkan vaksin Merah Putih, serta merupakan representasi harapan masyarakat bahwa vaksin ini dapat menyelesaikan pandemi Covid-19,” ungkap Manajer Riset Lembaga Survei Kedai Kopi, Justito Adiprasetio dalam webinar, seperti dilansir dari Antara, Minggu (18/10).

Survei Opini Publik Pengembangan Vaksin Merah Putih yang dikembangkan Kementerian Riset dan Teknologi RI dilakukan terhadap sejumlah pekerja di DKI Jakarta.

Survei tersebut juga mengungkap kenaikan persepsi ancaman Covid-19 di mata publik dibandingkan enam bulan lalu.

Sebanyak 64,7 persen responden yang menjawab bahwa Covid-19 sebagai sebuah ancaman. Hal tersebut berbanding lurus dengan sedikitnya jumlah responden yang percaya bahwa orang Indonesia kebal terhadap Covid-19 yaitu sebesar 26,5 persen.

Jumlah tersebut menurun 5,3 persen dari survei sebelumnya yang dilakukan pada awal September 2020 lalu.

“Meningkatnya persepsi ancaman Covid-19 dan semakin menurunnya tingkat kepercayaan bahwa orang Indonesia kebal terhadap COVID-19 merupakan sebuah penanda bahwa tingkat kesadaran publik akan bahaya dari virus itu meningkat,” terang Justito.

Di samping itu, survei tersebut juga memperlihatkan terbaginya persepsi responden terhadap efektifitas dari pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang kedua oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Sebanyak 49,8 persen menyatakan PSBB kedua ini efektif, berbanding tipis dengan yang menyatakan bahwa PSBB kedua ini tidak efektif sebanyak 48,7 persen.

Selain itu, jumlah responden yang bekerja dari rumah sebanyak 30,5 persen, sedangkan yang masih masuk ke kantor sebanyak 36,1 persen. Sisanya, sebanyak 33,4 persen menyatakan bahwa mereka mendapatkan shift masuk bergiliran.

Selanjutnya, survei ini juga menunjukkan bahwa kasus positif Covid-19 sudah menjangkiti lingkungan terdekat.

Sebanyak 26,5 persen responden menjawab bahwa ada orang dari lingkungan terdekat mereka yang terkena kasus positif Covid-19.

Rata-rata jumlah orang yang positif COVID-19 dari lingkungan terdekat tersebut sebanyak tiga hingga empat orang. Selebihnya, sebanyak 35 persen menjawab tidak dan 38,5 persen lainnya menjawab tidak tahu.

Survei ini dilakukan pada 8 – 10 Oktober 2020 dengan menggunakan telepon (telesurvei) kepada 803 responden yang merupakan pekerja/karyawan kantor di DKI Jakarta.

“Responden survei berasal dari panel survei Lembaga Survei Kedai Kopi dari Agustus 2018 – Agustus 2020 yang berjumlah 5.426 orang, dengan kriteria pekerja kantor di Jakarta dan berusia lebih dari 17 tahun. Dengan demikian tingkat respons (response rate) telesurvei adalah sebesar 14,8 persen,” tuturnya.

Editor: Puja Mandela - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Pengakuan Ibu Mendadak Hamil Lalu Melahirkan dalam Hitungan Jam
apahabar.com

Nasional

Cegah Virus Corona, 118 WNA Ditolak Masuk Indonesia
apahabar.com

Nasional

Driver Ojek Online Dapat “Orderan” Menuju Pelaminan
apahabar.com

Nasional

UU Cipta Kerja Diteken, Wasekjen Partai Demokrat: Jokowi Abaikan Aspirasi Rakyat
apahabar.com

Nasional

Ibu Kota Pindah, Jakarta Bakal jadi Kota Bisnis Kelas Dunia
apahabar.com

Nasional

Sidang Sengketa Pilpres di MK: Tim 01 Tiba, Pengamanan Diperketat
apahabar.com

Nasional

Ibu Kota ke Kaltim, Ansharuddin Berharap Orang Kaya Berinvestasi di Balangan
apahabar.com

Nasional

Pura-Pura Tahajud, 8 Tahanan Polisi di Serdang Bedagai Kabur
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com