Tim Macan Kalsel Gerebek Wanita Buronan Kasus Penggelapan Kapal Indef: Setahun Jokowi-Ma’ruf Amin ULN Melonjak, Setiap Penduduk Warisi Utang Rp 20,5 juta Demo di Pelaihari Berbuntut Laporan Polisi, Sekda Tala Minta Maaf Harga Tiket Bioskop XXI Duta Mall Banjarmasin Turun, Simak Daftar Lengkapnya Kedai Terapung, Unggulan Wisata Baru di Barito Kuala

Tagih Piutang Pedagang Miliaran Rupiah, Disperindag Tabalong Kalsel Gandeng Kejari

- Apahabar.com Kamis, 15 Oktober 2020 - 18:11 WIB

Tagih Piutang Pedagang Miliaran Rupiah, Disperindag Tabalong Kalsel Gandeng Kejari

Petugas pasar saat memasang surat peringatan kepada penyewa toko atau kios yang menunggak dan tidak berjualan. Foto-apahabar.com/Amin

apahabar.com, TANJUNG – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Tabalong, Kalsel menggandeng Kejaksaan Negeri setempat untuk melakukan penagihan piutang sejumlah pedagang yang menyewa toko atau kios di pasar di seluruh kecamatan yang ada.

Kepala Disperindag Tabalong, Husin Ansari, mengungkapkan dari 2010 hingga saat ini ada tunggakan sebesar Rp 1,4 miliar lebih dari para pedagang yang menyewa kios atau toko di sejumlah pasar di Tabalong.

“Kami akan memanggil pedagang yang ada piutang bersama Kejari Tabalong, bila tidak dimanfaatkan langsung kami ambil toko atau kios itu dan kami serahkan kepada pedagang lain yang siap memanfaatkannya,” kata Husin, Kamis (15/10).

Menurut Husin, selama ini banyak juga toko atau kios yang disalahgunakan, ada yang dijadikan gudang, bahkan ada penyewanya tapi tidak berdagang, dan ada juga yang menyewakannya lagi ke orang lain.

“Hal itu yang akan kami pangkas, tidak ada lagi penyewa yang menyewakan kios atau toko ke orang lain. Jadi ini murni penyewa awal bayar sewa toko atau kios ke Pemkab,” ujar Husin.

Ditambahkan, mulai satu pekan yang lalu pihaknya sudah membuat surat kepada para pedagang agar segera menindaklanjuti atau membayar sewa ataupun retribusi.

Piutang ini terbanyak di Pasar Tanjung, menunggaknya karena tidak bayar, ada juga yang penyewanya dialihkan, sehingga pedagang sekarang tidak mau menanggung biaya sewa yang lama.

“Bila dalam pemanggilan nantinya kita ketahui orangnya meninggal atau tidak diketahui lagi keberadaannya maka akan kami proses sesuai aturan, kalau bisa diputihkan kami putihkan sesuai kebijakan akuntansi,” jelas Husin.

Sementara itu, kerjasama dengan Kejari Tabalong ini mengikuti MoU yang sudah ada, antara Bupati Tabalong dengan Kajari Tabalong.

“Kami tinggal membuatkan Surat Kuasa Khusus (SKK) saja lagi, ” pungkas Husin.

Sekedar diketahui,tarif sewa toko di pasar di Tabalong berkisar antara Rp 60 ribu sampai Rp 189 ribu per bulan.

Di antaranya, Pasar Muara Uya sewa kios atau toko mulai Rp 60 ribu hingga Rp 145.000 per bulan. Pasar Tanjung mulai Rp 75.000 sampai 90.000. Kemudian Pasar Murung Pudak, warung Paliat mulai Rp 160.200 hingga Rp 189.000.

apahabar.com

Kepala Disperindag Tabalong, Husin Ansari. Foto-apahabar.com/Amin

Editor: Aprianoor - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Ruko Kacamata di Martapura Nyaris Ludes Terbakar, Warga Pesayangan Panik
apahabar.com

Kalsel

Ragam Alasan Warga Ketika Mencoba Lalui Check Point PSBB Banjarbaru
apahabar.com

Kalsel

Jerit Korban Kebakaran Jalan Sulawesi: “Kami Bingung Numpang di Mana”
apahabar.com

Kalsel

Batulicin Festival 2019 Ramaikan Akhir Tahun di Tanah Bumbu
apahabar.com

Kalsel

Pemprov Turun Tangan Dampingi Para Korban Pencabulan di Ponpes Limpasu
apahabar.com

Kalsel

Perhatian! Kualitas Air Sungai di Banjarmasin Tak Layak Konsumsi
apahabar.com

Kalsel

Runner-up di Kalsel, Wajar Kader PDIP Dampingi Paman Birin
apahabar.com

Kalsel

Operasi Zebra Intan di Kotabaru, Pengendara di Bawah Umur Jadi Target
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com