Banjir Belum Reda, Warga Desa Bincau Terancam Kekurangan Makanan Update Covid-19: Belasan Warga Kapuas Sembuh, 1 Positif H2D Sidang Perdana di MK, Bawaslu RI ‘Turun Gunung’ ke Kalsel 4.840 Vial Vaksin Covid-19 Tiba di Tanah Bumbu Pengungsi Banjir Bertambah, Kalsel Perpanjang Status Tanggap Darurat

Tagih Piutang Pedagang Miliaran Rupiah, Disperindag Tabalong Kalsel Gandeng Kejari

- Apahabar.com Kamis, 15 Oktober 2020 - 18:11 WIB

Tagih Piutang Pedagang Miliaran Rupiah, Disperindag Tabalong Kalsel Gandeng Kejari

Petugas pasar saat memasang surat peringatan kepada penyewa toko atau kios yang menunggak dan tidak berjualan. Foto-apahabar.com/Amin

apahabar.com, TANJUNG – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Tabalong, Kalsel menggandeng Kejaksaan Negeri setempat untuk melakukan penagihan piutang sejumlah pedagang yang menyewa toko atau kios di pasar di seluruh kecamatan yang ada.

Kepala Disperindag Tabalong, Husin Ansari, mengungkapkan dari 2010 hingga saat ini ada tunggakan sebesar Rp 1,4 miliar lebih dari para pedagang yang menyewa kios atau toko di sejumlah pasar di Tabalong.

“Kami akan memanggil pedagang yang ada piutang bersama Kejari Tabalong, bila tidak dimanfaatkan langsung kami ambil toko atau kios itu dan kami serahkan kepada pedagang lain yang siap memanfaatkannya,” kata Husin, Kamis (15/10).

Menurut Husin, selama ini banyak juga toko atau kios yang disalahgunakan, ada yang dijadikan gudang, bahkan ada penyewanya tapi tidak berdagang, dan ada juga yang menyewakannya lagi ke orang lain.

“Hal itu yang akan kami pangkas, tidak ada lagi penyewa yang menyewakan kios atau toko ke orang lain. Jadi ini murni penyewa awal bayar sewa toko atau kios ke Pemkab,” ujar Husin.

Ditambahkan, mulai satu pekan yang lalu pihaknya sudah membuat surat kepada para pedagang agar segera menindaklanjuti atau membayar sewa ataupun retribusi.

Piutang ini terbanyak di Pasar Tanjung, menunggaknya karena tidak bayar, ada juga yang penyewanya dialihkan, sehingga pedagang sekarang tidak mau menanggung biaya sewa yang lama.

“Bila dalam pemanggilan nantinya kita ketahui orangnya meninggal atau tidak diketahui lagi keberadaannya maka akan kami proses sesuai aturan, kalau bisa diputihkan kami putihkan sesuai kebijakan akuntansi,” jelas Husin.

Sementara itu, kerjasama dengan Kejari Tabalong ini mengikuti MoU yang sudah ada, antara Bupati Tabalong dengan Kajari Tabalong.

“Kami tinggal membuatkan Surat Kuasa Khusus (SKK) saja lagi, ” pungkas Husin.

Sekedar diketahui,tarif sewa toko di pasar di Tabalong berkisar antara Rp 60 ribu sampai Rp 189 ribu per bulan.

Di antaranya, Pasar Muara Uya sewa kios atau toko mulai Rp 60 ribu hingga Rp 145.000 per bulan. Pasar Tanjung mulai Rp 75.000 sampai 90.000. Kemudian Pasar Murung Pudak, warung Paliat mulai Rp 160.200 hingga Rp 189.000.

apahabar.com

Kepala Disperindag Tabalong, Husin Ansari. Foto-apahabar.com/Amin

Editor: Aprianoor - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

Curahan Mama Lita

Kalsel

Bikin Haru, Simak Curahan Mama Lita MasterChef Indonesia Pasca-ditinggal Suami
apahabar.com

Kalsel

Prevalensi Penyalahgunaan Narkotika Pelajar Masih Tinggi
apahabar.com

Kalsel

Intip Ramalan BMKG untuk Kalsel Hari Ini
Warga Purna Sakti

Kalsel

Dini hari, Warga Purna Sakti Banjarmasin Geger Mayat Wanita
apahabar.com

Kalsel

6 Jembatan di Banjarmasin Tengah Diperbaiki, PUPR Targetkan 180 Hari
apahabar.com

Kalsel

Dandim 1003/Kandangan Ulurkan Bantuan Kursi Roda ke Kusasi
apahabar.com

Kalsel

Puluhan Rumah Terendam, Warga Kusan Hulu Wajib Waspada
apahabar.com

Kalsel

Pemkot Banjarmasin Bisa Tiru Duta Mall Lakukan Protokol Covid-19 di Pasar
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com