Siapkan Hunian Layak, Polda Kalteng Bangun Rusun Bagi Anggota BPPTKG: Volume Kubah Lava Merapi Masih Tergolong Kecil Sedikit Surut, Puluhan Rumah di Martapura Masih Terendam Banjir Tahap 3, Belasan Koli Vaksin Covid-19 Tiba di Kalsel Kapolres Kapuas Terjang Banjir Bantu Korban Terdampak di Alalak

Tak Mampu Kuliah, 15 Anak di Tabalong Ikuti PKK

- Apahabar.com Jumat, 16 Oktober 2020 - 18:23 WIB

Tak Mampu Kuliah, 15 Anak di Tabalong Ikuti PKK

LPK Intensive English Source Tabalong melaksanakan Program Kecakapan Kerja (PKK) jenis keterampilan komputer aplikasi perkantoran. Foto: Istimewa

apahabar.com, TANJUNG – LPK Intensive English Source Tabalong melaksanakan Program Kecakapan Kerja (PKK) jenis keterampilan komputer aplikasi perkantoran.

Program ini dikhususkan bagi anak putus sekolah, anak lulus SMA tapi tidak mampu kuliah dan yang belum bekerja.

Ketua LPK Intensive English Source (IES) A Fauzi Nor mengatakan PKK ini hasil kerja sama dengan Dirjen Pendidikan Vokasi Kemendikbud RI.

“Kami diberi amanah melatih 15 orang anak, supaya mereka mempunyai keterampilan kerja yang dibutuhkan pengusaha bekerja di tempat mereka,” jelasnya, Jumat (16/10).

PKK adalah program layanan pendidikan dan pelatihan yang berorientasi pada pengembangan keterampilan kerja sesuai dengan kebutuhan dunia usaha dan dunia industri (DUDl).

Kegiatan ini untuk mendidik dan melatih peserta didik dengan keterampilan Vokasi yang selaras dengan kebutuhan DUDI.

Peserta memiliki kompetensi dibuktikan dengan lulus UJK bersertifikat Nasional BNSP dan peserta terserap di dunia kerja

“Dalam pelaksanaannya, metode pembelajaran teori 40 persen dan praktik 60 persen. Teori menggunakan sistem daring, sedangkan praktik tatap muka dengan memerhatikan prosedur protokol kesehatan Covid -19,” jelas Fauzi.

Usai mengikuti pelatihan para peserta akan magang 200 jam atau 40 hari ke sejumlah perusahaan mitra, ataupun ke instansi pemerintah. Tetapi tetap sesuai dengan kompetensi yang dimilikinya.

“Tahun sebelumnya, dari 20 orang yang mengikuti PKK, alhamdulillah 95 persen sudah bekerja sesuai kompetensinya,” pungkas Fauzi.

Apa yang dilakukan LPK IES mendapat apresiasi dari Dinas Pendidikan Kabupaten Tabalong.

Saat acara pembukaan PKK di ruang kelas SD Islam Terpada An Nahl Tabalong, Jalan Tanjung Selatan, Kepala Disdik H Mahdi Noor, mengatakan keberadaan LPK seperti EIS ini sangat membantu pemerintah daerah.

Saat ini pemerintah pusat meminta kepada kami agar insan di daerah menghasilkan sumber daya manusia unggul

SDM unggul adalah Produktif dan mempunyai akhlak yang baik. Porsi yang besar didapat saat pendidikan keluarga di rumah, lembaga publik, pendidikan dasar pada SD dan SMP. Kemudian porsi kompetensi, saat berada di luar seperti SMA dan kuliah.

“Apa yang diikuti hari ini mengarah kepada produktif, pengetahuan dan keterampilan. Di sini akan disampaikan pengetahuan dan keterampilan, teori dan praktik,” kata Mahdi.

Mahdi juga berpesan kepada peserta untuk mengikuti dengan baik teori yang disajikan sebagai pengetahuan untuk SDM unggul. Serta saat praktik, supaya menjadi terampil.

“Tapi ingat, dilupakan akhlak yang baik, tidak sedikit orang yang pintar dan terampil tidak masuk dalam dunia kerja, karena dunia usaha sangatlah selektif,” pesan Mahdi.

Editor: Fariz Fadhillah - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Kabar dari Hulu, Ekspresi Kegelisahan Masyarakat Barabai tentang Meratus
apahabar.com

Kalsel

Sambangi Kalsel, Tim Supervisi Karhutla Awasi Peran TNI-Polri dan Pemerintah Daerah
apahabar.com

Kalsel

Varietas Durian ‘Si Sanggan’ dari Pohon Berusia 50 Tahun Bakal Dikembangkan
apahabar.com

Kalsel

Pemkab Balangan Antusias Sambut Tour Pariwisata Pemko Banjarbaru
apahabar.com

Kalsel

Baru 2 Lembaga Kursus Bersertifikasi, Kadisdik Tabalong Dorong LKP Kembangkan Diri
apahabar.com

Kalsel

Lagi, Tiga Warga Hulu Sungai Meninggal Akibat Covid-19
apahabar.com

Kalsel

Update Covid-19 di Banjarmasin 10 Mei, Angka Kematian Lebih Tinggi dari Sembuh
apahabar.com

Kalsel

Pokja Sanitasi Kukuh Bebaskan Sungai Barabai dari Jamban
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com