Mahasiswanya Positif Covid-19, Kampus FISIP ULM Banjarmasin Lockdown Selama Sepekan Larang Anggota Fraksi ke Luar Daerah, Golkar Targetkan Kemenangan BirinMu 70 Persen Sembuh dari Covid-19, Sugianto Hadir di Kampanye Penutup Jelang Pencoblosan, Ratusan Anggota Fraksi Golkar Se-Kalsel Siap Awasi Money Politics Aduuuuuuuuuh ai, Viral Bocah di Tapin Ngamuk-Buang Motor Saat Ditilang Polisi

Tangan Dingin Bripka Dedy, Menyulap Sepeda Phoenix Bekas Jadi Bernilai Tinggi

- Apahabar.com Jumat, 23 Oktober 2020 - 18:01 WIB

Tangan Dingin Bripka Dedy, Menyulap Sepeda Phoenix Bekas Jadi Bernilai Tinggi

Bripka Dedi Julianto disela waktu libur tugas jadi anggota Satlantas Polrestas Banjarmasin, merakit sepeda Phoenix. foto-apahabar.com/Riyad Dafhi R

apahabar.com, BANJARMASIN – Menyulap sepeda bekas, gampang-gampang susah, apalagi sepeda jadul, jenis Phoenix.

Hal inilah dirasakan Bripka Dedy Julianto. Menyulap sepeda Phoenix yang sempat booming di era 90-an.

Anggota Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Banjarmasin ini sanggup menyulap sepeda Phoenix bekas jadi bernilai tinggi.

Saban ada waktu libur di tengah kesibukannya ikut membantu lalu lintas Kota Banjarmasin, Bripka Dedy masih bisa menyalurkan hobinya, merakit sepeda.

Dulunya sepeda motor, namun kini sepeda ‘tinjak’ yang hingga kini tengah booming.

Bahkan, hasil dari merakit sepeda itu, Bripka Dedy malah bisa menambah pundi-pundi keuangan untuk keluarga kecilnya.

“Awalnya cuma mau menyalurkan hobi, karena waktu sekolah menengah atas (SMA) dulu saya memang suka merakit, tapi dulu sepeda motor,” kata Bripka Dedy kepada apahabar.com.

Bahan untuk sepeda yang dirakitnya pun tak perlu modal besar, hanya dari sepeda bekas yang kerap tak sudah terpakai.

“Ini juga sebagai pembelajaran bagi anak-anak. Artinya kita tidak perlu selalu membeli sesuatu yang baru. Dari sesuatu yang bekas pun masih bisa dimanfaatkan,” katanya.

Sepeda yang dirakit Bripka Dedy biasanya mengambil frame dari sepeda merk Phoenix yang sempat ‘naik daun’ di tahun 90an.

“Karena kita merakit sepeda model klasik, mencari ‘entertain’ nya. Kalau segi bentuk, dari batangannya juga tidak bulat seperti sepeda sekarang. Sepeda sekarang sudah tidak ada lagi yang seperti ini,” katanya.

Selain itu, kata dia, dipilihnya frame sepeda Phoenix, lantaran kebanyakan pemesan merupakan orang-orang berumur yang ingin bernostalgia mengenang kembali masa-masa mudanya.

Untuk tantangannya sendiri dalam merakit sepeda jenis ini, kata Bripka Dedy, yakni kesulitan mencari frame bekas jenis sepeda tersebut.

Karena kebanyakan masyarakat di Banjarmasin atau Kalimantan Selatan sudah menjual sepedanya ke tukang loak. Ia pun terkadang mesti mendatangkan bahan dari luar kota.

Waktu perakitan pun relatif cepat, hanya memerlukan 4 hingga 15 hari pengerjaan.

“Kalau frame sudah ada kita bisa kerjakan 4-7 hari. Tapi kalau requestnya mau yang main speed itu perlu 10-15 hari,” katanya.

Sepeda hasil karyanya itu dinamai dengan Soo”mad. Filosofinya diambil kata ‘I Love You So Much’.

“Anak saya itu bisa ngomong I Love You So Much gitu. Jadi dari sepeda ini diharapkan kita mampu mendapatkan rasa kasih sayang. Tapi karena orang kita kan kadang susah buat ngucap so much, jadi diplesetin menjadi Soo”mad,” katanya.

Dari sekadar hobi itu, Bripka Dedy pun kini telah mampu memasarkan sepeda rakitannya hingga ke luar provinsi Kalimantan Selatan. “Paling jauh Balikpapan, Kalimantan Timur,” katanya.

Sepeda karya Bripka Dedy yang bentuknya mirip dengan sepeda jenis minion itu pun dijual dengan harga dari Rp 3 juta hingga Rp 6 juta.

“Tergantung request dan spare part yang ingin digunakan, tergantung pemesan,” katanya.

Ya, olahraga sepeda saat ini memang menjadi primadona bagi masyarakat, tak terkecuali di Kota Seribu Sungai.

Semua kalangan usia, dari tua hingga muda tengah menggandrungi bersepeda, olahraga yang mampu membuat badan menjadi lebih sehat.

Editor: Zainal Muttaqin - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

Tak Berkategori

Jadwal Lengkap Liga Inggris Pekan ke-6, Manchester United Vs Chelsea, Frank Lampard Disorot
apahabar.com

Sport

Hasil Lengkap dan Klasemen Liga Inggris Pekan Pertama: Arsenal di Puncak, Mohamed Salah Hattrick, Liverpool?
apahabar.com

Tak Berkategori

Sekelumit Faktor Melonjaknya Kasus Covid-19 di Tanah Bumbu
apahabar.com

Tak Berkategori

Hasil Timnas U-19 Indonesia vs Bosnia, Babak Pertama 0-0, Erlangga, Andre dan Jack Brown Main

Ekbis

Kades Kesulitan Bikin Perencanaan Dana Desa
apahabar.com

Tak Berkategori

Mulai Juni, Citilink Angkut Penumpang Lagi
Pilwali

Tak Berkategori

Debat Pertama Pilwali Banjarbaru 2020 Usai, Haji Martinus-Jaya Mengaku Puas
Mohamed Salah Liverpool

Sport

Hasil dan Klasemen Liga Inggris Setelah Man City vs Liverpool Imbang, Leicester Geser Tottenham di Puncak
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com