Demo Setahun Jokowi-Ma’ruf, Pelajar di Banjarmasin Kepergok Bawa Miras Jadwal Liga Champions Liverpool Vs Ajax, Klopp Pastikan Van Dijk Bakal Lebih Tangguh Setahun Jokowi-Ma’ruf, Map Merah Penuhi Jalanan Banjarmasin Tim Macan Kalsel Gerebek Wanita Buronan Kasus Penggelapan Kapal Indef: Setahun Jokowi-Ma’ruf Amin ULN Melonjak, Setiap Penduduk Warisi Utang Rp 20,5 juta

Tanggapi Isu ‘Mengcovidkan’ Pasien, PERSI: Ini Merugikan Pelayanan Rumah Sakit

- Apahabar.com Senin, 5 Oktober 2020 - 10:47 WIB

Tanggapi Isu ‘Mengcovidkan’ Pasien, PERSI: Ini Merugikan Pelayanan Rumah Sakit

Ilustrasi. Foto-Okezone.com

apahabar.com, JAKARTA – Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (PERSI) menanggapi terkait isu rumah sakit “mengcovidkan” pasien.

“Adanya pernyataan atau tanggapan yang tak disertai fakta, bukti atau tidak terbukti kebenarannya membangun persepsi keliru atau menggiring opini seolah-olah rumah sakit melakukan perilaku yang tidak sesuai dengan ketentuan atau kecurangan/fraud. Persepsi keliru dan opini ini menghasilkan misinformasi dan disinformasi yang merugikan pelayanan rumah sakit dalam penanganan pandemi Covid-19,” kata Ketua PERSI Kuntjoro Adi Purjanto dalam keterangan tertulisnya seperti dikutip dari Antara Senin (5/20).

Kuntjoro menyebut terbangunnya opini bahwa rumah sakit “mengcovidkan” pasien dianggap menimbulkan stigma dan pengaruh luar biasa pada menurunnya kepercayaan publik terhadap rumah sakit.

Hal itu juga meruntuhkan semangat dan ketulusan pelayanan yang dilaksanakan rumah sakit dan tenaga kesehatan.

Hal ini dikhawatirkan dapat menimbulkan dampak negatif dalam pelayanan kesehatan yang dilakukan oleh rumah sakit kepada pasien dan masyarakat umum, tuturnya.

Isu tersebut mencuat setelah Kepala Staf Presiden Moeldoko meminta agar rumah sakit jujur terhadap data kematian pasien di RS pada masa pandemi COVID-19.

Dia meminta agar data kematian pasien di RS tidak selalu dikaitkan dengan COVID-19 sebagai penyebab.

Menanggapi hal itu, Kuntjoro meminta bukti yang sah jika memang benar ada rumah sakit yang melakukan tindakan tidak jujur dengan mengcovidkan pasien.

“Jika benar dan dapat dibuktikan secara sah, PERSI sangat mendukung pemberian sanksi terhadap oknum petugas atau institusi rumah sakit yang melakukan kecurangan dengan mengcovidkan pasien,” kata Kuntjoro.

Dia juga mengatakan bahwa PERSI menghimbau, mengajak dan senantiasa berkolaborasi kepada para pihak yang berkepentingan memperbaiki pelayanan kesehatan dalam penanganan pandemi Covid-19.

PERSI menerima masukan, aspirasi dan keluhan dapat disampaikan dengan cara yang tepat dan saluran yang benar.

Kuntjoro menyebut bahwa PERSI berkomitmen dan senantiasa mendukung upaya pemerintah dan pemerintah daerah dalam penanggulangan pandemi COVID-19 dengan memberikan pelayanan kesehatan bagi pasien COVID-19 maupun pasien umum yang membutuhkan.

PERSI melalui rumah sakit anggotanya secara penuh kesadaran memenuhi tanggungjawabnya untuk melayani kesehatan seluruh masyarakat baik pasien Covid-19 maupun umum dengan segala risiko tinggi pada berbagai aspek baik kesehatan maupun nonkesehatan.

Dia juga menyebut bahwa rumah sakit memegang teguh dan melaksanakan pelayanan kesehatan berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan dan protokol kesehatan dalam memberikan pelayanan kesehatan bagi pasien Covid-19.

PERSI menyatakan bahwa rumah sakit anggotanya telah mengikuti pedoman dan aturan dalam manajemen klinis dan tata laksana jenazah Covid-19 sesuai ketentuan.

Selain itu, PERSI juga sudah mematuhi ketentuan mengenai klaim pembayaran atas klaim Covid-19 sesuai dengan regulasi yang berlaku.

Editor: Muhammad Bulkini - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Penerimaan Calon ASN di Papua Ditunda ke 2019
apahabar.com

Nasional

Kebakaran Pasar Tulungagung, 800 Pedagang Jadi Korban
apahabar.com

Nasional

Menahan Pastikan Pemindahan Ibu Kota Sudah Melalui Kajian Strategis
apahabar.com

Nasional

Kapolri: Ani Yudhoyono Sosok Keibuan dan Beribawa
apahabar.com

Nasional

Tak Punya Terobosan, Komisi III DPR Usulkan BNN Dibubarkan
apahabar.com

Nasional

Wah! DKI Raih Tiga Penghargaan Hari Antikorupsi Sedunia
apahabar.com

Nasional

Status Geopark Meratus: Walhi dan Gembuk Pertanyakan Komitmen Daerah
apahabar.com

Nasional

Kemendagri Mengkaji Moratorium Daerah Otonomi Baru Secara Mendalam
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com