Geger Pria di Kelumpang Kotabaru Tewas Diduga Disengat Ratusan Lebah Membeludak, Warga Barabai Terobos Kantor Disprindagkop Demi BLT UU Cipta Kerja, Ketum Hipmi Yakin Indonesia Lolos dari Midlle Income Trap Live Streaming Man City vs Porto, Link Siaran Langsung Liga Champions di SCTV-Vidio.com Malam Ini Jembatan Terpanjang Kedua Indonesia di Kaltim Sudah 90 Persen Beres

Tepis Isu Negatif, MHM Ungkap Alasan Mundur Jadi Bupati Tanah Bumbu

- Apahabar.com Jumat, 2 Oktober 2020 - 07:47 WIB

Tepis Isu Negatif, MHM Ungkap Alasan Mundur Jadi Bupati Tanah Bumbu

Mardani H Maming bersama Habib Banua saat mengunjungi salah satu desa di Kabupaten Tanah Bumbu. Foto-Istimewa

apahabar.com, BATULICIN – Ketua DPD PDI Perjuangan Kalimantan Selatan, Mardani H Maming (MHM), mengungkapkan keputusannya mundur sebagai Bupati Tanah Bumbu dua tahun lalu.

Itu dia lakukan untuk menepis isu negatif yang menilai MHM tidak menyelesaikan jabatan sebagai bupati sampai akhir periode.

“Saya mundur itu karena akan maju sebagai anggota DPR RI. Salah satu persyaratannya harus mundur jadi bupati. Saat mengundurkan diri, dan berjalannya waktu, keluar perintah penugasan jadi Ketua Umum HIPMI (Himpunan Pengusaha Muda Indonesia),” ungkap MHM, kepada apahabar.com, Jumat (3/10).

Salah satu hal yang juga membuat MHM termotivasi menjadi Ketua Umum HIPMI karena sejumlah tokoh di Indonesia juga pernah menduduki jabatan itu, di antaranya Sandiaga Uno (2005-2008), Erwin Aksa Mahmud (2008-2011), Raja Sapta Oktohari (2011-2015), dan Bahlil Lahadalia (2015-2019).

Erick Thohir yang merupakan kolega MHM juga merupakan tokoh senior di HIPMI. Hal itulah yang membuat MHM makin mantap dengan keputusannya.

“Kemudian, daripada setelah maju menjadi anggota DPR RI lalu mundur lagi setelah mencalon ketum HIPMI, jadi saya batalkan niat ke Senayan. Saya mantap maju menjadi Ketua Umum HIPMI,” jelasnya.

Menurut adik dari Syafruddin H Maming ini, keputusannya untuk mundur saat itu merupakan sesuatu yang wajar sangat sangat beralasan.

Apalagi saat mundurnya MHM, Kabupaten Tanah Bumbu sudah memiliki pondasi yang kuat dalam banyak sektor, terutama pada laporan keuangan yang mendapatkan predikat Wajar Tanpa Pengecualian dari Badan Pemeriksa Keuangan (WTP) yang tak pernah diraih oleh bupati era sebelumnya.

“Lagipula saat saya mundur itu bukan karena korupsi. Kalau karena korupsi bisa dipertanyakan. Tapi ini ‘kan tidak,” ucapnya.

Mundurnya MHM menjadi bupati diakui sebagai keputusan yang tidak populer. Namun, di sisi lain, MHM ingin membawa nama kampung halamannya, Kabupaten Tanah Bumbu dengan ibu kotanya, Batulicin, ke kancah nasional, bahkan internasional.

Editor: Puja Mandela - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Politik

Warning Bawaslu pada ASN Banjarmasin Nyalon Kepala Daerah: Dari Spanduk sampai Medsos
apahabar.com

Politik

H Rusli-Guru Fadhlan Maju Pilkada Banjar, Bagaimana Sikap Golkar?
apahabar.com

Politik

Ratna Sarumpaet Diadili Hari Ini
apahabar.com

Politik

Golkar Usung Birin-Muhidin, Gerindra Siap Beroposisi
apahabar.com

Kalsel

Membandingkan Harta Kekayaan Paman Birin di Pilgub Kalsel 2015 dan 2020
apahabar.com

Politik

Jelang Debat, Para Habib Jawa Timur Dukung Kiai Ma’ruf
apahabar.com

Politik

Golkar Tunjuk Gusti Iskandar dan Iwansyah di Pilkada Banjarbaru
apahabar.com

Politik

Relawan Jokowi-Ma’ruf Targetkan Kalahkan Prabowo di NTB
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com