Ditangkap di Tabalong, Janda asal Ampah Kalteng Sudah Teler dari Amuntai Guru Danau Imbau Ulama Kalsel Tidak Berpolitik Praktis Puncak Pandemi, Berapa Limbah Infeksius Covid-19 di Kalsel? Amankan Pilgub Kalsel 2020, Polres Tapin Siapkan 258 Personel Akhir 2024, Agropolitan Anjir Pasar Batola Ditarget Berdaya Saing

Terima Sabu dalam Botol Sampo, Seorang Napi Lapas Pangkalan Bun Kobar Diamankan

- Apahabar.com Jumat, 30 Oktober 2020 - 20:30 WIB

Terima Sabu dalam Botol Sampo, Seorang Napi Lapas Pangkalan Bun Kobar Diamankan

Pelaku dan barang bukti. Foto-Istimewa

apahabar.com, PANGKALAN BUN – Seorang narapidana di Lapas Kelas IIB Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Kalteng ditangkap petugas pemasyarakatan karena menerima paket narkotika jenis sabu yang di simpan dalam botol sampo.

Narapidana itu bernama Petrus Fredo Tropoli (26) dan sedang menjalani hukuman di Lapas Pangkalan Bun.

Kapolres Kobar AKBP Devy Firmansyah, melalui Kasat Narkoba, Iptu M Nasir saat dikonfirmasi membenarkan penangkapan seorang napi Lapas Pangkalan Bun bernama Petrus Fredo Tropoli yang diduga menerima paketan narkotika jenis sabu.

Penangkapan tersebut, kata Nasir berdasarkan keterangan dari pihak petugas pemasyarakatan Lapas Pangkalan Bun jika paketan barang berupa sampo yang di dalamnya terdapat paketan sabu.

“Atas ketelitian petugas Lapas dalam memeriksa barang-barang milik tahanan dan napi yang mendapat kiriman dari luar, termasuk milik Petrus yang saat barangnya diperiksa gerak geriknya mencurigakan,” kata Nasir, Jumat (30/10).

Setelah barang kiriman milik Petrus diperiksa petugas Lapas, lanjut Nasir, di dalam sebuah sampo merek Zinc ditemukan 1 paket narkotika jenis sabu dengan berat kotor 2,70 gram.

“Kami dihubungi petugas Lapas Pangkalan Bun jika ada 1 orang napi kedapatan menerima paket sabu dalam sebuah botol sampo Zinc, kami langsung ke Lapas,” ujar Nasir.

Nasir mengatakan, barang bukti yang berhasil pihaknya amankan berupa, 1 paket sabu seberat 2,70 gram, 1 buah botol sampo merek Zinc, 1 handpone merek Vivo dan 1 buah plastik warna ungu.

Guna mempertanggungjawabkan perbuatannya, pelaku dijerat dengan Pasal 114 ayat (1) atau Pasal 112 ayat (1) UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman penjara maksimal 20 tahun.

Editor: Aprianoor - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Hukum

Seorang Pria Sungai Hanyo Kapuas Tewas Dibunuh, Polisi Kejar Pelaku
apahabar.com

Kalteng

9.108 Kepala Keluarga di Kapuas Terima Beras Program PKH
Isu Corona Meluas, Masker di Apotek Muara Teweh Habis

Kalteng

Isu Corona Meluas, Masker di Apotek Muara Teweh Habis
apahabar.com

Kalteng

Gegara Edarkan Sabu, Oknum ASN di Kapuas Kalteng Diciduk Polisi
apahabar.com

Kalteng

Update Covid-19 Barito Utara, Warga Terkonfirmasi Capai 314 Kasus
apahabar.com

Kalteng

Menhub Datang, Pengembangan Runaway Bandara Teweh Dibahas
apahabar.com

Kalteng

2020, Barut Wajib Susun RDTR
apahabar.com

Kalteng

Sensus Penduduk 2020, BPS Barut Terjunkan 110 Personel
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com