INALILAHI Hujan Lebat, Pengendara Vario di Tapin Tewas 7 POPULER KALSEL: Ibu Bunuh Anak di Benawa HST hingga Ketua Nasdem Tala Buron Banjir Masih Merendam Rumah Warga, Dinsos Tabalong Bagikan Sembako Polisi Dalami Kaburnya Habib Rizieq dari Rumah Sakit Ummi Nekat Menjambret Wanita di Siang Bolong, Pemuda Kotabaru Diringkus Tim Macan Bamega

TERUNGKAP! Motif Pembunuhan Sadis Ibu Muda di Kintap Tala

- Apahabar.com Jumat, 9 Oktober 2020 - 13:32 WIB

TERUNGKAP! Motif Pembunuhan Sadis Ibu Muda di Kintap Tala

Terungkap sejumlah fakta baru di balik pembunuhan Fitria, wanita muda di Desa Pasir Putih, Kintap, Kabupaten Tanah Laut. Foto: Istimewa

Kepergian Fitria ibu beranak satu di Desa Pandansari, Kintap, Kabupaten Tanah Laut, menyisakan kesedihan warga.

Bagaimana tidak, wanita yang dikenal supel itu ditemukan tewas secara mengenaskan di kamar rumahnya sendiri, Rabu, (7/10) pagi.

Adalah sang anak dari suami pertama yang menemukan jasad ibunya itu bersimbah darah dengan luka menganga di leher sekitar pukul 07.00.

Dari temuan tersebut, kuat dugaan wanita 29 tahun ini tewas dibunuh. Di kalangan tetangga, korban rupanya dikenal sebagai pribadi yang bersahabat.

“Orangnya itu sering bergaul dengan tetangga sekitar. Bahkan kegiatan yasinan maupun kegiatan tetangganya ia sering hadir bersama ibu-ibu untuk membantu,” ujar salah seorang warga Desa Pasir Putih dihubungi apahabar.com, Kamis (8/10) siang.

Para tetangga korban, kata dia, kaget begitu mengetahui korban tewas dibunuh.

Pembunuh Fitria rupanya orang dekat korban. Foto: Istimewa

Selain dikenal baik, selama ini korban diketahui tak pernah berselisih paham dengan siapa pun.

“Termasuk sama kerabatnya, gak pernah berselisih,” ujar warga itu.

Hal senada disampaikan Kepala Desa Pasir Putih Kecamatan Kintap Mahdiansyah.

Setahu Mahdi korban juga cakap dalam berbisnis. Rumah lantai duanya dimanfaatkan untuk membuka jasa rental mobil.

“Semenjak ia tinggal di desa ini bersama suaminya ia merentalkan mobil,” ujar Mahdi.

Saat Fitria tewas dibunuh, sang suami dilaporkan sedang bekerja di salah satu perusahaan tambang batu bara di Tanah Laut.

“Ia kadang 4 atau 5 hari kerja baru saat libur pulang langsung ke rumah,” katanya.

Saat ini jasad Fitria sudah dibawa oleh orang tuanya ke Desa Pandansari.

“Dikuburkan di kampung halamannya, tempat orang tua korban berada,” ujar Mahdi.

Mahdi sangat berharap pembunuh Fitriah dapat segera diamankan untuk menutupi duka keluarga.

Di sisi lain, perlahan tapi pasti polisi menguak tragedi kematian Fitria.

Sebelum membekuk Muhidin, sejumlah nama terduga pembunuh ibu beranak satu itu telah dikantongi polisi.

Namun begitu polisi kala itu belum membeberkan detail siapa sosok tersebut. Pengejaran masih dilakukan.

“Kami sudah mengantongi beberapa nama yang diduga pelaku. Doakan saja semoga segera terungkap,” sebut Kasat Reskrim Polres Tala AKP Alvin Agung Wibawa dihubungi apahabar.com, Rabu malam via seluler.

Tim Reskrim masih terus bekerja mengumpulkan data dan fakta-fakta di lapangan. Termasuk motif kejadian.

Alvin belum membeberkan lebih rinci hasil olah tempat kejadian perkara di rumah korban. Hanya saja, dari rumah berlantai dua di tepi jalan besar itu, polisi mengamankan sebuah pisau.

“Dugaan sementara korban dianiaya,” ujar Alvin.

Kronologis Temuan

Editor: Fariz Fadhillah - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Duh, Satu RT di Pekapuran Raya Sumbang OTG Covid-19 Terbanyak
apahabar.com

Kalsel

Sistem PPDB Zonasi, Pengamat: Kaji Ulang!
apahabar.com

Kalsel

Warning PMII Banjarbaru Terkait People Power
apahabar.com

Kalsel

Kawal Pemilu 2019, Kapolres HSS Siapkan Sandi Sapta
apahabar.com

Kalsel

Beragam Lomba PAI Warnai Pekan Muharram di HST
apahabar.com

Kalsel

Urai Kemacetan, Dishub Banjarmasin Tutup U-Turn Depan SMK 4
apahabar.com

Kalsel

Ikut Melepas 450 Personel TNI, Ini Harapan Wakil Ketua DPRD Kalsel
apahabar.com

Kalsel

Pimpin Apel Gelar Pasukan Patuh Intan 2020, Kapolres HSU: Laksanakan Sesuai Protokol Kesehatan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com