Klaim Adaro Reklamasi Lebih 100 Persen Lubang Tambang Dipertanyakan Jadi Sekolah Unggulan, Intip Sederet Program Almazaya Islamic School Banjarmasin Resmi, Gugatan Anandamu Tunda Kemenangan Ibnu-Ariffin di Pilwali Banjarmasin Tidak Mau Diisolasi di Palembang, 2 Peserta PTQ asal Kalteng Kabur Tak Buat Bingung, Dewan Kalsel Minta Informasi Satu Pintu Soal Aktivitas Mudik

Tolak Radikalisme, Kiai Ma’ruf: Pemerintah dan Muslimat NU Harus Sejalan

- Apahabar.com Kamis, 29 Oktober 2020 - 13:14 WIB

Tolak Radikalisme, Kiai Ma’ruf: Pemerintah dan Muslimat NU Harus Sejalan

Wapres RI, KH Ma’ruf Amin Sumber: net

apahabar.com, JAKARTA – Organisasi kemasayarakatan hendaknya menyebarkan ajaran agama Islam yang moderat dan ikut mendukung upaya pemerintah dalam menangkal radikalisme di Indonesia. Hal ini disampaikan Wakil Presiden KH Ma’ruf Amin kepada Muslimat Nahdlatul Ulama (NU).

“Sebagai badan otonom dari NU, Muslimat NU memiliki kewajiban untuk mengembangkan ajaran Islam yang moderat ‘tawassuth’ dan mencegah berkembangnya ajaran radikal yang berpotensi memecah belah keutuhan bangsa,” kata Ma’ruf Amin saat membuka Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Muslimat NU secara virtual dari Jakarta, Kamis (29/10).

Sebagai ormas yang bergerak di bidang sosial dan keagamaan, Muslimat NU juga diharapkan dapat menjaga toleransi di kalangan masyarakat lewat penyebaran narasi-narasi kerukunan, kata Ma’ruf Amin.

“Saya berharap Muslimat NU menjadi penangkal bagi setiap upaya yang memecah-belah bangsa. Para uztazah hendaknya selalu menyampaikan narasi kerukunan yang menyejukkan bagi seluruh masyarakat,” ujarnya menegaskan.

Dalam acara tersebut, Wapres mengapresiasi kinerja Muslimat NU dalam mengangkat harkat dan martabat perempuan Indonesia melalui kegiatan di sektor pendidikan, sosial, dakwah, kesehatan dan ekonomi.

Sejak didirikan pada 29 Maret 1946, Muslimat NU telah berkontribusi cukup banyak terhadap kemajuan dan peningkatan kualitas hidup perempuan Indonesia, ucap-nya menambahkan.

“Di usia yang sudah cukup matang ini, Muslimat NU telah banyak berbuat untuk kemajuan dan peningkatan kualitas perempuan di berbagai bidang. Muslimat NU terus tumbuh dan berkembang sebagai salah satu ormas perempuan Islam terbesar di Indonesia,” tutur-nya.

Di tengah kondisi pandemik, Ma’ruf Amin juga memberi penghargaan terhadap usaha yang dilakukan Muslimat NU dalam mendukung upaya Pemerintah memutus rantai penyebaran Covid-19.

“Muslimat NU aktif melaksanakan berbagai program kegiatan, termasuk memotivasi, mengedukasi, dan mendampingi masyarakat dalam menanggulangi Covid-19, serta mengkampanyekan adaptasi kehidupan baru dengan mengedepankan protokol kesehatan,” ujarnya.

Rakernas dan Mukernas Perangkat Muslimat NU diselenggarakan di Batu, Malang pada Rabu (28/10) hingga Minggu (1/11), dengan dihadiri perwakilan pengurus di 34 provinsi baik secara fisik maupun virtual.

Berbagai layanan yang dimiliki Muslimat NU antara lain 104 panti asuhan, 108 pusat layanan kesehatan, 9.800 TK dan Rauddlotul Athfal, 350 taman pendidikan Al Quran, majlis taklim, koperasi, balai latihan kerja dan kelompok bimbingan ibadah haji.

Editor: Muhammad Bulkini - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Jokowi akan Hadiri Kampanye Akbar di Banjarmasin
apahabar.com

Nasional

Gubernur Kaltim: Pemindahan Ibu Kota untuk Kebutuhan Bangsa
apahabar.com

Nasional

Jokowi Restui Tambahan Subsidi untuk 80 Ribu Rumah  
Kasus Rasisme

Nasional

Jadi Tersangka Kasus Rasisme, Bareskrim Tahan Ambroncius Selama 20 Hari
apahabar.com

Nasional

Pemerintah Bakal Gunakan Dolar untuk Biaya Haji 2019
apahabar.com

Nasional

Jadi Tersangka Bansos Covid-19, Ternyata Segini Harta Mensos Juliari
BMKG

Nasional

BMKG: Waspadai Potensi Hujan Lebat di Sebagian Wilayah Indonesia
apahabar.com

Nasional

Ikadi: Ulama Mestinya Menyatukan Masyarakat
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com