Ditangkap di Tabalong, Janda asal Ampah Kalteng Sudah Teler dari Amuntai Guru Danau Imbau Ulama Kalsel Tidak Berpolitik Praktis Puncak Pandemi, Berapa Limbah Infeksius Covid-19 di Kalsel? Amankan Pilgub Kalsel 2020, Polres Tapin Siapkan 258 Personel Akhir 2024, Agropolitan Anjir Pasar Batola Ditarget Berdaya Saing

Tolak Radikalisme, Kiai Ma’ruf: Pemerintah dan Muslimat NU Harus Sejalan

- Apahabar.com Kamis, 29 Oktober 2020 - 13:14 WIB

Tolak Radikalisme, Kiai Ma’ruf: Pemerintah dan Muslimat NU Harus Sejalan

Wapres RI, KH Ma’ruf Amin Sumber: net

apahabar.com, JAKARTA – Organisasi kemasayarakatan hendaknya menyebarkan ajaran agama Islam yang moderat dan ikut mendukung upaya pemerintah dalam menangkal radikalisme di Indonesia. Hal ini disampaikan Wakil Presiden KH Ma’ruf Amin kepada Muslimat Nahdlatul Ulama (NU).

“Sebagai badan otonom dari NU, Muslimat NU memiliki kewajiban untuk mengembangkan ajaran Islam yang moderat ‘tawassuth’ dan mencegah berkembangnya ajaran radikal yang berpotensi memecah belah keutuhan bangsa,” kata Ma’ruf Amin saat membuka Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Muslimat NU secara virtual dari Jakarta, Kamis (29/10).

Sebagai ormas yang bergerak di bidang sosial dan keagamaan, Muslimat NU juga diharapkan dapat menjaga toleransi di kalangan masyarakat lewat penyebaran narasi-narasi kerukunan, kata Ma’ruf Amin.

“Saya berharap Muslimat NU menjadi penangkal bagi setiap upaya yang memecah-belah bangsa. Para uztazah hendaknya selalu menyampaikan narasi kerukunan yang menyejukkan bagi seluruh masyarakat,” ujarnya menegaskan.

Dalam acara tersebut, Wapres mengapresiasi kinerja Muslimat NU dalam mengangkat harkat dan martabat perempuan Indonesia melalui kegiatan di sektor pendidikan, sosial, dakwah, kesehatan dan ekonomi.

Sejak didirikan pada 29 Maret 1946, Muslimat NU telah berkontribusi cukup banyak terhadap kemajuan dan peningkatan kualitas hidup perempuan Indonesia, ucap-nya menambahkan.

“Di usia yang sudah cukup matang ini, Muslimat NU telah banyak berbuat untuk kemajuan dan peningkatan kualitas perempuan di berbagai bidang. Muslimat NU terus tumbuh dan berkembang sebagai salah satu ormas perempuan Islam terbesar di Indonesia,” tutur-nya.

Di tengah kondisi pandemik, Ma’ruf Amin juga memberi penghargaan terhadap usaha yang dilakukan Muslimat NU dalam mendukung upaya Pemerintah memutus rantai penyebaran Covid-19.

“Muslimat NU aktif melaksanakan berbagai program kegiatan, termasuk memotivasi, mengedukasi, dan mendampingi masyarakat dalam menanggulangi Covid-19, serta mengkampanyekan adaptasi kehidupan baru dengan mengedepankan protokol kesehatan,” ujarnya.

Rakernas dan Mukernas Perangkat Muslimat NU diselenggarakan di Batu, Malang pada Rabu (28/10) hingga Minggu (1/11), dengan dihadiri perwakilan pengurus di 34 provinsi baik secara fisik maupun virtual.

Berbagai layanan yang dimiliki Muslimat NU antara lain 104 panti asuhan, 108 pusat layanan kesehatan, 9.800 TK dan Rauddlotul Athfal, 350 taman pendidikan Al Quran, majlis taklim, koperasi, balai latihan kerja dan kelompok bimbingan ibadah haji.

Editor: Muhammad Bulkini - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Gedung 5 Lantai di Slipi Roboh, 3 Orang Terluka
Edan, Dua Oknum Kades di Kotabaru Tersandung Sabu

Nasional

Edan, Dua Oknum Kades di Kotabaru Tersandung Sabu
apahabar.com

Nasional

Resmi Dilantik, Intip Nama-Nama Dewan Pengawas KPK
apahabar.com

Nasional

Pakar: 5 Kelompok Rentan Terpapar Covid-19
apahabar.com

Nasional

Denda Berkendaraan Sambil Merokok di Negara Luar Lebih Berat
apahabar.com

Nasional

Jokowi Dorong Kerja Sama Peningkatan Konektivitas ASEAN-Korea Selatan
apahabar.com

Nasional

Sukses di New York, Sasirangan Kalsel Bakal Debut di Mercedes-Benz Fashion Week 2020 di Rusia
apahabar.com

Nasional

Gempa 6,1 Magnitudo Berpusat di Jepara Dirasakan Warga Bali hingga Pangandaran
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com