Buntut Demo, Koordinator BEM Kalsel Ahdiat Zairullah Resmi Tersangka Mubadala Petrolium Sosialisasi Pemboran Sumur Eksplorasi Yaqut-1 Upah Minimum Naik Rp 10 Ribu, Buruh Kalsel Meradang Koordinator BEM Kalsel Tersangka, Kuasa Hukum Siap Melawan BREAKING NEWS: Wakil Rektor ULM Penuhi Panggilan Polda Kalsel

Tubuh Keluarkan Keringat Berlebih di Malam Hari, Ketahui Sebabnya

- Apahabar.com Jumat, 9 Oktober 2020 - 20:41 WIB

Tubuh Keluarkan Keringat Berlebih di Malam Hari, Ketahui Sebabnya

Hiperhidrosis nokturnal atau keringat berlebih yang muncul pada malam hari tentu sangat merepotkan. Foto-Ilustrasi/Needpix

apahabar.com, JAKARTA – Hiperhidrosis nokturnal atau keringat berlebih yang muncul pada malam hari tentu sangat merepotkan. Terlebih, jika kita ada di ranjang bersama pasangan, ini akan sangat mengganggu.

Solusi termudah untuk mengatasinya adalah dengan menyimpan selimut kita atau menyalakan AC agar tak kepanasan saat tidur di malam hari. Namun demikian, pada kenyataannya, keringat berlebih tidak ada hubungannya dengan lingkungan eksternal.

Keringat berlebihan di malam hari ternyata disebabkan oleh apa yang terjadi pada tubuh. Saat keringat keluar dari tubuh, artinya tubuh sedang menghasilkan lebih banyak keringat daripada yang diperlukan untuk mendinginkan dan mengontrol suhu internal tubuh kita.

Melalui laman Real Simple, Jumat (9/10), dokter dan ahli bedah jantung di Rumah Sakit Presbyterian dan Pusat Medis Universitas Columbia di New York City, Mehmet Oz, MD, menjabarkan hal yang menyebabkan keringat berlebih di malam hari.
Dilansir apahabar.com dari Republika, Mehmet Oz, MD menjelaskan apa yang dapat dilakukan untuk melawannya.

Menopause

Sebanyak 80 persen perempuan yang menopause mengalami gejala vasomotor, seperti hot flashes dan berkeringat berlebih di malam hari. Sisi negatif dari fenomena yang terjadi secara alami ini adalah pasti akan terjadi dan bisa bertahan hingga tujuh tahun atau lebih. Sisi baiknya, ada cara untuk mengurangi gejala yang menyertainya.

Pertama, kurangi makanan pedas dan kafein. Pemicu penyebab keringat malam ini sangat penting untuk dihindari tepat sebelum tidur.

Kemudian, pilih pakaian tidur anti lembab, sprei yang mendinginkan, atau kompres dingin beku di bawah bantal. Balik bantal secara berkala agar mendapatkan kesejukan menyegarkan yang diberikannya secara maksimal.
Jika gejala terus berlanjut disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter. Konsultasi dokter dilakukan untuk mengetahui apakah ada obat tertentu atau terapi hormon untuk menggantikan estrogen yang hilang.

Gelisah

Kecemasan atau gelisah dapat menyebabkan keringat berlebih saat bangun. Itu adalah pemicu lain dari keringat malam karena hormon stres.

Jika mengalami kecemasan kemungkinan besar keringat berlebih akan terjadi, di samping gejala lain seperti napas pendek dan detak jantung yang cepat. Untuk mengatasi keringat berlebih di malam hari yang disebabkan oleh kecemasan secara efektif, hal pertama yang harus dilakukan adalah menentukan pemicunya.

Hiperhidrosis

Hiperhidrosis adalah istilah untuk tubuh yang berkeringat lebih dari yang dibutuhkannya sendiri secara alami. Kelebihan keringat biasanya terjadi di satu atau dua area tubuh, biasanya telapak tangan, kaki, ketiak, atau kepala.

Ketika berkeringat di malam hari yang disebabkan oleh hiperhidrosis disarankan untuk pergi ke dokter kulit. Kemungkinan besar, dokter kulit akan bekerja sama untuk menemukan antiperspiran yang sesuai dengan jenis kulit.

Infeksi

Demam adalah cara alami tubuh untuk melawan infeksi. Namun, daftar infeksi yang dapat menyebabkan kepanasan di malam hari sangat luas. Saat tubuh memanas wajar jika keringat malam terjadi bersamaan dengan gejala lain, seperti kelelahan dan nyeri otot.

Tidak ada cara yang bisa mengatasi infeksi. Itulah sebabnya sangat penting untuk menghubungi dokter setelah curiga mengalaminya. Dengan begitu, mereka dapat menjalankan tes diagnostik untuk menentukan apa penyebab keringat tersebut.

Editor: M Syarif - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kesehatan

Ilmuwan Temukan Organ Baru di Kepala Manusia, Apa Itu?
apahabar.com

Kesehatan

Ibu Positif Covid-19 Bolehkan Beri ASI?

Kesehatan

Remdesivir vs Obat Generik Murah Cegah Kematian Covid-19, Ini Kata Pakar
apahabar.com

Kesehatan

2 Tanda di Hidung, Dicurigai Gejala Covid-19

Kesehatan

Cara Unik Deteksi Penyakit Melalui Suara, dari Depresi Hingga Jantung
apahabar.com

Kesehatan

Mengenal Kanker Tenggorokan yang Diidap Eddie Van Halen
apahabar.com

Gaya

Cegah Covid-19 ke Anak, Khasiat Kayumanis dan Lemon Bisa Jadi Antiseptik Alami
apahabar.com

Kesehatan

Waspada Kanker Payudara Pria, Perokok Berisiko
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com