Biang Kebakaran Hebat di Patmaraga Kotabaru Mulai Terungkap Nasib Terkini 505 Warga Korban Kebakaran di Patramarga Kotabaru Hari Ini, 30 Warga Balangan Dominasi Kasus Positif Covid-19 di Kalsel [FOTO] Penampakan Ratusan Rumah yang Terbakar di Patmaraga Kotabaru Kena PHP, Buruh Tebar Ancaman ke Wakil Rakyat Kalsel di Senayan

ULM Kekurangan Kuota KIP, Terancam Banyak yang Tak Terampung

- Apahabar.com Sabtu, 17 Oktober 2020 - 17:04 WIB

ULM Kekurangan Kuota KIP, Terancam Banyak yang Tak Terampung

ULM tengah mengajukan tambahan kouta KIP Kuliah yang kurang ke Kemendikbud. Foto: Dok.apahabar.com

apahabar.com, BANJARMASIN – Pendaftar kuliah lewat jalur Kartu Indonesia Pintar (KIP) di Universitas Lambung Mangkurat (ULM) terus bertambah.

Kuota tambahan pun diajukan pihak kampus berakreditasi A ini ke Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Kuota awal KIP Kuliah untuk mahasiswa baru tahun ini hanya sebanyak 1.198 orang. Sedangkan jumlah pendaftar dilaporkan melebihi kuota.

“Sehingga ada mahasiswa yang tidak tertampung,” kata Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Alumni ULM Dr Muhammad Fauzi di Banjarmasin, Sabtu (17/10) dilansir Antara.

Fauzi berharap usulan ke Pusat Layanan Pembiayaan Pendidikan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan itu dikabulkan. Sehingga mahasiswa yang layak mendaptkan beasiswa namun tidak tertampung pada kuota awal bisa masuk di kuota tambahan.

KIP Kuliah dinilai sangat berarti bagi mahasiswa yang kurang mampu dari segi ekonomi keluarga.

“Apalagi mereka memenuhi syarat dari sisi akademik,” tandasnya.

Sebagai infomrasi, KIP Kuliah merupakan beasiswa untuk jenjang pendidikan tinggi yang digulirkan pemerintah dengan memberikan pembebasan biaya kuliah dan bantuan biaya hidup bulanan bagi mahasiswa yang memenuhi persyaratan ekonomi dan akademik.

Fauzi mewanti-wanti mahasiswa yang dinyatakan diterima namun di kemudian hari ada laporan dan terbukti melakukan pemalsuan dokumen atau manipulasi data dalam berkas syarat kelengkapan.

“Maka ULM berhak membatalkan yang bersangkutan sebagai penerima KIP kuliah,” jelasnya.

Fauzi menegaskan ULM memiliki standar ketat dalam setiap penerimaan mahasiswa termasuk untuk program beasiswa guna menjaga mutu lulusan.

Itu mengingat posisi ULM sebagai perguruan tinggi negeri terakreditasi A dan satu-satunya perguruan tinggi di Kalimantan yang masuk klaster 2.

Dan berada pada peringkat 47 dari 2.136 perguruan tinggi negeri dan swasta yang ada di Indonesia tahun ini versi klasterisasi perguruan tinggi yang dikeluarkan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

ULM sendiri memiliki 11 fakultas menerima 6.643 mahasiswa baru tahun 2020 ini. Terdiri dari 1.295 orang di jalur Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) dan 3.253 orang jalur Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) serta 2.095 orang di jalur mandiri.

Editor: Fariz Fadhillah - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Terus Meningkat, Potensi Sektor Pariwisata Kotabaru Dongkrak Pendapatan Daerah
apahabar.com

Kalsel

Imbauan Tak Digubris, Bawaslu Dibantu Satpol PP Copot APK
apahabar.com

Kalsel

2 Pasien Sembuh Covid-19 di Kalsel Jalani Perawatan Selama 19 Hari
apahabar.com

Kalsel

KH Fadhlan Dorong Polisi Ungkap Tuntas Akun @riskii125 Penghina Guru Sekumpul dan 4 Ulama Besar Kalimantan di Medsos
apahabar.com

Kalsel

Ciptakan Pemilukada Aman dan Damai, KAMMI Banjarmasin Punya Trik
apahabar.com

Kalsel

Breaking News! Kampung Gadang Membara, Dua Gang Dilalap Api
apahabar.com

Kalsel

Upaya Pemkab Tala Pulihkan Ekonomi, UKM Diberi Penangguhan Pinjaman
apahabar.com

Borneo

Desember, Minimarket di Banjarbaru Tak Sediakan Kantong Plastik
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com