3 Kali Diskor, Sidang Perdana Netralitas ASN Camat Aluh Aluh Berlangsung hingga Malam Sisa 85 Hari Jadi Bupati, Sudian Noor Doyan Bikin Kebijakan Kontroversial Diam-Diam, Adaro Kepincut Proyek Coal to Methanol di Kotabaru, Apa Kata Dewan? Kubah Datu Kelampaian Kembali Ditutup, Simak Penjelasan Zuriyat Gelapkan Penjualan Motor, Supervisor Marketing PT NSS Tabalong Diamankan Polisi

Umrah di Masa Pandemi Mahal, Benarkah?

- Apahabar.com Sabtu, 31 Oktober 2020 - 16:49 WIB

Umrah di Masa Pandemi Mahal, Benarkah?

Ilustrasi. Foto-net

apahabar.com, JAKARTA – Bagi yang ingin ibadah umrah di masa pandemi Covid-19 mau tak mau harus merogoh kocek lebih dalam. Pasalnya, biaya akomodasi hotel, transportasi, hingga biaya tes kesehatan meningkat.

Dilansir dari irham.id, Anggota Himpunan Penyelenggara Haji dan Umrah (Himpuh), Nana Sujana, mengakui bahwa kenaikan biaya umrah di masa pandemi memang tak dapat dielakkan.

Meningkatnya biaya itu disebabkan adanya kenaikan komponen umroh seperti kenaikan pajak, hotel, transportasi, hingga biaya kesehatan.

“Mungkin untuk sementara waktu, yang bisa umrah itu ya memang mereka yang bisa menjangkau harganya. Untuk sekarang mungkin seperti ini dulu,” kata Nana saat dihubungi Republika, Sabtu (31/10).

Dia menjelaskan, komponen biaya umrah terjadi akibat sejumlah faktor. Misalnya, dia mencontohkan, pajak yang dikenakan oleh Arab Saudi yang semula hanya lima persen meningkat menjadi 20 persen. Bahkan berdasarkan informasi yang belum dapat dipastikan keabsahan yang diterimanya, akan ada kenaikan susulan dari pajak hingga 30 persen oleh Arab Saudi.

Selain itu, komponen harga juga meningkat di hotel yang sebelumnya diperbolehkan satu kamar empat orang, hanya diperbolehkan dua orang. Sedangkan bus yang okupansi awalnya 40 orang hanya diperbolehkan diisi oleh 20 orang penumpang.

“Kalau pesawat, 70 persen saja yang boleh diisi. Itu pun harus menjalankan social distancing meski pesawatnya sudah di-treatment anti-Covid-19,” ungkapnya.

Untuk itu dia menjabarkan bahwa harga umrah yang paling memungkinkan saat ini berkisar Rp 35 juta per orang dari harga sebelumnya berkisar Rp 25 juta. Dia pun berharap bahwa ke depannya umrah dapat diakses oleh semua kalangan tanpa menanggalkan persyaratan-persyaratan yang diterapkan para regulator.

Editor: Muhammad Bulkini - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Habar

Mengapa Orang Nusantara Banyak Masuk Islam? Simak Penjelasan 3 Teori Ini
apahabar.com

Religi

Ramadan Disambut Suka Cita, Berikut Lima Selebritas Dunia yang Jalankan Puasa
apahabar.com

Habar

Syekh El Fatih Asal Sudan Hadiri Majelis Raudatul Anwar Pagi Ini
apahabar.com

Habar

Gelar Pasukan, 25 Ribu Relawan Siap Amankan Haul Guru Sekumpul ke 15
apahabar.com

Habar

Jelang Haul, PD Pasar Bauntung Batuah Beri Sanksi Ini Bagi Pedagang yang “Menaikkan Harga”
apahabar.com

Habar

Guru Bakhiet: Tiga Amalan di Tengah Wabah Covid-19
apahabar.com

Habar

Jemaah Banua Bersholawat Larut dalam Syair Habib Syech
apahabar.com

Habar

Demi Kenyamaan Jemaah Haul Guru Sekumpul, Ini yang Dilakukan DLH Banjar
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com