VIDEO: Polisi Rilis Tersangka Pencurian Hp Rosehan di Pesawat Sengketa Kepemilikan Kampus Achmad Yani, Gugatan Adik Berlanjut di PN Banjarmasin Magrib, Mayat di Jembatan Kayu Tangi Gegerkan Warga Sekolah Tatap Muka di Banjarmasin: Waktu Belajar Dipangkas, Sehari Hanya 5 Jam Sehari Jelang Penutupan, Pendaftar BLT UMKM di Batola Capai 5.000 Orang

UPDATE: Massa Anti-Omnibus Law di Banjarmasin Ngotot ‘Mogok Damai’

- Apahabar.com Kamis, 8 Oktober 2020 - 13:58 WIB

UPDATE: Massa Anti-Omnibus Law di Banjarmasin Ngotot ‘Mogok Damai’

Ribuan mahasiswa masih bertahan di ruas Jalan Lambung Mangkurat, kawasan Gedung DPRD Kalsel, Kota Banjarmasin, Kamis (8/10). Foto: apahabar.com/Bahaudin Qusairi

apahabar.com, BANJARMASIN – Sampai siang ini, massa anti-omnibus law di Banjarmasin ngotot bertahan di depan Sekretariat DPRD Kalsel, Kamis (8/10).

Mereka mengancam tidak akan balik kanan. Sebelum Presiden Joko Widodo menerbitkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu). Mencabut UU Cipta Kerja yang sudah disahkan DPR RI, belum lama tadi.

“Kami akan melakukan ‘mogok damai’, dalam artian tetap berada di sini sampai dengan Perppu ini dikeluarkan,” ucap Koordinator Wilayah BEM se Kalsel, Ahdiat Zairullah, Kamis (8/10) siang kepada apahabar.com di sela demonstrasi.

Sementara itu Ketua DPRD Kalsel Supian HK bersama Plt Gubernur Kalsel Rudy Resnawan berkomitmen menyampaikan secara langsung. Terkait aspirasi mahasiswa ke Sekretariat Presiden di Jakarta, hari ini juga.

“Kami DPRD Kalsel akan berangkat pada hari ini 8 Oktober 2020 ke istana untuk menyampaikan keberatan terhadap Undang-Undang Cipta Kerja, Presiden harus mengeluarkan Perppu sekarang juga,” tulisnya dalam nota kesepahaman tersebut.

Pantauan apahabar.com, ribuan mahasiswa dan aktivis masih memenuhi Jalan Lambung Mangkurat, depan Kantor DPRD Kalsel, Kota Banjarmasin.

Mereka berbaris rapi dalam penjagaan ratusan aparat kepolisian, sekitar 40 meter jauhnya dari Rumah Banjar, sebutan kantor DPRD Kalsel. Konsentrasi massa membentuk barisan yang memanjang 70-10 meter.

Pengesahan RUU sapu jagat atau Omnibus Law berakibat pada kegentingan situasi nasional. Hari ini, demo mahasiswa maupun buruh sekalipun situasi pandemi Covid-19 nyaris digelar di seluruh penjuru Indonesia.

TOLAK AJAKAN KETUA DPRD 

Editor: Fariz Fadhillah - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Moderasi Beragama, Cara Dema-UIN Tangkal Radikalisme dan Ekstremisme di Kampus
apahabar.com

Kalsel

Mengorek Keberhasilan Kota Batu dan Malang Tingkatkan Kualitas Guru
apahabar.com

Kalsel

Tak Kantongi Izin, PT Travellindo Langgar Peraturan Menteri Agama dan Dirjen PHU
apahabar.com

Kalsel

Jika Dihapus, Honorer Batola Ingin Prioritas Saat Pengangkatan PPPK

Kalsel

VIDEO: Kapolres Tapin Tinjau Titik Rawan Banjir
apahabar.com

Kalsel

Mengintip Geliat Prostitusi Online di Kota Banjarmasin (Bagian 1)
apahabar.com

Kalsel

1 April Jembatan Alalak Ditutup, Dishub Siapkan Sarana Penyeberangan
apahabar.com

Kalsel

Kalsel Hujan, di Dua Kabupaten Disertai Petir
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com