Tim Macan Kalsel Gerebek Wanita Buronan Kasus Penggelapan Kapal Indef: Setahun Jokowi-Ma’ruf Amin ULN Melonjak, Setiap Penduduk Warisi Utang Rp 20,5 juta Demo di Pelaihari Berbuntut Laporan Polisi, Sekda Tala Minta Maaf Harga Tiket Bioskop XXI Duta Mall Banjarmasin Turun, Simak Daftar Lengkapnya Kedai Terapung, Unggulan Wisata Baru di Barito Kuala

UPDATE Terkini Kondisi Presiden Donald Trump Pascadiberi Oksigen dan Dua Dosis Obat Remdesivir

- Apahabar.com Senin, 5 Oktober 2020 - 13:49 WIB

UPDATE Terkini Kondisi Presiden Donald Trump Pascadiberi Oksigen dan Dua Dosis Obat Remdesivir

Presiden AS, Donald Trump. Foto-Antara

apahabar.com, WASHINGTON – Kondisi terkini Presiden AS Donald Trump yang dinyatakan positif Covid-19 dan tengah menjalani perawatan di Pusat Medis Militer Nasional Walter Reed, masih simpang siur.

Tim medis COVID-19 yang merawat Presiden Donald Trump sedang memantau kondisi paru-parunya usai diberikan oksigen tambahan pada Jumat, namun pada Minggu (9/10/2020) menolak memberikan informasi lebih lanjut.

Presiden berusia 74 tahun itu diterbangkan ke Pusat Medis Militer Nasional Walter Reed pada Jumat dan telah menerima dua dosis obat antivirus Remdesivir, serta obat steroid deksametason, yang digunakan untuk kasus parah.

Dr. Sean P. Conley mengakui bahwa kadar oksigen dalam darah Trump menurun dalam beberapa hari sebelumnya dan mengalami demam tinggi pada Jumat pagi, mengungkapkan bahwa kondisi presiden memburuk dari yang dilaporkan sebelumnya.

Namun Conley menyebutkan bahwa kondisi Trump pada Minggu membaik.

 Baca Juga : Pasar Cermati Perkembangan Pasca Donald Trump Positif Covid-19, Harga Emas

                         Cenderung Flat

 Baca Juga : Positif Covid-19, Presiden AS Donald Trump ‘Berkicau’: Saya Merasa Jauh Lebih Baik

 Baca Juga : Trump Terpapar Covid-19, Menlu AS Mike Pompeo Persingkat Kunjungan ke Asia

 Baca juga : Donald Trump-Istri Positif Covid-19, Ramalan Kematian Mr President Viral Lagi!

Presiden Donald Trump selama ini seringkali meremehkan risiko pandemi COVID-19, yang telah menginfeksi 7,4 juta warga Amerika, menelan lebih dari 209.000 korban jiwa dan menyebabkan ekonomi babak belur yang berujung pada hilangnya jutaan pekerjaan.

Dua anggota staf Gedung Putih terbukti positif COVID-19 beberapa pekan lalu dan ajudan pribadi Trump, Nicholas Luna, juga terinfeksi virus corona, menurut sumber yang mengetahui kondisi tersebut.

Dikutip dari Antara, saat ditanya mengenai pemeriksaan apa yang mengungkapkan kondisi paru-paru Trump, Conley menjawab:

“Ada sejumlah temuan perkiraan, namun tidak ada masalah klinis yang berarti.”

Tanggapan Conley menunjukkan bahwa sinar X mengungkapkan tanda-tanda pneumonia (radang paru-paru), kata Dr. Amesh Adalja, spesialis penyakit menular di Universitas Johns Hopkins.

“Temuan yang diprediksikan yaitu Trump terbukti mengalami pneumonia dalam sinar X. Jika itu normal mereka akan dikatakan normal,” pungkas Adalja.

Editor : El Achmad

Tim Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Internasional

Jokowi Pidato Perdana di Sidang Umum PBB, BTS Jadi Pembicara Khusus
apahabar.com

Internasional

Positif Covid-19, Presiden Donald Trump Alami Demam Ringan
apahbaar.com

Internasional

Viral, Penumpang Buka Pintu Darurat Pesawat dan Duduk di Sayap

Internasional

Perdana Menteri Pakistan Imran Khan Digoyang Oposisi
apahabar.com

Internasional

WHO: Dampak Covid-19 Akan Terasa hingga Puluhan Tahun
apahabar.com

Internasional

99 Hari Bebas Virus Corona, Vietnam Laporkan Kematian Pertama Covid-19
apahabar.com

Internasional

Pakar China Perkirakan 70 Persen Warga Dunia Terdampak Covid-19
apahabar.com

Internasional

Sekjen PBB: Dunia Gagal Hadapi Tantangan untuk Perangi Pandemi Covid-19
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com