Geger! Buaya Liar Masuk Kolam Musala SKJ Kotabaru [FOTO] Jumat Kelabu di Turunan Maut Rapak Balikpapan Eks TKP Penusukan Bakal Rumjab Wali Kota Banjarmasin Tebing Longsor di Panaan Tabalong, 1 Rumah Rusak Parah Detik-detik Tabrakan Horor di Balikpapan: 5 Tewas, Belasan Luka-Luka

UU Cipta Kerja, Organisasi Cipayung Minta Hak Jawab Seluruh Anggota DPR dan DPD RI Perwakilan Kalsel

- Apahabar.com     Sabtu, 10 Oktober 2020 - 18:15 WITA

UU Cipta Kerja, Organisasi Cipayung Minta Hak Jawab Seluruh Anggota DPR dan DPD RI Perwakilan Kalsel

Organisasi Cipayung Plus se Kalsel akan mengumpulkan seluruh Anggota DPR dan DPD RI perwakilan Kalsel. Foto-apahabar.com/Bahaudin Qusairi

apahabar.com, BANJARMASIN – Gelombang penolakan Undang-Undang (UU) Cipta Kerja di Kota Banjarmasin, Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) memasuki babak baru.

Sejumlah elemen kepemudaan yang tergabung dalam organisasi Cipayung Plus se-Kalsel akan mengumpulkan seluruh Anggota DPR dan DPD RI perwakilan Kalsel.

Hal ini untuk mempertanggungjawabkan dan memberikan hak jawab mereka kepada masyarakat Kalsel tentang pengasahan UU Cipta Kerja.

“Kenapa ini sampai terjadi. Apa yang dikerjakan mereka ketika rapat paripurna kemarin. Terserah mereka mau penjelasan atau klarifikasi,” ujar perwakilan KAMMI Kalsel M Alfiansyah.

Alfi menerangkan pertemuan ini bakal digelar dalam sebuah forum resmi tanggal 19 Oktober mendatang.

Tempat pertemuan dengan anggota DPR dan DPD RI daerah pemilihan (Dapil) Kalsel disepakati di Gedung DPRD Kalsel, Jalan Lambung Mangkurat, Kota Banjarmasin.

“Jika seluruh Anggota DPR dan DPD RI tidak hadir, silakan rakyat Kalsel menilai sendiri dan mengevaluasi mereka,” ucapnya.

Di pertemuan nanti, Alfi kembali meminta hak jawab anggota DPR dan DPD RI yang mana menolak dan mendukung kehadiran UU Cipta Kerja.

Kemungkinan disana bakal ada terjadi diskusi yang panjang antara organisasi kepemudaan untuk meminta pertanggungjawab anggota DPR dan DPD RI tersebut.

“Tuntunan kita tetap UU Omnibus Law UU Cipta Kerja harus dibatalkan,” imbuhnya.

Menurutnya aksi tersebut merupakan warna baru dalam menyampaikan aspirasi penolakan UU Cipta Kerja.

Namun keadaan itu tetap mendukung gerakan para mahasiswa yang menggelar seruan aksi kemarin.
“Kita ingin menambah jalur seperti ini,” ucapnya.

Sementara itu, Perwakilan GMNI Kalsel Luthfi Rahman mengatakan keterlibatan Anggota DPR dan DPD RI ini meminta pertanggungjawabkan kepada rakyat tentang terbitnya UU Cipta Kerja.

“Suara rakyat mana yang mereka wakilkan,” imbuhnya.

Adapun organisasi kepemudaan yang hadir adalah GMNI, IMM, KAMMI dan HMI.

Editor: M Syarif - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Tersangka Asusila, Nasib Gusti Makmur di KPU Banjarmasin di Ujung Tanduk
apahabar.com

Kalsel

Tekan Risiko Blackspot, Polres Batola Tunggu Reaksi Instansi Terkait
apahabar.com

Kalsel

Dugaan Korupsi KONI Banjarbaru, Jaksa Amankan Rp 9 Juta
apahabar.com

Kalsel

Grand Final Putri Pariwisata Kalsel 2019, Wakil Tabalong Maju di 3 Besar
apahabar.com

Kalsel

Jenazah Datang, Anak Korban Tersetrum Saat Banjir di Martapura Pingsan
apahabar.com

Kalsel

Polisi Ungkap Penyebab Kecelakaan Maut Basirih yang Tewaskan 2 Pengendara

Kalsel

Kontradiksi Aturan Saat Lebaran di Banjarmasin: Halalbihalal Dilarang, Salat Ied Diizinkan
apahabar.com

Kalsel

Polisi Beri Dispensasi SIM Mati, Simak Ketentuannya
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com