91 Persen Pasien Covid-19 di Kalsel Sembuh Jadwal Liga Inggris Sheffield United vs Man City Malam Ini, Live Streaming Mola TV, Guardiola Tanpa Aguero! Video Viral Pria Bawa Jenazah Ibunya Pakai Motor di Atas Bronjong, Sang Perekam pun Ketakutan! Video Detik-detik Mobil Tabrak Gerbang Masjidil Haram Mekkah dengan Kecepatan Tinggi Video Viral Rombongan Klub Harley Keroyok 2 Anggota TNI, Polisi Melerai Dicuekin, Ini Gara-garanya

Vaksinasi Covid-19 Sudah Dekat, Indonesia Wajib Siapkan Stok Jarum

- Apahabar.com Senin, 12 Oktober 2020 - 13:35 WIB

Vaksinasi Covid-19 Sudah Dekat, Indonesia Wajib Siapkan Stok Jarum

Ilustrasi vaksin Covid-19. Foto-DW

apahabar.com, JAKARTA – Kalau sudah ada vaksin Covid-19, tentu jarum suntik wajib disiapkan.

Amerika Serikat (AS) saja kekurangan jarum suntik untuk program imunisasi seluruh warga. Saat itu Presiden Donald Trump menyebut jika kebutuhan jarum suntik di AS masih harus ditambah hingga 850 juta.

Mengutip The Guardian, disebutkan jarum suntik ini sangat dibutuhkan saat proses vaksin dilakukan pada 2021 mendatang. Lalu bagaimana dengan Indonesia?

Ketua Satgas Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan pemerintah sudah belajar dari Amerika terkait ketersediaan jarum suntik ini.
Dia menyebut untuk imunisasi ini dibutuhkan dua kali suntikan.

“Karena vaksin ini suntiknya harus 2 kali, mesti ada booster nya lalu 2 minggu disuntik lagi,” kata dia dikutip apahabar.com dari detikcom, Senin (12/10/2020).

Dia mengungkapkan dari total jumlah penduduk ada sekitar 160 juta orang yang harus divaksin tahap awal. Ini artinya jarum suntik yang dibutuhkan adalah sekitar 320 juta.

“Bagaimana pengadaan jarum suntiknya? Alhamdulillah kita sudah cukup antisipasi, sekarang stok yang ada 150 juta dan kita punya kapasitas produksi grupnya Indofarma setahun 350 juta buah, di Mitra Rajawali Banjaran setahun 120 juta untuk produksi yang 1/2 ml,” jelas dia.

Budi menyebut hingga 2021 stok jarum suntik akan aman karena itu dia menyebut pihaknya sudah melakukan produksi dan stok dari sekarang.

Dia menyebutkan tidak ingin mengulang kesalahan saat awal pandemi. Misalnya dulu Indonesia kekurangan masker hingga alat pelindung diri (APD).

“Waktu itu kita pikir bisa beli dari luar, tapi kan ternyata semua orang butuh ya. Nah jarum suntik juga seperti itu jadi cukup untuk sekian puluh juta orang pertama yang disuntik,” jelasnya.

Dari banyaknya produksi ini, Budi tidak menampik jika ada peluang untuk ekspor dan membantu negara-negara lain yang membutuhkan. Negara yang dibidik adalah Papua Nugini sampai Laos.

Editor: M Syarif - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

UU Cipta Kerja Redam Budaya KKN, Ini Penjelasannya
apahabar.com

Nasional

Ini Harapan Pelajar untuk Pemerintahan Jokowi-Ma’ruf Amin
apahabar.com

Nasional

Status Geopark Meratus: Walhi dan Gembuk Pertanyakan Komitmen Daerah
apahabar.com

Nasional

Kaltim Siapkan Lahan Khusus, Antisipasi Urbanisasi Jika Jadi Ibu Kota
apahabar.com

Nasional

Sitti Hikmawatty Minta Maaf Soal Hamil di Kolam Renang
apahabar.com

Nasional

Saling Lempar Kursi di Kongres PAN, Delegasi Kalsel Dukung Zulhas
apahabar.com

Nasional

Firli Bahuri Jalani Sidang Etik Dewas KPK
apahabar.com

Nasional

Bank Kalsel Berikan Restrukturisasi Kredit untuk Nasabah
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com