Jadwal Timnas U16 Indonesia vs UEA Malam Ini, Live NET TV & Live Streaming Mola TV, Prediksi Skor! Kontroversi Pencopotan Sekda Tanah Bumbu, Ombudsman: Jangan Lampaui Kewenangan Live Mola TV! MU vs Chelsea di Liga Inggris, Prediksi Skor, Line up dan Link Streaming Siaran Langsung Pembantai Tetangga di Kelumpang Kotabaru Diancam Penjara Seumur Hidup! ANEH, 3 Proyek Jembatan di Banjarmasin Jalan Terus Walau Tanpa IMB

Vietnam: Latihan Militer China di Laut China Selatan Ancam Perundingan

- Apahabar.com Kamis, 1 Oktober 2020 - 22:16 WIB

Vietnam: Latihan Militer China di Laut China Selatan Ancam Perundingan

Dokumentasi - Penampakan Hohhot (Hull 161), kapal perusak kawal rudal milik Komando Armada Selatan Tentara Pembebasan Rakyat China (PLA), saat berpatroli di perairan Laut China Selatan pada Kamis (20/8/2020). Foto-ChinaMilitary via Antara

apahabar.com, HANOI – Pemerintah Vietnam, Kamis (1/10), menyebut latihan militer China di Laut China Selatan (LCS) minggu ini dapat mengancam rangkaian perundingan tata perilaku (COC) di perairan sengketa tersebut.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Vietnam, Le Thi Thu Hang, mengatakan saat jumpa pers bahwa latihan militer itu akan membuat upaya memulai kembali perundingan mengenai LCS antara China dan Perhimpunan Bangsa-Bangsa di Asia Tenggara (ASEAN) terhambat.

China pada Senin (28/9) mulai menggelar 5 latihan militer berturut-turut di beberapa bagian pesisirnya, dua di antaranya berlangsung di perairan Kepulauan Paracel, yang juga diklaim oleh Vietnam.

“Prioritas China dan ASEAN melanjutkan kembali perundingan mengenai kode etik dan perilaku (COC) yang lama tertunda akibat pandemi,” kata Hang.

Ia menambahkan Vietnam mengedepankan tujuan itu dan ingin segera menyelesaikan COC secara efektif dan komprehensif serta sejalan dengan aturan hukum internasional.

China dalam beberapa bulan terakhir meningkatkan kehadirannya dan menggelar rangkaian latihan militer di Laut China Selatan, pada saat negara-negara di Asia Tenggara berjuang melawan pandemi.

China dan beberapa negara anggota ASEAN terlibat sengketa kepemilikan perairan LCS selama bertahun-tahun.

Pemerintah Amerika Serikat menuduh China merundung negara-negara tetangganya itu.

Namun, Beijing balas menuding Washington dan sekutu-sekutunya di Barat telah mengintervensi politik kawasan serta membahayakan keamanan di Laut China Selatan karena AS mengirim kapal-kapal angkatan lautnya.

Vietnam pada Agustus 2020 mengatakan adanya sejumlah alat peluncur bom milik China di Kepulauan Paracel telah “mengancam perdamaian”.

Hang pada Kamis mengatakan Vietnam meminta China menghormati kedaulatan negaranya dan tidak lagi menggelar latihan militer di perairan Kepulauan Paracel.

Selama hampir 20 tahun, penetapan COC di Laut China Selatan menjadi prioritas ASEAN dan China.

Namun, sejumlah ahli mempertanyakan komitmen China untuk menetapkan hasil perundingan itu. Para pengamat juga ragu hasil perundingan itu nantinya dapat memiliki kekuatan hukum.(Ant)

Editor: Aprianoor - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Internasional

Ditangkap Gegara Sebut Covid-19 Hoaks
apahabar.com

Internasional

Bom Meledak di Masjid Kabul Saat Salat Jumat, Nyawa Imam Tak Sempat Diselamatkan

Internasional

3 Hari Dirawat, Presiden AS Donald Trump Keluar dari RS Militer : Jangan Takut dengan Covid-19
apahabar.com

Internasional

Pipa Bensin Bocor, Kebakaran Hebat Landa Meksiko, 20 Orang Tewas
apahabar.com

Internasional

Oasis Al-Ahsa Arab Saudi Masuk Rekor Dunia
apahabar.com

Internasional

Diakui Internasional, Jamu Indonesia Tembus Arab Saudi
apahabar.com

Internasional

Khatib Jumat di Inggris Puji Pria Kristen yang Berdiri di Luar Mesjid
apahabar.com

Internasional

Kerugian Ledakan di Beirut Capai Rp223 Triliun
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com