4 Kecamatan di Banjarmasin Terendam Rob, Ketinggian 60 Cm Cemara Raya Banjarmasin Masih Terendam, Warga Dorong Motor Mogok Sidang Kasus Korupsi HSU, KPK Hadirkan Sekda Adik Bupati Curi Susu Demi Keponakan, Perkara Remaja Banjarmasin Dihentikan Lewat Restorasi Justice Fakta Baru Pembacokan di SPBU Banjar, Tak Ada Duit yang Hilang

Viral Video Pengunjuk Rasa Tendang Balik Tabung Gas Air Mata ke Arah Polisi : Best Moments is Real! Most Epic Volley

apahabar.com, BANJARMASIN – Video aksi seorang pengunjuk rasa menendang balik tabung gas air mata ke arah
- Apahabar.com     Kamis, 8 Oktober 2020 - 12:23 WITA

Viral Video Pengunjuk Rasa Tendang Balik Tabung Gas Air Mata ke Arah Polisi : Best Moments is Real! Most Epic Volley

Video aksi pengunjuk rasa menendang balik tabung gas air mata ke arah petugas saat demo menolak pengesahan RUU Cipta Kerja menjadi UU Omnibus Law Cipta Kerja, Selasa 7 Oktober (screenshot/twitter@NetizenKardus)

apahabar.com, BANJARMASIN – Video aksi seorang pengunjuk rasa menendang balik tabung gas air mata ke arah polisi pada aksi demo menolak UU Omnibus Law Cipta Kerja, Selasa (7/10/2020), viral di media sosial.

Layaknya pemain bola profesional, pengunjuk rasa dalam video tersebut lewat aksi first time menendang kembali tabung gas air mata yang ditembakan ke arah petugas keamanan.

Setelah terkena tendangan voli dengan kekuatan kaki yang luar biasa tersebut, tabung gas air mata itu kembali melayang ke arah petugas.

Sang pengunggah video di twitter bahkan melabeli video tersebut dengan tulisan Best Moments is Real! Most Epic Volley

“Best Moments is Real! Most Epic Volley. Itu yang melakukannya anak STM atau Mahasiswa (emoticon)” tulis @NetizenKardus.

Namun pengunggah tidak menyebutkan di mana lokasi unjuk rasa yang ada di dalam video terseut.

Baca juga : Viral Video Detik-detik Puan Maharani Diduga Matikan Mic Irwan Fecho di Paripurna Pengesahan RUU Cipta Kerja

Baca juga : Viral Video Detik-detik Puan Maharani Diduga Matikan Mic Irwan Fecho, Masinton Pasaribu PDIP : Mic Mati Otomatis

Sejak diunggah pada Rabu (7/10/2020) pukul 12.38 WIB, video tersebut telah mendapat 38,3 ribu likes, 1,7 ribu quote tweets dan 13.9 ribu retweet.

Para netizen pun menyampaikan tanggapan beragam atas video unik yang diunggah @NetizenKardus tersebut. Sebagian netizen mengunggah kembali pernyataan terkenal aktivis Wiji Tukul.

‘Apabila usul ditolak tanpa ditimbang, suara dibungkam, kritik dilarang tanpa alasan, dituduh subversif dan mengganggu keamanan, maka hanya ada satu kata: lawan!” – Wiji thukul” tulisa @achilaayla, disertai sejumlah hashtag penolakan.

“Haluuuh ngeri cuk, tendangan si madun (emoticon tertawa),” tulis @anfalfrdhnsyh

‘DARI RAKYAT, OLEH RAKYAT, UNTUK RAKYAT.’ tulisa @KrnDs2 disertai hashtag :
#MahasiswaBergerak, #StopRugikanRakyat, #TolakOmnibusLaw, #TolakRUUCiptaKerja, #JEGALHINGGABATAL, #MosiTidakPercayaDPRRI,  #DPRRIPENGKHIANATRAKYAT, #KembalikanHakMasyarakat, #TolakRUUCiptaker, #GagalkanDPR, #TumpasHinggaTuntas.

Sementara itu, @Chanssss__ menulis : “Heboh banget ama yg baru disahkan. Kok gw ngerasanya emang orang kita tuh gak mau kerja maunya dpt duit dan enaknya aja. Coba dibaca dulu lah jangan mau di flaming”

Demo Menolak UU Cipta Kerja

Aksi unjuk rasa dan demontrasi penolakan UU Cipta Kerja atau Omnibus Law Cipta Kerja terjadi di berbagai daerah di tanah air sejak DPR mengesahkannya, Senin (5/10/2020).

Di sejumlah daerah aksi unjuk rasa dari kalangan buruh, mahasiswa dan diikuti pelajar berlangsung ricuh. Para pengunjuk rasa bentok dengan aparat kepolisian.

Editor: Tim Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Nasional

BMKG Mutakhirkan Data Gempa Malang dari M 6,7 Jadi M 6,1
Genangan di Rusia

Nasional

25 Tahun Tak Diperbaiki Pemerintah, Genangan di Rusia Ini Punya Akun Instagram Sendiri
apahabar.com

Nasional

BMKG: Gempa Jembrana Magnitudo 6,0 Akibat Subduksi Lempeng Indo-Australia
Megawati

Nasional

Megawati Buka Peluang Riset Luar Angkasa dengan Rusia
apahabar.com

Nasional

Presiden ke Kalimantan, Istana: Tidak Ada Opsi Perppu
apahabar.com

Nasional

Terdapat 3.680 Korban, Polisi Ungkap Sindikat Mafia Perumahan Syariah
apahabar.com

Nasional

HGI Dukung Program Pengembangan Food Estate di Kalteng
perjalanan

Nasional

Kemenhub Cabut Aturan Perjalanan Darat 250 Km Wajib PCR/Antigen!
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com