4.840 Vial Vaksin Covid-19 Tiba di Tanah Bumbu Pengungsi Banjir Bertambah, Kalsel Perpanjang Status Tanggap Darurat Ribuan Vial Vaksin Covid-19 Tahap II Tiba di Kapuas Sempat Tertunda karena Banjir, Akhirnya Vaksin Covid-19 Tiba di Tala Bertambah 13.094, Covid-19 Indonesia Tembus 1 Juta Kasus

Viral Video Warga Keturunan Pakai Mobil Dinas TNI Beli Mie : “Yang Boleh Tanya Gua Itu Polisi Militer”

- Apahabar.com Sabtu, 3 Oktober 2020 - 13:45 WIB

apahabar.com, JAKARTA – Video seorang warga keturunan menggunakan mobil dinas TNI untuk membeli mie jadi viral di media sosial.

Mobil Fortuner warna hijau tersebut biasanya di TNI AD digunakan oleh perwira menengah (pamen) dengan pangkat Kolonel.

Dalam video yang viral, orang yang memakai kaus oblong warna putih dan celana pendek tersebut turun dari mobil menuju ke sebuah warung untuk membeli makanan.

Sontak kedatangan orang itu menghebohkan warga sekitar yang langsung merekam sebagai bukti penyalahgunaan penggunaan mobil dinas TNI itu.

Baca juga : Warga Sipil Gunakan Mobil Dinas Fortuner TNI AD, Ini Kata Netizen

Baca juga : Ketahuan Selingkuh, WAGs Timnas Turki Ini Sewa Pembunuh Bayaran Rp 17M Demi Habisi Nyawa Suami

Hanya saja, warga keturunan itu pada awalnya mengaku sebagai anggota TNI.

“Kenapa lu tanya gua? Yang boleh tanya gua itu polisi militer,” ujar laki-laki tersebut sembari masuk mobil dinas TNI AD tersebut.

Dari rekaman, terlihat di belakang pengemudi terdapat pakaian dinas harian (PDH) TNI AD dengan tanda kepangkatan Kapten.

Ketika didesak, kemudian laki-laki yang sudah berumur dan didampingi istrinya di dalam mobil tersebut akhirnya mengaku kalau bukan prajurit TNI AD aktif. Dia menyebut, pengakuan sebagai tentara hanya candaan belaka.

“Bukan anggota gua. Saya bercanda,” jawab laki-laki tersebut.

Tak lama kemudian, laki-laki tersebut menutup kaca mobil dan pergi meninggalkan si perekam video.

Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen Nefra Firdaus sempat menyebut, jika kasus itu ditangani Pusat Polisi Militer AD (Puspomad).

Hanya saja, Kepala Penerangan (Kapen) Puspomad Letkol Cpm Dwi Indra Wirawan mengatakan, masalah itu masih diselidiki Puspomad.
“Mohon waktu ya Mas,” kata Indra seperti dikutip apahabar.com dari Republika pada Sabtu (3/10/2020).

Editor: Tim Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Jokowi Senang Lihat Laporan Angka Ekonomi Semakin Baik
apahabar.com

Nasional

Kalteng Berbenah untuk Hadapi Rencana Pemindahan Ibu Kota
apahabar.com

Nasional

Jokowi: Indikator Ekonomi Indonesia Mulai Membaik
apahabar.com

Nasional

BNPT Selidiki Penusuk Syekh Ali Jaber dengan Jaringan Teroris
vaksin covid-19

Nasional

Momen Presiden Jokowi Disuntik Vaksin Covid-19 Sinovac
apahabar.com

Nasional

200 Personel TNI Dikerahkan untuk Opster di Jayawijaya
apahabar.com

Nasional

Khawatir Corona, Arab Saudi Menunda Perjalanan ke-9 Negara
apahabar.com

Nasional

KUA Menolak, Nikah Dini Masih Marak
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com