Dugaan Skimming Bank Kalsel, Polisi Endus Kecurigaan Baru Daftar Bersamaan dengan KIB, PSI: Tanda-Tanda Alam Nih! Banjarbaru Ibu Kota Baru, Ovie Minta Petani Tak Tergiur Alihfungsi Lahan Datangi KPU, PSI Selipkan Aspirasi Rakyat melalui Tulisan di Kaos Polda Kalsel Respons Desakan IPW Copot AKBP AB Dkk
agustus

Wakil Rakyat Turun Tangan, Bocah Penderita Penyakit Kulit Ini Akhirnya Dirawat Intensif di RSUD Ratu Zalecha Martapura

- Apahabar.com     Kamis, 1 Oktober 2020 - 17:40 WITA

Wakil Rakyat Turun Tangan, Bocah Penderita Penyakit Kulit Ini Akhirnya Dirawat Intensif di RSUD Ratu Zalecha Martapura

Ketua IV DPRD Kabupaten Banjar Ahmad Syarwani saat menemani Rahmat Andika di RSUD Ratu Zalecha Martapura. Foto-Istimewa

apahabar.com, MARTAPURA – Bocah 4 tahun yang menderita penyakit kulit di Kabupaten Banjar akhirnya mendapat penanganan intensif.

Sejak 30 September kemarin, bocah malang bernama Rahmat Andika yang tinggal di Desa Gudang Hirang, Kecamatan Sungai Tabuk, Kabupaten Banjar, itu sudah dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ratu Zalecha Martapura.

Salah satu pihak yang turut andil atas perawatan bocah itu adalah Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Banjar, Ahmad Syarwani.

Syarwani merasa terharu, karena Rahmat Andika hanya dirawat oleh kakek dan neneknya. Untuk sekadar membayar biaya berobat, mereka tak punya. Sementara kedua orang tua Andika sudah meninggal beberapa waktu lalu.

“Setelah kami mendapatkan kabar terkait dengan kondisi Rahmat Andika yang sudah memperhatikan, kami langsung menghubungi aparat desa dimana dia tinggal. Dan kami juga membujuk keluarganya agar Rahmat Andika dirujuk ke RSUD Ratu Zalecha Martapura. Alhamdulillah, saat ini Rahmat sudah mendapatkan perawatan di IGD,” ungkap Ahmad Syarwani.

Penjemputan Rahmat Andika dilakukan dengan menggunakan ambulans dari RSU Al Mansyur Medika Banjarbaru. Itu untuk mengantisipasi jika nantinya proses perawatannya terhalang urusan birokrasi di RSUD Ratu Zalecha Martapura.

“Tapi ternyata pihak RSUD Ratu Zalecha Martapura langsung memberikan respons yang positif serta melayani pasien dengan sangat baik,” ujar politisi Nasdem tersebut.

Dia juga memastikan selama menjalani perawatan di RSUD Ratu Zalecha Martapura, Rahmat akan dimonitor secara langsung, baik dari berbagai segi keperluan maupun urusan administrasi.

“Kita sudah melakukan koordinasi dengan pihak rumah sakit, karena kartu keluarga (KK) pasien bukan berasal dari Kabupaten Banjar, maka jika ada masalah administrasi yang tidak disetujui oleh pihak rumah sakit, maka Rahmat Andika akan kami larikan ke RSU Al Mansur Medika Banjarbaru,” tegasnya.

Belajar dari kasus Rahmat Andika, Ahmad Syarwani menegaskan semua masyarakat akan mendapatkan pelayanan kesehatan yang baik dari pemerintah.

Nenek Rahmat Andika, Nurani Hartani, selama ini hanya bisa pasrah. Dia hanya mampu memberikan obat-obatan tradisional untuk cucunya. Ia tak bisa berbuat lebih, sebab suaminya hanya bekerja sebagai buruh bangunan.

Meski sudah berupaya melakukan perawatan, tapi nahas kondisi cucunya dalam 6 bulan belakangan makin memburuk.

“Awalnya penyakit itu hanya menyerang telapak kaki saja, namun kini sudah menjalar ke seluruh tubuh, dan setiap malamnya cucu saya pasti menangis karena sakit yang dideritanya. Oleh karena itu, saya bersama keluarga menjaganya secara bergantian,” bebernya.

Editor: Puja Mandela - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Aplikasi Ibu Sayur

Kalsel

Takut Covid-19 Saat ke Pasar, Ada Aplikasi Ibu Sayur Jangkau 3 Kota Kalsel
apahabar.com

Kalsel

Pandai Manfaatkan Situasi, Kanit Binmas Sampaikan Beberapa Imbauan
Ketupat Kandangan

Kalsel

Bikin Nagih, Sarapan Ketupat Kandangan Plus Sambal Binjai di Banjarmasin
apahabar.com

Kalsel

Kodim 1008 Tanjung Gelar Tari Kreasi Daerah
Warga Temukan Mayat

Kalsel

Lagi, Warga Temukan Mayat Tergeletak di Indekos Sungai Miai Banjarmasin
apahabar.com

Kalsel

Sosok Mardani H Maming Sumber Inspirasi Semua Pihak
apahabar.com

Kalsel

Ditambah 20 Orang, Pasien Covid-19 di Batola Mendekati Angka 300

Kalsel

Jelang TMMD 110 di Haruai, Dandim 1008/Tanjung Tinjau Lokasi Sasaran
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com