Sekolah Tatap Muka di Banjarmasin: Waktu Belajar Dipangkas, Sehari Hanya 5 Jam Kronologi Pria Kelumpang Tengah Tewas Disengat Ribuan Lebah Geger Pria di Kelumpang Kotabaru Tewas Diduga Disengat Ratusan Lebah Hari Ini Kuota Internet Belajar Siswa dan Guru Dikirim Langsung ke Nomor Peserta, Berikut Besar Subsidinya Tolak Omnibus Law, Ketua DPRD Kalsel Digelari Juara Stand Up Komedi

Warga Kontak Erat Pasien Covid-19 Gratis Tes Swab di Puskesmas

- Apahabar.com Jumat, 9 Oktober 2020 - 23:51 WIB

Warga Kontak Erat Pasien Covid-19 Gratis Tes Swab di Puskesmas

Ketua Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Doni Monardo. Foto-net

apahabar.com, JAKARTA – Warga yang memiliki kontak erat dengan pasien Covid-19 dipastikan gratis tes swab di puskesman.

Kepastian itu dilontarkan Ketua Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Doni Monardo dalam bincang Media Bertanya Doni Monardo Menjawab bertajuk “44,9 Juta Orang Yakin Kebal COVID-19, Apa yang Harus Kita Lakukan?” di Graha Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Jakarta, Jumat (9/10).

Doni Monadro mengatakan bahwa pemeriksaan uji spesimen melalui tes usap atau Swab Polymerase Chain Reaction (PCR) bagi masyarakat yang memiliki kontak erat dengan pasien positif Covid-19 tidak dikenakan biaya.

Menurut Doni, pemerintah pusat telah memberikan reagen ke berbagai daerah untuk melakukan uji sampel spesimen virus SARS-CoV-2 penyebab Covid-19.

Dengan demikian, pemerintah daerah melalui Dinas Kesehatan dan Puskesmas dapat memberikan pelayanan dan penanganan Covid-19 gratis berbasis data.

“Untuk yang di Puskesmas seharusnya gratis (tidak dipungut biaya), karena reagen itu diberikan dari pusat, dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) bersama Satgas Covid-19,” kata Doni Monardo.

“Kemudian juga Pemerintah Provinsi/Kabupaten/Kota juga ada yang menyelenggarakan (pengadaan) reagen sendiri,” lanjut Doni.

Doni meminta warga melapor apabila masih ada pihak yang memberikan beban biaya untuk melakukan tracing, dari kontak erat salah satu pasien Covid-19 dengan Swab PCR.

“Kalau toh mungkin masih ada pungutan-pungutan, mohon kami bisa diinformasikan, sehingga kami bisa mencari solusinya,” tegas Doni.

Lebih lanjut, Doni menegaskan bahwa pemerintah tidak ingin masyarakat terbebani untuk melakukan pemeriksaan spesimen, sehingga solusi terbaik akan selalu diupayakan dalam rangka memutus rantai penularan Covid-19.

“Beban kepada masyarakat tidak boleh terlalu berat, apalagi untuk melakukan pemeriksaan spesimen,” kata Doni.

“Sejauh ini, mereka yang kontak erat dilakukan tracing itu seharusnya gratis. Tidak boleh ada pungutan sebesar apapun. Seharusnya gratis,” imbuhnya.

Editor: Zainal - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Jokowi Berterima Kasih kepada Masyarakat Natuna
apahabar.com

Nasional

Keributan Mumtaz Rais Vs Wakil Ketua KPK di Pesawat, Begini Kronologinya
apahabar.com

Nasional

Ibunda Jokowi Meninggal Bukan karena Covid-19
apahabar.com

Nasional

Sandiaga Terus Ingatkan Pendukungnya Tetap Tenang
apahabar.com

Nasional

Pemerintah Tetapkan Tambahan 4 Hari libur Cuti Bersama 2020
Ganti Rugi Pemadam Listrik di KalselTeng, PLN Koordinasi ke Puat

Nasional

Ganti Rugi Pemadaman Listrik di KalselTeng, PLN Koordinasi ke Pusat
apahabar.com

Nasional

Sudah Satu Mobil Lagi, Istri Ifan Seventeen Meninggal Dunia
apahabar.com

Nasional

2.500 Personel Polri Disiapkan Tangani Bencana
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com