Perhatian! PT KPP Rantau Ngutang Pajak Alat Berat Rp 1,8 M Warung Jablay di HSS Meresahkan, MUI Ngadu ke DPRD Jelang Pencoblosan, Warga Kalsel Diimbau Jangan Telan Mentah-Mentah Berita Medsos Disbudpar Banjarmasin Rilis Dua Wisata Baru, Cek Lokasinya Otsus Jilid Dua, Semangat Baru Pembangunan Papua

Warna Peta Kewaspadaan Covid-19 Banjarbaru Berubah-ubah

- Apahabar.com Rabu, 7 Oktober 2020 - 18:40 WIB

Warna Peta Kewaspadaan Covid-19 Banjarbaru Berubah-ubah

Ilustrasi peta kewaspadaan Covid-19 Banjarbaru. Foto-Istimewa

apahabar.com, BANJARBARU – Berpatokan pada periode inkubasi terpanjang yakni selama 14 hari, warna peta kewaspadaan Covid-19 Banjarbaru berubah-ubah.

“Jadi sebenarnya ini inovasi pribadi, karena kita tidak mungkin bikin peta zonasi untuk kecamatan dan kelurahan,” ujar Koordinator Surveilen Covid-19 Dinas Kesehatan Kota Banjarbaru, Edi Sampana saat ditemui apahabar.com Rabu (07/10/2020).

apahabar.com

Koordinator Surveilen Covid-19 Dinas Kesehatan Kota Banjarbaru, Edi Sampana saat ditemui apahabar.com Rabu (7/10/2020). Foto-apahabar.com/Nurul Mufidah

Sebab, kata Edi untuk membuat peta zonasi Covid-19 itu analisisnya hanya sampai kabupaten/kota.

Ada 14 indikator untuk menyusun peta zonasi tersebut. Termasuk data rumah sakit.

Karena itu Dinas Kesehatan Kota Banjarbaru tidak bisa membuat peta zonasi Covid-19 per kelurahan/kecamatan.

“Jadi kami bikin peta kewaspadaan, peta itu warnanya berubah setiap hari, ada 3 warna yang dipakai; hijau, kuning dan merah,” kata Edi Sampana.

Dijelaskan Edi Sampana, apabila disuatu kelurahan atau kecamatan diwarnai merah berarti warga di wilayah itu harus waspada.

Warna peta kewaspadaan dibuat berdasarkan data kasus per 14 hari sebelumnya.

Jika selama dua pekan itu ada peningkatan, maka peta kewaspadaan Covid-19 Banjarbaru akan menjadi merah.
Sebaliknya jika dua pekan berikutnya ada penurunan, maka warnanya kuning.

“Tetapi kalau misalnya tidak ada kasus atau nol maka warna hijau,” ungkap Edi Sempana.

Sedangkan untuk warna zonasi Kota Banjarbaru sendiri disebutnya berwarna kuning. Yang artinya terdapat beberapa kasus Covid-19 dengan beberapa penularan lokal.

“Kota Banjarbaru, kuning statusnya. Itu menurut data dari BNPB, data yang dikeluarkan per 2 minggu sekali,” pungkas Edi Sempana.

Untuk diketahui, berdasarkan peta kewaspadaan Covid-19 Kota Banjarbaru per Selasa (6/10/2020), dari lima kecamatan di Kota Banjarbaru, dua di antaranya berwarna merah.

Masing-masing yakni Kecamatan Cempaka dan Banjarbaru Utara.

Sedangkan tiga sisanya berwarna kuning yaitu Kecamatan Liang Anggang, Landasan Ulin dan Banjarbaru Selatan.

Editor: Zainal Muttaqin - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Menolak Rapid Tes, WN Pakistan di Banjarmasin Coba Kabur
apahabar.com

Kalsel

Penyeruduk Perwira AL di Kotabaru Mabuk Sabu dan Ekstasi
apahabar.com

Kalsel

Hadapi Resesi, Pemprov Kalsel Dorong UMKM Lewat Program PEN
apahabar.com

Kalsel

Tukang Bangunan di Sungai Andai Tewas Diduga Tersengat Listrik
apahabar.com

Kalsel

Portal Jembatan Alalak II Diganti Besi, Mobil yang Nekat Siap-Siap Hancur
apahabar.com

Kalsel

Gugus Tugas Covid Kalteng Buka Dompet Peduli Corona
apahabar.com

Kalsel

Jika Kalsel Jadi Ibu Kota Negara, Mayjen TNI Subiyanto: Kami Siap!
apahabar.com

Kalsel

Lepas 28 Personil Calon Jemaah Haji, Ini Pesan Kapolda Kalsel
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com