Jokowi Sebut Potensi Wakaf Uang Bisa Tembus Rp 188 Triliun Naik 1.000 per Gram, Segini Harga Emas Antam Hari Ini BREAKING NEWS: Belasan Warga Tanah Bumbu Diduga Terjebak Longsor di Tambang Batu Bara Usai Kios Pasar Kuripan Dibongkar, Pemkot Banjarmasin Incar Ruko dan TPS Veteran BMW M1 milik mendiang Paul Walker “Fast and Furious” Dilelang

XXI Banjarmasin Buka, Legislator Kalsel: Keputusan Duta Mall Tidak Tepat

- Apahabar.com Sabtu, 3 Oktober 2020 - 14:25 WIB

XXI Banjarmasin Buka, Legislator Kalsel: Keputusan Duta Mall Tidak Tepat

Keputusan manajemen Duta Mall Banjarmasin membuka layanan bioskop XXI dikomentari anggota DPRD Kalimantan Selatan (Kalsel). Foto-Ilustrasi/ Istockphoto

apahabar.com, BANJARMASIN – Selain mengundang komentar pengguna sosial media, keputusan manajemen Duta Mall Banjarmasin membuka layanan bioskop XXI dikomentari legislator Kalsel.

Ketua Komisi IV DPRD Kalimantan Selatan, Muhammad Lutfi Saifuddin menilai keputusan manajemen Duta Mall Banjarmasin membuka bioskop tak tepat.

Sebab, ujar politisi Partai Gerindra Daerah Pemilihan (Dapil) Banjarmasin melihat Covid-19 di Banjarmasin belum reda. Dia mengkhawatirkan bakal muncul klaster bioskop.

“Pandemi di Kalsel ini kan belum berakhir, bisa menjadi kelengahan buat kita semua yang akhirnya membahayakan kesehatan masyarakat kita,” ungkap Lutfi Saifuddin saat dihubungi, Sabtu (03/10) pagi.

Kesehatan dan keselamatan masyarakat, menurut Lutfi, merupakan hukum tertinggi yang harus dipenuhi.

Terlebih situasi saat ini yang masih pandemi Covid-19 dan masih tingginya kasus positif, dinilai Lutfi tak seharusnya dimanfaatkan sebagian pihak untuk kepentingan dan keuntungan sendiri.

Meskipun sebagian besar kelurahan di Kota Banjarmasin sudah di klaim zona hijau, hal itu tak bisa jadi patokan untuk membuka lagi bioskop yang merupakan tempat hiburan.

Apalagi situasi di dalam bioskop berpotensi tidak terkendali, kendati diklaim akan menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Misalnya pemeriksaan suhu tubuh saat masuk, jaga jarak di antrean tiket, hingga memisahkan tempat duduk antar penonton.

“Siapa yang bisa menjamin? Oke pas masuk mereka duduknya selang-seling, tapi ketika film mulai dan lampu studio dimatikan, kita tidak bisa menjamin mereka tidak dekat-dekatan,” tambahnya Lutfi Saifuddin.

Terlebih jika yang datang adalah pasangan muda-mudi atau secara berkelompok, bukan tidak mungkin protokol kesehatan untuk jaga jarak ketika di dalam studio bioskop tidak diindahkan.

Hal ini yang diharapkannya dapat menjadi pertimbangan bagi manajemen bioskop tersebut agar tidak gegabah membuka tempat hiburan yang sudah tutup sejak pandemi Covid-19 merebak di Kalimantan Selatan.

“Kita khawatir nanti akan timbul klaster bioskop,” pungkasnya.

Editor: M Syarif - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Hari Pertama Pendaftaran CPNS 2019 Masih Sepi, Pelamar Di Banjarbaru Diprediksi 2500 Orang
Mahkamah Konstitusi

Kalsel

Hadapi Denny, KPU Kalsel Gandeng Sosok yang Kalahkan Prabowo di MK?
apahabar.com

Kalsel

Update Covid-19 di Kalsel 9 April: 3 MD, 14 Dirawat, 3 Isolasi Mandiri
apahabar.com

Kalsel

Hore! Tenaga Kerja Kalsel Bakal Terima Bansos Rp 600 Ribu per Bulan
apahabar.com

Kalsel

Pajak Kendaraan Bermotor Belum Capai Target
apahabar.com

Kalsel

Atap Terbakar Dikira Suara Hujan, Tiga Rumah Ludes di Mataraman
apahabar.com

Kalsel

[Klarifikasi] Bukan Karyawan PT SNI yang Meninggal karena Covid-19
apahabar.com

Kalsel

Enam Kadin di Kalsel Layangkan Surat Mosi Tak Percaya Kepemimpinan Ketum Edy Suryadi
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com